BOMINDONESIA.COM, BANJARMASIN – Wacana Revitalisasi Taman Satwa Zahri Saleh menjadi Taman Edukasi dan Rekreasi ditarget selesai tahun ini. Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3)Kota Banjarmasin, menganggarkan kurang lebih Rp 4 miliar.
Kepala DKP3 Kota Banjarmasin, Yuliansyah Efendi, sekarang ini pihaknya telah melakukan proses lelang untuk proyek tersebut.
Jadi konsepnya sesuai apa yang diinginkan oleh wali kota yakni revitalisasi ini mengadakan kolam mandi anak dan fasilitas lainnya agar taman edukasi nanti benar-benar bisa menjadi sarana yang bermanfaat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Revitalisasi ini kita anggarkan kurang lebih 4 miliar APBD. Sekarang masih tahap lelang, kalau selesai segara digarap dan kita target selesai tahun ini,”
“Proyek ini mencakup pembangunan kolam dan tempat bermain anak, panggung serta cafetaria. Mudahan tidak ada kendala dan menambah PAD,” katanya.
Ia melanjutkan, sembari itu pihaknya mengurus perubahan nama untuk menyesuaikan dengan apa yang sudah diatur dalam undang-undang.
Bahwa pihaknya tidak bisa lagi menggunakan nama taman satwa, karena syarat taman satwa adalah harus lahan 2 hektar, sementara taman Zahri Saleh hanya 1,5 hektar.
Meski nanti tidak lagi taman satwa, namun pihaknya masih mengoleksi binatang sebagai bahan edukasi. Namun binatang yang bukan dilindungi, sehingga aman untuk dipelihara.
“Kita masih mengoleksi binatang yang tidak dilindungi dan sehingga anak-anak bisa belajar tahu tentang binatang dan bahkan untuk memeliharanya,” tuturnya.
Taman tersebut nanti juga dilengkapi dengan edukasi bercocok tanam, mengenal tumbuhan sayuran maupun buah.
penulis : Hamdani









