Banjarmasin Bisa Adopsi Keberhasilan Bogor yang Kelola Sampah dari Hulu – bomindonesia.com

Banjarmasin Bisa Adopsi Keberhasilan Bogor yang Kelola Sampah dari Hulu

- Redaksi

Minggu, 23 Februari 2025 - 18:15 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banjarmasin Bisa Adopsi Keberhasilan Bogor yang Kelola Sampah dari Hulu

Sampah di TPS Cemara meluber memakan jalan. Kondisi ini sudah lama dibiarkan oleh pemerintah.

BOMINDONESIA.COM, BANJARMASIN – Keberhasilan Kota Bogor dalam mengelola sampah mendapat perhatian Kota Banjarmasin. Oleh sebab itu, Banjarmasin perlu mengadopsinya agar formula keberhasilan itu bisa diaplikasikan dan Banjarmasin segera bisa keluar dari darurat sampah.

Keberhasilan Bogor menangani sampah memang bukan urusan sebentar, namun perlu waktu dan konsistensi pemerintah daerah. Jika setengah-setengan maka tidak akan berhasil.

Menurut Camat Banjarmasin Barat, DR Ibnu Sabil yang belum lama tadi membawa rombongan lurahnya ke Bogor, khusus belajar penanganan sampah.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Katanya, bahwa Bogor sempat menghadapi kesulitan sampah dan hampir mirip dengan Banjarmasin sekarang ini.

Lalu bagaimana cara Bogor keluar dari permasalahan sampahnya itu?

Katanya sampah harus selesai dari hulu, artinya pemilahan sampah rumah tangga dilakukan di tiap tempat yang disediakan masing-masing kelurahan melalui pengawasan para Lurah, RT dan RW.

Kemudian petugas gerobak sampah mengangkut hasil pemilahan ke TPS untuk selanjutnya dilakukan pemilahan lanjutan sampah dengan tiga bagian.

Pertama, sampah plastik dan jenis yang dapat didaur ulang untuk dimonetesasi bersama pengepul.

Kedua, yang merupakan sisa makanan atau sampah basah dipilah dan diserahkan kepada komunitas komposter dan maggot.

Ketiga, yang menjadi residu dalam jangka pendek dikirim ke TPA Banjarbakula.

“konsep itu merupakan cara efektif untuk jangka pendek pengelolaan sampah di Kota Banjarmasin. Kita akui materi yang mereka (DLH Kota Bogor) sampaikan sangat efektif jika Banjarmasin bisa mencontoh pengelolaan sampah dari hulu ini, sebab hal ini pula yang akan mendorong pengurangan volume sampah dari sumbernya, karena sudah beberapa kali proses, dimulai dari paman gerobak (petugas angkut sampah kawasan),” ujar Ibnu Sabil.

Ia pun juga membeberkan terdapat jangka menengah soal pengelolaan sampah ini, disebutkannya, RT, RW dan Dasawisma di masing-masing titik mesti membuat komunitas pecinta lingkungan, komunitas ini lah ujarnya yang melaksanakan sosialisasi secara sistematis, masif dan terstruktur terkait pentingnya melakukan pemilahan sampah dari sumbernya.

Sementara disisi lain sambungnya, pada tingkat kelurahan mesti melaksanakan atau membikin program budidaya maggot dan komposter, adapun di TPS katanya wajib adanya petugas spesialis pemilahan untuk seminimalnya dipilah menjadi tiga bagian seperti yang disebutkan diatas dengan penambahan adanya upaya pencacahan di TPS yang berstatus TPS3R.

“Adapun pada TPA yang mengalami penyegelan ini wajib dilakukan pembenahan, perbaikan sistem di TPA yang darinya tempat penumpukan menjadi Pabrik Pengolah Sampah yang berstatus Badan Layanan Usaha Daerah (BLUD),” bebernya.

