Cegah Sebelum Terjadi, Lindungi Sebelum Terluka: Seruan FKPWK Tanggapi Kasus Pemerkosaan Anak di Tabalong

Cegah Sebelum Terjadi, Lindungi Sebelum Terluka: Seruan FKPWK Tanggapi Kasus Pemerkosaan Anak di Tabalong

- Redaksi

Selasa, 27 Mei 2025 - 10:57 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Umum Forum Kerukunan dan Pemerhati Warga Kalimantan H. Rachmad Fadillah SH (Foto Istimewa )

Ketua Umum Forum Kerukunan dan Pemerhati Warga Kalimantan H. Rachmad Fadillah SH (Foto Istimewa )

BOMINDONESIA.COM, TANJUNG – Menyikapi kasus pemerkosaan anak yang baru-baru ini mengguncang Kabupaten Tabalong, Forum Kerukunan dan Pemerhati Warga Kalimantan (FKPWK ) menegaskan pentingnya perhatian serius pada upaya pencegahan kekerasan seksual terhadap anak.

Ketua Umum Forum, H. Rachmad Fadillah, didampingi Ketua DPC Tabalong, M. Irana Yudiartila, SH, MH, CLL, CLI, menyatakan bahwa respons terhadap kasus semacam ini tidak seharusnya hanya muncul setelah kejadian tragis berlangsung.

“Fokus kita seharusnya bukan hanya pada penanganan pasca-kejadian, melainkan pada penguatan sistem pencegahan. Kasus ini mencerminkan adanya krisis nilai, lemahnya pengawasan sosial, serta kurangnya edukasi seksual berbasis budaya lokal,” tegas Rachmad, Selasa (27/5/2025) via ponsel

Baca Juga :  Irjen Pol Rosyanto Jabat Kapolda Kalsel, FKPWK Sampaikan Selamat dan Sukses

Forum ini menyerukan keterlibatan aktif semua pihak — pemerintah daerah, tokoh adat, lembaga pendidikan, hingga keluarga — dalam empat langkah strategis:

Edukasi hak tubuh dan batasan pribadi sejak dini kepada anak dan remaja.

Penguatan sistem perlindungan anak di tingkat desa dan lingkungan RT/RW.

Penciptaan ruang komunikasi yang aman dan terbuka antara anak, orang tua, serta tokoh masyarakat.

Pendekatan pencegahan berbasis budaya dan nilai-nilai agama yang humanis.

“Forum kami tidak hanya hadir sebagai reaksi terhadap tragedi.

Baca Juga :  Divonis Bebas, Dua Terdakwa Korupsi di PUPR HST Sujud Syukur

Kami ingin menjadi garda terdepan dalam membangun masyarakat Kalimantan yang peduli, waspada, dan beradab,” tambah Irana.

Dengan semangat gotong royong dan nilai lokal, Forum Kerukunan mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan perlindungan anak sebagai tanggung jawab bersama.

Seperti diketahui Kepolisian Resor (Polres) Tabalong jajaran Polda Kalimantan Selatan (Kalsel) menciduk pelaku IH (31) yang diduga melakukan rudapaksa terhadap anak tiri berusia 12 tahun hingga hamil tujuh bulan.

Saat ini korban berusia 12 tahun dan pelaku mulai mengajak hubungan badan sejak 2023.

Penulis/ Editor :  Mercurius 

 

 

bomindonesia
Follow WhatsApp Channel bomindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Festival Olahraga Tradisional Sukses Digelar, Kormi Apresiasi Dukungan Pemkab Kotabaru
Dikomando Babe Aldo, Ratusan Sopir Truk Geruduk Kantor Gubernur Kalsel Soal Solar Subsidi
Kasus Kopbun Sawit Sejati Diharapkan Segera Ditetapkan Tersangka
SMSI Kalsel dan FISIP ULM Bahas Fenomena Homeless Media dan Ancaman Profesi Jurnalis
Calon Jamaah Haji Asal Kotabaru Kloter 13 Masuk Asrama Haji Banjarbaru
Pesan Wabup Kotabaru Syairi Mukhlis Kepada Pengurus HMI cabang Kotabaru-Tanah Bumbu
Puluhan Kios Pasar Bawang Ludes, Pemadam Berjibaku dari Darat dan Sungai
Wujudkan Sinergitas Antar daerah Pemkab Kotabaru Hadiri Acara Puncak Hari Jadi HSU

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 17:16 WITA

Dikomando Babe Aldo, Ratusan Sopir Truk Geruduk Kantor Gubernur Kalsel Soal Solar Subsidi

Selasa, 12 Mei 2026 - 19:32 WITA

Kasus Kopbun Sawit Sejati Diharapkan Segera Ditetapkan Tersangka

Senin, 11 Mei 2026 - 19:37 WITA

SMSI Kalsel dan FISIP ULM Bahas Fenomena Homeless Media dan Ancaman Profesi Jurnalis

Senin, 11 Mei 2026 - 08:24 WITA

Calon Jamaah Haji Asal Kotabaru Kloter 13 Masuk Asrama Haji Banjarbaru

Minggu, 10 Mei 2026 - 09:51 WITA

Pesan Wabup Kotabaru Syairi Mukhlis Kepada Pengurus HMI cabang Kotabaru-Tanah Bumbu

Berita Terbaru

Kalender Bulan Juni 2026

Galeri

Cek Kalender Bulan Juni 2026, Kapan Libur?

Sabtu, 16 Mei 2026 - 16:33 WITA

PROSES EVAKUASI - jasad pelaku penembakan Brigadir Arya Supena usai dilumpuhkan aparat dalam penggerebekan di Pesawaran, Lampung, Jumat (15/5/2026). (foto: tangkapan layar)

Peristiwa & Hukum

Penembak Brigadir Arya Supena Tewas Ditembak Polisi Karena Melawan

Jumat, 15 Mei 2026 - 23:23 WITA

Verified by MonsterInsights