Banjarmasin Optimis Tangani Sampah Hingga 2030 Zero Waste dan Zero Emession

Banjarmasin Optimis Tangani Sampah Hingga 2030 Zero Waste dan Zero Emession

- Redaksi

Senin, 10 November 2025 - 22:24 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Alive  Yousfah Love, Kadis LH Kota Banjarmasin

Alive Yousfah Love, Kadis LH Kota Banjarmasin

BOMINDONESIA.COM, BANJARMASIN – Banjarmasin masih perlu kerja keras untuk pengurangan dan penanganan sampah. Target 50 persen yang diberikan Kementerian Lingkungan Hidup pun baru tercapai 16 persen.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Banjarmasin, Alive Yousfah Love pun menyampaikan upaya tersebut.

Meski masih minim capaian yang dikehendaki Kementrian LH itu, namun pihaknya tetap optimis berproses mengejar target tersebut.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Ini memang berat, ya tapi kita terus bekerja keras dan yakin capaian 16 persen ini bisa terus kita tingkatkan, tidak tahun ini tahun depan terus berproses, sembari peralatan yang mendukung,”ujarnya saat ditemui di Kantor DLH, Senin (10/11/2025).

Baca Juga :  Polda Kalsel Perketat Pengawasan Minyakita di Kota Banjarmasin

Alive pun menyampaikan keinginannya agar bisa ditambah armada angkut dan alat yang bisa cepat mengatasi sampah. Kemudian pengeloaan sampah terpadu yang nanti bisa diterapkan di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Basirih.

Jika konsisten maka sampah yang dibuang hanya sampah residu dan target nasional 2030 zero waste dan zero emession bisa terwujud.

“Bila konsisten berproses kita tidak hanya mencapai 50 persen namun target nasional 2030 zero waste dan zero emession bisa terwujud,” ucapnya.

Baca Juga :  SDIT Ukhuwah Bakal Dibina Disdik, Ini Penyebabnya?

Alive juga menggambarkan bahwa kondisi sampah di Kota Banjarmasin didominasi sampah organik, jika semua sampah organik bisa dikelola misalnya dimanfaatkan jadi kompos, pakan, dan pemanfaatan lainnya, maka sampah benar-benar bisa dikontrol.

Kemudian sampah an organiknya seperti plastik juga bisa dimanfaatkan kembali dan bernilai ekonomis seperti yang dilakukan praktek bank sampah yang tersebar di seluruh kelurahan.

“Kalau kita bisa memanfaatkan semua sampah organik, maka kita jauh bisa mengurangi sampah di Banjarmasin dan benar-benar hanya tersisa residu,” tutupnya.

Penulis : Hamdani

bomindonesia

Follow WhatsApp Channel bomindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sharing Antar Puskesmas Tingkatkan Pelayanan Kesehatan Selangkah Maju Kedepan
Pengerjaan Jalan di Sungai Gampa Selesai, Program TMMD di Banjarmasin Resmi Ditutup
Puluhan Motoris Kelotok Wisata Diberi Seragam ‘Kapten’ Oleh Wali Kota
Harga Pipa Naik 50%, PT PAM Bandarmasih Ambil Langkah Refocusing
Yamin Lantik Tesar Jadi Sekda Bersama Bangun Banjarmasin Maju Sejahtera
Disperdagin Banjarmasin Gandeng Pedagang Rumuskan Strategi Dongkrak Daya Saing Pasar
HUT ke-45, Wali Kota Yamin Minta Tanaman Saja
Aksi Panjat Yamin Meriahkan Pembukaan Wali Kota Cup Panjat Tebing di Kampus IBITEK

Berita Terkait

Kamis, 21 Mei 2026 - 19:44 WITA

Pengerjaan Jalan di Sungai Gampa Selesai, Program TMMD di Banjarmasin Resmi Ditutup

Kamis, 21 Mei 2026 - 17:52 WITA

Puluhan Motoris Kelotok Wisata Diberi Seragam ‘Kapten’ Oleh Wali Kota

Rabu, 20 Mei 2026 - 20:46 WITA

Harga Pipa Naik 50%, PT PAM Bandarmasih Ambil Langkah Refocusing

Rabu, 20 Mei 2026 - 18:04 WITA

Yamin Lantik Tesar Jadi Sekda Bersama Bangun Banjarmasin Maju Sejahtera

Selasa, 19 Mei 2026 - 19:47 WITA

Disperdagin Banjarmasin Gandeng Pedagang Rumuskan Strategi Dongkrak Daya Saing Pasar

Berita Terbaru

Verified by MonsterInsights