Ibnu Sabil juga menyertakan pengelolaan jangka panjang yang diantaranya untuk tingkat warga, Pemerintah setempat bisa memberi award atau penghargaan bagi lingkungan yang bersih dan dinilai berhasil dalam pemilahan sampah, selain itu juga dapat diberikan punishment berupa sanksi penegasan bagi para warga yang masih membuang sampah sembarangan dan tanpa memilah terlebih dahulu.

“Namun ini upaya terakhir penegasan ini, yang penting kita gerakkan masyarakat, kita beri edukasi pemahaman, paling tidak ini dua sampah organik dan an organik, urusan untuk memilah kembali di TPS ini, nanti ada petugas yang digaji untuk memilah dan hasil keuntungan dari pemilahan ini untuk petugas, saya rasa banyak yang mau,” ujar Ibnu Sabil.

“Jadi ini bukan tantangan, melainkan peluang untuk masyarakat juga yang menjadi petugas pemilahan sampah, dengan catatan mereka mengerti golongan sampah, sampai yang dikirim ke TPA ini benar-benar residu,” sambungnya.

Upaya lain juga dipaparkan Sabil pada DLH Kota Banjarmasin yang mesti berbenah dan serius dalam perbaikan-perbaikan fasilitas di TPS yang tersebar di seluruh Kota Banjarmasin sesuai dengan standar yang telah diatur dalam peraturan yang berlaku.

“Pada jenjang diatas Kepala Daerah juga bisa menggandeng corporate untuk pengelolaan sampah ini, sehingga hal ini tentu akan menambah potensi-potensi PAD bagi Kota Banjarmasin,” tutupnya.

Senada hal itu, Sekda Kota Banjarmasin, Ikhsan Budiman ketika dikonfirmasi mengatakan pihaknya juga dalam waktu dekat akan melaksanakan sosialisasi secara masif dengan melibatkan seluruh jajaran Camat, Lurah hingga tingkat RW dan RT terkait kondisi darurat sampah saat ini dan edukasi pemilahan sampah dari sumbernya.

“Saya yakin kalau ini dilakukan secara masif, hasilnya akan sesuai dengan apa yang kita harapkan, yakni pengurangan volume sampah terciptanya lingkungan yang bersih,” singkatnya.

Editor : Hamdani

Follow WhatsApp Channel bomindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Oknum ASN Pemko Banjarmasin Diperiksa Soal Dugaan Penipuan Utang Piutang Ratusan Juta
Sejumlah Negara ASEAN Sepakat Lindungi Karya Jurnalistik dari Eksploitasi Platform Digital dan AI
Edy Upayakan Perkecil SILPA di Tengah Efesiensi dan Pembatalan Perayaan Hari Jadi
Bunda PAUD Banjarmasin Salurkan Tabungan Pendidikan Rp5 Juta untuk Anak Guru Honorer yang Wafat
Data yang Tepat, Kebijakan Lebih Tepat Sasaran
Karhutla Banjarmasin Capai 71 Kejadian, Penanganan Diperkuat dari Darat dan Udara
Karhutla Serang Kawasan Kampus Uniska, Ribuan Mahasiswa Dipulangkan
Langit Handil Bakti Memerah, 2 Karhutla Hanya Jarak 2 Jam, Rumah Warga Tersambar

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 20:56 WITA

Oknum ASN Pemko Banjarmasin Diperiksa Soal Dugaan Penipuan Utang Piutang Ratusan Juta

Senin, 12 Oktober 2026 - 18:30 WITA

Sejumlah Negara ASEAN Sepakat Lindungi Karya Jurnalistik dari Eksploitasi Platform Digital dan AI

Minggu, 11 Oktober 2026 - 20:19 WITA

Edy Upayakan Perkecil SILPA di Tengah Efesiensi dan Pembatalan Perayaan Hari Jadi

Jumat, 9 Oktober 2026 - 18:50 WITA

Bunda PAUD Banjarmasin Salurkan Tabungan Pendidikan Rp5 Juta untuk Anak Guru Honorer yang Wafat

Kamis, 8 Oktober 2026 - 19:30 WITA

Data yang Tepat, Kebijakan Lebih Tepat Sasaran

Berita Terbaru

Verified by MonsterInsights