Belum Beres Kasus di Situbondo, Oknum DPRD Jatim Dilaporkan Dugaan Korupsi di Bondowoso

Belum Beres Kasus di Situbondo, Oknum DPRD Jatim Dilaporkan Dugaan Korupsi di Bondowoso

- Redaksi

Rabu, 8 Januari 2025 - 13:26 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan Dilyangkan ke Kejati Jawa Timur (Foto Istimewa/Bomindonesia)

Laporan Dilyangkan ke Kejati Jawa Timur (Foto Istimewa/Bomindonesia)

BOMINDONESIA.COM, SURABAYA — Belum selesai masalah dugaan korupsi dana wawasan kebangsaan di Situbondo, oknum DPRD Jawa Timur (Jatim) berinisial ZY kembali dilaporkan atas kasus dugaan korupsi di kabupaten lainnya.

ZY dilaporkan oleh Mohammad Shodiq ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur, Rabu (8/1/2025). Pria yang menjabat sebagai Ketua LSM Berdikari ini menduga adanya korupsi berupa pemangkasan anggaran yang diterima oleh Pokmas dan yayasan di Kabupaten Bondowoso.”Sementara ini kita menemukan dua Pokmas dan satu yayasan, yang kami tengarai telah dilakukan pemangkasan oleh oknum Anggota DPRD tersebut.

Dari tiga itu (dua Pokmas dan satu yayasan) ada indikasi kerugian negara sekitar Rp350 juta,” jelasnya. Shodiq juga menegaskan bahwa kegiatan tiga Pokmas yang diduga dikorupsi adalah pengadaan sarana prasarana. “Yang kami temukan begini, ada satu Pokmas mendapat anggaran Rp300 juta. Setelah kami telusuri berdasarkan informasi-informasi, ternyata pembelian barangnya sekira Rp85 juta. Selebihnya tidak jelas kemana,” ungkapnya di halaman Kejaksaan Tinggi Surabaya.

Shodiq melihat adanya indikasi pemotongan sekitar Rp150 juta oleh oknum DPRD. “Satu itu kami tengarai ada indikasi kerugian negara sekitar Rp200 juta. Belum lagi satu Pokmas lainnya dan satu yayasan,” tuturnya.

Baca Juga :  Tinjau Kejari Banjarmasin, Jaksa Agung Sanitiar Burhanuddin Dorong Pelayanan Hukum Humanis

Shodiq pun mengaku akan terus melakukan penelusuran terhadap Pokmas-pokmas lainnya. Harapannya ada tindak lanjut dari Kejaksaan Tinggi Surabaya terhadap laporan tersebut dengan semestinya.”Kami akan terus membantu mensupport data. Ketika data-data itu diperlukan oleh pihak Kejaksaan Tinggi,” jelas warga Kabupaten Bondowoso ini.

Selain itu kata Shodiq, pihaknya juga mendapatkan data terkait dugaan korupsi di Kabupaten Situbondo. Di mana modus yang dilakukan hampir sama. Di mana si pihak Pokmas atau penerima anggaran Jasmas tidak pernah membuat SPJ tapi berpotensi SPJ dilakukan rekayasa oleh oknum DPRD yang dimaksud.

bomindonesia

Penulis : Mercurius

Editor : Mercurius

Follow WhatsApp Channel bomindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Penggeledahan Kasus Korupsi Memanas, Polda Metro Dijaga Ketat, TNI Amankan Rumah Jampidsus
Demo di Jakarta, Warga Rantau Bakula Menuntut Keadilan Di Tengah Pertambangan PT MMI
Ramai Ditangkap KPK, Jangan Salahkan Biaya Pilkada
Lepas Kendali, Tongkang milik PT MBP Tabrak Kapal Kayu Muatan Pupuk hingga Tenggelam
Promosi ke Babel, Kombes Pol Adam Erwindi Tinggalkan Jejak Positif, Dikenal Komunikatif dan Responsif oleh Insan Pers Kalsel
Dewan Pertimbangan SMSI Taufiequrachman Ruki Terima Bintang Kehormatan dari Presiden Prabowo di Hari Bhayangkara ke-80
Polri Hadir hingga Pelosok, Polda Kalsel Sebar 2.244 Paket Sembako untuk Warga Membutuhkan
Wali Kota Yamin Dianugerahi Sahabat Pers SMSI di Gedung Dewan Pers

Berita Terkait

Kamis, 9 Juli 2026 - 21:31 WITA

Penggeledahan Kasus Korupsi Memanas, Polda Metro Dijaga Ketat, TNI Amankan Rumah Jampidsus

Kamis, 9 Juli 2026 - 20:09 WITA

Demo di Jakarta, Warga Rantau Bakula Menuntut Keadilan Di Tengah Pertambangan PT MMI

Senin, 6 Juli 2026 - 10:12 WITA

Ramai Ditangkap KPK, Jangan Salahkan Biaya Pilkada

Jumat, 3 Juli 2026 - 15:50 WITA

Lepas Kendali, Tongkang milik PT MBP Tabrak Kapal Kayu Muatan Pupuk hingga Tenggelam

Kamis, 2 Juli 2026 - 23:24 WITA

Promosi ke Babel, Kombes Pol Adam Erwindi Tinggalkan Jejak Positif, Dikenal Komunikatif dan Responsif oleh Insan Pers Kalsel

Berita Terbaru

Screenshot

Banjarmasin Bungas

Pasar Murah Disperdagin Bantu Warga Rusunawa Ganda Maghfirah

Kamis, 9 Jul 2026 - 15:29 WITA

Verified by MonsterInsights