Remaja Diduga Diterkam Buaya di Karang Bintang Ditemukan Meninggal, Operasi SAR Ditutup – bomindonesia.com

Remaja Diduga Diterkam Buaya di Karang Bintang Ditemukan Meninggal, Operasi SAR Ditutup

- Redaksi

Senin, 13 Juli 2026 - 20:31 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KORBAN DITEMUKAN – Tim SAR Gabungan akhirnya menemukan korban dalam keadaan meninggal dunia pada Senin (13/7/2026), sekitar 7,5 kilometer dari lokasi kejadian. (foto: istimewa)

KORBAN DITEMUKAN – Tim SAR Gabungan akhirnya menemukan korban dalam keadaan meninggal dunia pada Senin (13/7/2026), sekitar 7,5 kilometer dari lokasi kejadian. (foto: istimewa)

BOMINDONESIA.COM, BATU LICIN – Tim SAR Gabungan berhasil menemukan AR (15), remaja asal Desa Karang Bintang, Kecamatan Karang Bintang, Kabupaten Tanah Bumbu, yang sebelumnya dilaporkan diduga diterkam buaya saat berada di Sungai Karang Bintang.

Korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia pada Senin (13/7/2026) sekitar pukul 12.35 WITA, berjarak kurang lebih 7,5 kilometer dari lokasi awal kejadian.

Peristiwa tersebut bermula pada Minggu (12/7/2026) sekitar pukul 14.30 WITA. Berdasarkan keterangan saksi, korban diduga disambar seekor buaya saat berada di sekitar sungai. Setelah kejadian, korban tidak terlihat lagi sehingga warga segera melaporkannya kepada Unit Siaga SAR Batulicin.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Laporan resmi diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Banjarmasin pada pukul 22.12 WITA dari warga bernama Arif Maulana. Menindaklanjuti laporan itu, tim rescue Unit Siaga SAR Batulicin langsung diberangkatkan menuju lokasi menggunakan Rescue Car D-Max untuk melakukan asesmen dan memulai operasi pencarian.

Memasuki hari kedua operasi, Tim SAR Gabungan menggelar briefing pada pukul 07.00 WITA guna menyusun strategi pencarian. Penyisiran dilakukan menggunakan rubber boat di sepanjang aliran sungai serta pemantauan di bantaran sungai dengan tetap mengutamakan keselamatan personel karena lokasi merupakan habitat buaya dan memiliki arus yang cukup deras.

Upaya pencarian akhirnya membuahkan hasil ketika korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia sekitar 7,5 kilometer dari titik awal diduga diterkam buaya. Jenazah kemudian dievakuasi menuju Puskesmas Karang Bintang untuk dilakukan pemeriksaan sebelum diserahkan kepada pihak keluarga.

Setelah proses evakuasi selesai, Tim SAR Gabungan melaksanakan debriefing pada pukul 12.50 WITA dan secara resmi menutup operasi pencarian. Seluruh personel yang terlibat kemudian kembali ke satuan masing-masing.
Operasi SAR melibatkan Unit Siaga SAR Batulicin, Satpol PP dan Damkar Simpang Empat, BPBD Tanah Bumbu, Jhonlin Rescue, Polsek Karang Bintang, Koramil Karang Bintang, aparat Desa Karang Bintang, serta masyarakat setempat.

Tim pencarian didukung Rescue Car D-Max, rubber boat, peralatan komunikasi, perlengkapan water rescue, dan peralatan pendukung lainnya. Kendala utama selama operasi adalah derasnya arus sungai, meski kondisi cuaca terpantau cerah.

SAR Mission Coordinator (SMC), I Putu Sudayana, mengatakan keberhasilan menemukan korban merupakan hasil kerja sama seluruh unsur SAR gabungan yang bekerja tanpa henti sejak laporan diterima.

“Korban berhasil ditemukan pada hari kedua operasi pencarian dalam keadaan meninggal dunia. Selanjutnya korban telah dievakuasi ke Puskesmas Karang Bintang untuk proses penanganan lebih lanjut sebelum diserahkan kepada pihak keluarga. Dengan ditemukannya korban, operasi SAR dinyatakan selesai dan resmi ditutup,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban serta mengapresiasi seluruh unsur SAR, aparat, relawan, dan masyarakat yang terlibat dalam proses pencarian.

Selain itu, Putu mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat beraktivitas di sungai, khususnya di kawasan yang diketahui menjadi habitat buaya.

“Kami mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan dan menghindari aktivitas yang berisiko di sungai tanpa memperhatikan faktor keselamatan,” pungkasnya.

*/ Editor Mercurius

Follow WhatsApp Channel bomindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Febrie Adriansyah Mundur dari Jabatan Jampidsus, Kejagung Pastikan Penanganan Perkara Tetap Berjalan
Jaringan Narkoba di Batola Digulung, Polisi Amankan 13 Kg Sabu dan Ribuan Pil Ekstasi
Perkelahian Maut di Kelayan B, Satu Tewas, Pelaku Masih Dirawat
Fakta Baru Tragedi Berdarah Katingan Terungkap, Korban Diduga Dianiaya Sebelum Tewas
Fakta Baru Tragedi Berdarah Katingan Terungkap, Korban Diduga Dianiaya Sebelum Tewas
Sidang APBMI Vs Dirjen Hubla, Ahli Nilai Surat Edaran Melampaui Kewenangan Regulasi
Kasus Batu Bara Richard Arief Muljadi Bergulir, Klaim Rugi Rp7,79 Miliar Korban Minta Keadilan
Kasus Penyerangan Polisi di Katingan, Robi Ditangkap, Aparat Kejar Pelaku Lain

Berita Terkait

Senin, 13 Juli 2026 - 20:31 WITA

Remaja Diduga Diterkam Buaya di Karang Bintang Ditemukan Meninggal, Operasi SAR Ditutup

Sabtu, 11 Juli 2026 - 17:56 WITA

Febrie Adriansyah Mundur dari Jabatan Jampidsus, Kejagung Pastikan Penanganan Perkara Tetap Berjalan

Sabtu, 11 Juli 2026 - 00:14 WITA

Jaringan Narkoba di Batola Digulung, Polisi Amankan 13 Kg Sabu dan Ribuan Pil Ekstasi

Kamis, 9 Juli 2026 - 14:33 WITA

Perkelahian Maut di Kelayan B, Satu Tewas, Pelaku Masih Dirawat

Rabu, 8 Juli 2026 - 13:47 WITA

Fakta Baru Tragedi Berdarah Katingan Terungkap, Korban Diduga Dianiaya Sebelum Tewas

Berita Terbaru

Di Depan Toko Seragam, Harapan Itu Mengantre

Cermin

Di Depan Toko Seragam, Harapan Itu Mengantre

Rabu, 15 Jul 2026 - 16:52 WITA

Verified by MonsterInsights