Tiga Korban Helikopter di Tanah Bumbu Kembali Teridentifikasi, Dua Masih Menunggu Tes DNA

Tiga Korban Helikopter di Tanah Bumbu Kembali Teridentifikasi, Dua Masih Menunggu Tes DNA

- Redaksi

Minggu, 7 September 2025 - 22:09 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kabiddokkes Polda Kalsel, Kombes Pol Dr. Muhammad El Yandiko selaku DVI Commander, didampingi Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Pol Adam Erwindi dan Tim DVI Mabes Polri dalam konferensi pers Minggu (7/9/2025) malam (Foto Mercy)

Kabiddokkes Polda Kalsel, Kombes Pol Dr. Muhammad El Yandiko selaku DVI Commander, didampingi Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Pol Adam Erwindi dan Tim DVI Mabes Polri dalam konferensi pers Minggu (7/9/2025) malam (Foto Mercy)

BOMINDONESIA.COM, BANJARMASIN – Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Kalimantan Selatan kembali mengumumkan perkembangan identifikasi korban kecelakaan helikopter BK117-D3 milik Eastindo Air yang jatuh di kawasan pegunungan Mangkilang, Kecamatan Mantewe, Kabupaten Tanah Bumbu.

Sebelumnya, pada Sabtu (6/9/2025), tim berhasil mengidentifikasi tiga jenazah pertama dari total enam kantung jenazah yang diterima di RS Bhayangkara Banjarmasin.

Kabiddokkes Polda Kalsel, Kombes Pol Dr. Muhammad El Yandiko selaku DVI Commander, didampingi Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Pol Adam Erwindi dan Tim DVI Mabes Polri dalam konferensi pers Minggu (7/9/2025) malam menyampaikan, tim kembali berhasil mengidentifikasi tiga jenazah tambahan melalui catatan medis gigi, teknik superimpose, dan properti pribadi.

Adapun jenazah yang teridentifikasi, yakni:

1. Tn. IIR (43), laki-laki, asal Kabupaten Kuantan Singingi, Provinsi Riau.

2. Tn. H (37), laki-laki, asal Kabupaten Luwu, Provinsi Sulawesi Selatan.

3. Tn. YFR (57), laki-laki, asal Kota Pekanbaru, Provinsi Riau.

Dengan demikian, hingga Minggu (7/9/2025), enam jenazah telah berhasil diidentifikasi.

Namun, masih terdapat dua jenazah lainnya yang belum bisa diidentifikasi. Untuk kepastian identitas, tim DVI akan menggunakan tes DNA dengan membandingkan sampel biologis korban (seperti darah, jaringan otot, atau tulang) dengan sampel pembanding dari keluarga.

Baca Juga :  Kejari Tabalong Amankan Rp1,3 Miliar Uang Dugaan Korupsi Bank BUMN

“Tes DNA merupakan metode terakhir dengan tingkat akurasi sangat tinggi, meskipun memerlukan waktu lebih lama,” jelas Kombes El Yandiko.

Pihak DVI berharap doa dan dukungan semua pihak agar proses identifikasi segera tuntas dan seluruh korban dapat dipulangkan ke pihak keluarga.

Penulis/ Editor :Mercurius

bomindonesia

Follow WhatsApp Channel bomindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kapolda Kalsel Jadikan Hari Bhayangkara ke-80 Momentum Perkuat Kepercayaan Publik
Hari Bhayangkara ke-80, Subdit 3 Ditresnarkoba Polda Kalsel Raih Penghargaan Kapolda atas Pengungkapan 379 Kg Sabu
CFD Banjarmasin Makin Meriah, Pasar Murah Polda Kalsel Diserbu Warga
Polri Hadir hingga Pelosok, Polda Kalsel Sebar 2.244 Paket Sembako untuk Warga Membutuhkan
Perkuat Perlindungan Data Pemerintah, Diskominfo Gelar Pelatihan Manajemen Risiko Keamanan Informasi
Peringati Tahun Baru Islam 1448 H, Danrem 101/Antasari Tekankan Semangat Hijrah dan Profesionalisme Prajurit
Pemkab Kotabaru Lantik 51 ASN, Dorong Profesionalisme dan Pelayanan Optimal
Meriahkan Hari Jadi ke-76 Kabupaten Kotabaru, Saijaan Liga Bulutangkis 2026 Resmi Dibuka
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 1 Juli 2026 - 13:52 WITA

Kapolda Kalsel Jadikan Hari Bhayangkara ke-80 Momentum Perkuat Kepercayaan Publik

Rabu, 1 Juli 2026 - 13:35 WITA

Hari Bhayangkara ke-80, Subdit 3 Ditresnarkoba Polda Kalsel Raih Penghargaan Kapolda atas Pengungkapan 379 Kg Sabu

Minggu, 28 Juni 2026 - 13:39 WITA

CFD Banjarmasin Makin Meriah, Pasar Murah Polda Kalsel Diserbu Warga

Kamis, 25 Juni 2026 - 12:41 WITA

Polri Hadir hingga Pelosok, Polda Kalsel Sebar 2.244 Paket Sembako untuk Warga Membutuhkan

Selasa, 23 Juni 2026 - 14:06 WITA

Perkuat Perlindungan Data Pemerintah, Diskominfo Gelar Pelatihan Manajemen Risiko Keamanan Informasi

Berita Terbaru

Verified by MonsterInsights