Ayah Tiri Cabuli Anak Hingga Hamil 7 Bulan, Terungkap karena Sering Pingsan di Sekolah

Ayah Tiri Cabuli Anak Hingga Hamil 7 Bulan, Terungkap karena Sering Pingsan di Sekolah

- Redaksi

Selasa, 27 Mei 2025 - 22:46 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Terungkap karena Sering Pingsan di Sekolah (ILUSTRASI perkosaan )

Terungkap karena Sering Pingsan di Sekolah (ILUSTRASI perkosaan )

BOMINDONESIA.COM, TANJUNG – Seorang pria berinisial IH (31), warga Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan, ditangkap aparat kepolisian atas dugaan rudapaksa terhadap anak tirinya yang masih berusia 12 tahun. Kasus ini mencuat setelah korban sering pingsan di sekolah dan akhirnya mengungkap semua kepada gurunya.

Kapolres Tabalong AKBP Wahyu Ismoyo menyampaikan bahwa perbuatan bejat itu telah dilakukan pelaku sejak tahun 2023, saat korban masih duduk di kelas 5 sekolah dasar.

Dari pengakuan korban, aksi tersebut terjadi secara berulang, hingga akhirnya ia kini mengandung tujuh bulan. “Korban mulai didekati sejak 2023, dan peristiwa terakhir terjadi pada Desember 2024.

Baca Juga :  KPK Koordinasi Bahas Migitasi Korupsi

Pelaku memanfaatkan saat rumah dalam keadaan sepi, ketika istrinya sedang keluar,” ujar AKBP Wahyu dalam konferensi pers, Senin (26/5/2025).

Kasus ini terungkap berkat perhatian wali kelas korban yang merasa curiga karena sang anak sering pingsan saat mengikuti upacara bendera.

Ketika ditanya secara pribadi, korban memberanikan diri menceritakan apa yang dialaminya. Pihak sekolah lalu memanggil ibu korban untuk mengonfirmasi langsung dari sang anak.

Mendapat pengakuan dari putrinya, sang ibu yang tak terima langsung melapor ke Polres Tabalong. Pelaku pun segera diringkus petugas pada Sabtu (24/5/2025). “Korban mengaku beberapa kali dipaksa hingga tak berdaya karena diancam dan mulutnya dibekap,” tambah Kapolres.

Baca Juga :  Paskibraka Banjarmasin Sempat Khawatir Harus Lepas Jilbab

Saat ini IH telah diamankan dan dijerat dengan pasal terkait tindak pidana persetubuhan terhadap anak di bawah umur. Polisi juga sedang mendalami lebih lanjut latar belakang dan kemungkinan adanya korban lain.

Kasus ini kembali menjadi pengingat pentingnya peran lingkungan sekolah dan keluarga dalam mendeteksi serta melindungi anak-anak dari kekerasan seksual, terlebih oleh orang terdekat.

Penulis*/ Editor ; Mercurius 

bomindonesia
Follow WhatsApp Channel bomindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Festival Olahraga Tradisional Sukses Digelar, Kormi Apresiasi Dukungan Pemkab Kotabaru
Dikomando Babe Aldo, Ratusan Sopir Truk Geruduk Kantor Gubernur Kalsel Soal Solar Subsidi
Kasus Kopbun Sawit Sejati Diharapkan Segera Ditetapkan Tersangka
SMSI Kalsel dan FISIP ULM Bahas Fenomena Homeless Media dan Ancaman Profesi Jurnalis
Calon Jamaah Haji Asal Kotabaru Kloter 13 Masuk Asrama Haji Banjarbaru
Pesan Wabup Kotabaru Syairi Mukhlis Kepada Pengurus HMI cabang Kotabaru-Tanah Bumbu
Puluhan Kios Pasar Bawang Ludes, Pemadam Berjibaku dari Darat dan Sungai
Wujudkan Sinergitas Antar daerah Pemkab Kotabaru Hadiri Acara Puncak Hari Jadi HSU

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 17:16 WITA

Dikomando Babe Aldo, Ratusan Sopir Truk Geruduk Kantor Gubernur Kalsel Soal Solar Subsidi

Selasa, 12 Mei 2026 - 19:32 WITA

Kasus Kopbun Sawit Sejati Diharapkan Segera Ditetapkan Tersangka

Senin, 11 Mei 2026 - 19:37 WITA

SMSI Kalsel dan FISIP ULM Bahas Fenomena Homeless Media dan Ancaman Profesi Jurnalis

Senin, 11 Mei 2026 - 08:24 WITA

Calon Jamaah Haji Asal Kotabaru Kloter 13 Masuk Asrama Haji Banjarbaru

Minggu, 10 Mei 2026 - 09:51 WITA

Pesan Wabup Kotabaru Syairi Mukhlis Kepada Pengurus HMI cabang Kotabaru-Tanah Bumbu

Berita Terbaru

Kalender Bulan Juni 2026

Galeri

Cek Kalender Bulan Juni 2026, Kapan Libur?

Sabtu, 16 Mei 2026 - 16:33 WITA

PROSES EVAKUASI - jasad pelaku penembakan Brigadir Arya Supena usai dilumpuhkan aparat dalam penggerebekan di Pesawaran, Lampung, Jumat (15/5/2026). (foto: tangkapan layar)

Peristiwa & Hukum

Penembak Brigadir Arya Supena Tewas Ditembak Polisi Karena Melawan

Jumat, 15 Mei 2026 - 23:23 WITA

Verified by MonsterInsights