Penganiayaan Tewaskan Satu Orang, Massa Geruduk hingga Bakar Rumah Terduga Pelaku di Kukar – bomindonesia.com

Penganiayaan Tewaskan Satu Orang, Massa Geruduk hingga Bakar Rumah Terduga Pelaku di Kukar

- Redaksi

Minggu, 9 Agustus 2026 - 11:40 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MASSA MENGAMUK – Rumah terduga pelaku penganiayaan dibakar massa setelah warga mendatangi kediaman pelaku yang telah ditinggalkan di Kecamatan Tabang, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, Sabtu (8/8/2026). (foto: istimewa)

MASSA MENGAMUK – Rumah terduga pelaku penganiayaan dibakar massa setelah warga mendatangi kediaman pelaku yang telah ditinggalkan di Kecamatan Tabang, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, Sabtu (8/8/2026). (foto: istimewa)

BOMINDONESIA.COM, KUTAI KARTANEGARA – Kasus penganiayaan yang menyebabkan satu orang meninggal dunia memicu kemarahan warga di Kecamatan Tabang, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Kalimantan Timur.

Ratusan warga mendatangi sejumlah rumah yang disebut sebagai kediaman terduga pelaku pada Sabtu (8/8/2026).

Karena para terduga pelaku telah meninggalkan rumah, massa yang tersulut emosi kemudian melakukan perusakan hingga membakar salah satu rumah.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Aksi tersebut diawali ketika massa mendatangi rumah salah seorang terduga pelaku di Desa Sidomulyo, Kecamatan Tabang. Rumah dalam kondisi kosong dan tertutup rapat.

Warga kemudian berusaha masuk dengan cara menjebol bagian rumah hingga menyebabkan sejumlah kerusakan. Massa yang datang dalam jumlah besar bahkan terlihat membawa berbagai jenis senjata tajam.

Tidak menemukan orang yang dicari, massa kemudian bergerak menuju rumah terduga pelaku lainnya di Desa Billa Talang, Kecamatan Tabang.

Di lokasi kedua, warga kembali mengepung rumah yang juga diketahui telah ditinggalkan penghuninya. Massa kemudian merangsek masuk dan melakukan perusakan.

Situasi semakin memanas setelah warga tidak menemukan keberadaan terduga pelaku.

Massa kemudian menyulut api hingga rumah tersebut terbakar. Kobaran api dengan cepat membesar dan menghanguskan bagian bangunan beserta isinya.

Upaya petugas kepolisian untuk mengendalikan situasi disebut sempat mengalami kendala karena jumlah massa jauh lebih banyak dibandingkan personel yang berada di lokasi.

Melihat situasi tersebut, tokoh adat setempat mengimbau masyarakat agar tidak melakukan tindakan yang dapat memicu konflik lebih luas.

Ketua Dewan Adat Dayak Kalimantan Timur Viktor Yuan meminta seluruh elemen masyarakat, khususnya tokoh adat, ikut menjaga keamanan dan kondusivitas di Kecamatan Tabang.

Ia juga mengajak masyarakat tetap menjaga tali persaudaraan dan tidak mudah terprovokasi oleh isu yang berkembang.

“Harapan kami, ini diproses secara hukum sesuai dengan hukum pidana yang berlaku,” ujar Viktor.

Viktor meminta masyarakat menyerahkan sepenuhnya penanganan kasus penganiayaan tersebut kepada aparat penegak hukum.

Ia juga berharap kepolisian segera menemukan dan menangkap para terduga pelaku untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya melalui proses hukum.

Sementara itu, situasi di Kecamatan Tabang dilaporkan telah kembali kondusif.

Aktivitas masyarakat berangsur normal dan warga diimbau tidak melakukan aksi main hakim sendiri.

Aparat juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terpengaruh informasi yang belum terverifikasi serta memberikan kesempatan kepada kepolisian untuk mengusut kasus penganiayaan yang menyebabkan satu orang meninggal dunia tersebut.

Berbagai Sumber

* Editor : Mercurius

Follow WhatsApp Channel bomindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sindikat Miming Kembali Terbongkar, Dua Kurir Bawa 32 Kg Sabu Ditangkap di Hotel Rodhita
Gugatan terhadap Polresta Banjarmasin Ditolak, Hakim Nyatakan Upaya Paksa Sah
Tri Hambodo Resmi Jabat Dirpolairud Polda Kalsel, Siap Perkuat Pengamanan Perairan dan Pelayanan Masyarakat
Sejumlah 10.321 Ekstasi Langka dan 19 Kg Sabu Gagal Beredar di Banjarmasin
Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Diduga Terkait Kasus TPPU
4 Pembunuh Polisi dalam Tragedi Katingan Masih Diburu
Babe Aldo Ditahan Polda Kalsel, Kuasa Hukum Siapkan Gugatan Praperadilan
Video Viral di Komplek Herlina, Polisi Luruskan Informasi Perkelahian dan Amankan Pembawa Sajam

Berita Terkait

Minggu, 9 Agustus 2026 - 11:40 WITA

Penganiayaan Tewaskan Satu Orang, Massa Geruduk hingga Bakar Rumah Terduga Pelaku di Kukar

Selasa, 4 Agustus 2026 - 22:23 WITA

Sindikat Miming Kembali Terbongkar, Dua Kurir Bawa 32 Kg Sabu Ditangkap di Hotel Rodhita

Selasa, 4 Agustus 2026 - 22:15 WITA

Gugatan terhadap Polresta Banjarmasin Ditolak, Hakim Nyatakan Upaya Paksa Sah

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 23:57 WITA

Tri Hambodo Resmi Jabat Dirpolairud Polda Kalsel, Siap Perkuat Pengamanan Perairan dan Pelayanan Masyarakat

Senin, 27 Juli 2026 - 17:04 WITA

Sejumlah 10.321 Ekstasi Langka dan 19 Kg Sabu Gagal Beredar di Banjarmasin

Berita Terbaru

Pembukaan uji kompetensi wartawan (Dok/Sukmahid)

Banjarmasin Bungas

UKW ke-71 SMSI Kalsel, Pemko Berharap Insan Pers Berkarakter dan Integritas

Minggu, 9 Agu 2026 - 11:48 WITA

Teks. Uji Kompetensi Wartawan Utama Angkatan ke-71 di Aula Pemko Banjarmasin  dengan penguji dari Lembaga Uji (LU) Universitas Prof Moestopo (Beragama) Jakarta, yang digelar Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kalsel.

Banjarmasin Bungas

UKW ke-71 SMSI Kalsel, Pemko Berharap Insan Pers Berkarakter dan Integritas

Minggu, 9 Agu 2026 - 10:41 WITA

Verified by MonsterInsights