Banjir dan Longsor Terjang Tapanuli Tengah, 4 Warga Tewas dan 1.952 KK Terdampak – bomindonesia.com

Banjir dan Longsor Terjang Tapanuli Tengah, 4 Warga Tewas dan 1.952 KK Terdampak

- Redaksi

Rabu, 26 November 2025 - 14:23 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banjir dan Longsor Terjang Tapanuli Tengah, 4 Warga Tewas dan 1.952 KK Terdampak

Banjir dan Longsor Terjang Tapanuli Tengah, 4 Warga Tewas dan 1.952 KK Terdampak

BOMINDONESIA.COM, JAKARTA – Bencana banjir dan tanah longsor kembali menerjang Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), Sumatera Utara, sejak 23 hingga 25 November 2025.

Seperti dilansir Kompas.com, musibah ini menelan empat korban jiwa dan membuat 1.952 kepala keluarga (KK) terdampak.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumut melaporkan banjir mulai terjadi pada Minggu (23/11/2025) sekitar pukul 18.00 WIB. Hujan berintensitas tinggi sejak 17 November menyebabkan volume air meningkat drastis sehingga sejumlah kawasan tidak mampu menahan limpahan air.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebaran keluarga terdampak terbesar berada di:

Kecamatan Kolang: 1.261 KK

Sarudik: 338 KK

Pandan: 150 KK

Lumut: 78 KK

Barus: 65 KK

Tukka: 10 KK

BPBD masih melakukan pendataan dan penanganan darurat karena banjir belum sepenuhnya surut di beberapa titik.

Empat Warga Tewas Akibat Longsor

Selain banjir, tanah longsor terjadi di Desa Mardame, Kecamatan Sitahuis. Empat korban meninggal dunia dalam insiden tersebut, yakni:

Dewi Hutabarat (33)

Trio Arta Rouli (7)

Vania Aurora (4)

Ilona Lumbantobing

Tim gabungan langsung melakukan evakuasi dan memastikan area sekitar aman dari longsor susulan.

Pemprov Sumut Ambil Langkah Cepat

Gubernur Sumut Bobby Nasution menyampaikan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan Bupati Tapteng untuk memastikan seluruh proses penanganan darurat berjalan optimal.

Ia menegaskan pemerintah daerah harus memprioritaskan keselamatan warga, termasuk penyediaan tempat pengungsian, pendataan kerusakan, serta distribusi bantuan.

Cuaca Ekstrem Jadi Pemicu

Di media sosial, Bupati Tapteng Masinton Pasaribu mengunggah kondisi banjir dan longsor yang melanda wilayahnya. Ia menjelaskan cuaca ekstrem di kawasan pantai barat Sumut—yang berhadapan langsung dengan Samudera Hindia—menjadi pemicu utama bencana.

Hingga kini BPBD dan pemerintah daerah terus bekerja melakukan penanganan darurat dan memastikan warga terdampak mendapatkan perlindungan yang memadai.

*/ Editor : Mercurius

Follow WhatsApp Channel bomindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Astamaops Polri dan KSAL Tinjau Karhutla Kalsel, Kapolda Turun Langsung Padamkan Api
BREAKING NEWS ! Presiden Prabowo Turun Langsung Pimpin Penanganan Karhutla di Kalimantan
Semarak HUT ke-81 RI, Warga Gang Buntu Grogol Selatan Rayakan Kemerdekaan dengan Penuh Kekompakan
Monyet Liar “Teror” Warga Inhil, Kini Jalani Observasi di BBKSDA Riau
Tangis Bocah Iringi Kepergian Sang Ayah, Pria Tewas Diduga Dikeroyok karena Dituduh Curi Ayam
Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Diduga Terkait Kasus TPPU
Kuntadi Resmi Jabat Jampidsus, Jaksa Agung Tekankan Penanganan Korupsi tanpa Tebang Pilih
Febrie Adriansyah Mundur dari Jabatan Jampidsus, Kejagung Pastikan Penanganan Perkara Tetap Berjalan

Berita Terkait

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 22:28 WITA

Astamaops Polri dan KSAL Tinjau Karhutla Kalsel, Kapolda Turun Langsung Padamkan Api

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 12:56 WITA

BREAKING NEWS ! Presiden Prabowo Turun Langsung Pimpin Penanganan Karhutla di Kalimantan

Minggu, 16 Agustus 2026 - 20:04 WITA

Semarak HUT ke-81 RI, Warga Gang Buntu Grogol Selatan Rayakan Kemerdekaan dengan Penuh Kekompakan

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 01:16 WITA

Monyet Liar “Teror” Warga Inhil, Kini Jalani Observasi di BBKSDA Riau

Minggu, 26 Juli 2026 - 16:15 WITA

Tangis Bocah Iringi Kepergian Sang Ayah, Pria Tewas Diduga Dikeroyok karena Dituduh Curi Ayam

Berita Terbaru

Banjarmasin Bungas

Kabel Semrawut Ditata, Pemko Banjarmasin Siapkan Aturan Fiber Optik

Minggu, 23 Agu 2026 - 20:43 WITA

Verified by MonsterInsights