BOMINDONESIA.COM, BANJARMASIN – Sayembara perebutan kursi Rektor Uniska Periode 2025-2030 selesai. Assoc Prof M Zainul keluar sebagai rektor terpilih seteleh mengalahkan telak rivalnya Prof Aam Gunawan pada pemilihan, Sabtu (28/12/2024).
M Zainul menang telak dengan perolehan 27 suara, sementara Aam hanya mendapatkan 1 suara dari senat Uniska. Ketua Pemilihan Rektor Uniska MAAB, Dr Didi Susanto, menyampaikan, bahwa pemilihan rektor sudah selesai dan Assoc Prof M Zainul yang terpilih.
Dari perolehan suara, M Zainul berhasil menggungguli suara dan otomatis terpilih sebagai Rektor Uniska menggantikan Prof Abdul Malik. “Pak Zainul memperoleh suara terbanyak dan terpilih jadi rektor selanjutnya. Setelah ini akan segera dilaksanakan pelantikan, namun menunggu arahan yayasan,” ujarnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Terpilihnya Dr M Zainul ini pun dibanjiri ucapan selamat diberbagai sosial media baik di medsos Uniska maupun pribadi M Zainul. Saat dikonfirmasi Zainul pun mengaku syukur dipercaya mengemban amanah untuk Uniska kedepan.
Seperti yang diketahui, majunya sosok M Zainul sebagai calon Rektor Uniska dikuatkan karena keinginannya menjadikan SDM-SDM yang berkualitas. Dedikasi dan pengalaman puluhan tahun mengabdi di Uniska menjadi modal awal untuk menjadi pemimpin kampus terbesar di Kalimantan ini.
Zainul juga mengaku siap menggapai cita-cita kampus yang ingin mencapai Akreditasi Unggul. Tentu SDM harus kuat untuk mengejar Unggul tersebut. Jika SDM berkualitas maka syarat unggul mudah tercapai misalnya tentang syarat dosen S3 yang minimal harus 50 persen dari jumlah.
Kemudian setiap program studi ada satu guru besarnya dan SDM penguat mutu pendidikan kepentingan akademisi. “Ada beberaoa alasan mengapa SDM saya utamakan jika jadi Rektor. Kemudian Pengembangan sistem, yang lebih afektif, tranpsran dan terintegrasi. Mengembangkan kerjasama dalam negeri dan luar negeri,” ucap pria yang telah mengabdi 32 tahun di Uniska ini.
Editor : Hamdani









