BOMINDONESIA.COM, JAKARTA – Di tengah tantangan ketidakpastian ekonomi global, sektor logistik nasional justru menunjukkan daya tahan luar biasa. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), sektor transportasi dan pergudangan mencatat pertumbuhan sebesar 9,56 persen (yoy) pada 2024 — jauh melampaui rata-rata pertumbuhan ekonomi nasional — dan menyumbang 6,24 persen terhadap total PDB pada Triwulan II-2024.
Capaian ini sejalan dengan kinerja PT Cipta Krida Bahari (CKB Logistics), anak usaha PT ABM Investama Tbk., yang terus memperkuat jaringan layanan logistik terpadu melalui inovasi digital, ekspansi fasilitas, dan komitmen pada keberlanjutan. Selama 2024, CKB Logistics membukukan tingkat pengiriman tepat waktu (on-time delivery) sebesar 93,8 persen.
Selain itu, tingkat okupansi gudang mencapai 80 persen, mencerminkan kepercayaan pelanggan segmen B2B dan efektivitas pemanfaatan infrastruktur logistik milik perusahaan.
Sebagai bagian dari strategi logistik hijau, CKB Logistics menerapkan skylight, pencahayaan otomatis berbasis IoT, serta penggunaan reach truck listrik (EV) untuk menekan emisi karbon dan meningkatkan efisiensi operasional.
“Komitmen keberlanjutan sudah menjadi bagian dari budaya operasional kami. Selain mendukung target ABMM Group untuk menurunkan emisi sebesar 16% pada 2030, kami juga ingin menghadirkan layanan logistik yang lebih bertanggung jawab,” ujar Direktur Utama CKB Logistics, Iman Sjafei melalui siaran pers, Jumat (18/7/2025).
Sejak 2022, program Carbon Emission Reduction di kawasan operasional Cakung telah menurunkan emisi lebih dari 110 ton CO₂e, disertai efisiensi 8% pada armada dan 22% pada konsumsi listrik gudang dibanding 2021. Atas inisiatif ini, CKB meraih BRONZE Stevie Winner di Asia-Pacific Stevie Awards.
Menjawab permintaan pasar yang meningkat, CKB Logistics menambah fasilitas gudang baru di Cakung, Medan, dan Mataram. Gudang terbaru di Cakung seluas 17.640 m² memiliki ketinggian 22 meter, serta area cross-docking untuk percepatan distribusi.
Teknologi Dimension Weight Scanning (DWS) system juga diterapkan untuk pengukuran dimensi dan berat barang secara otomatis. Inovasi ini meningkatkan kecepatan dan akurasi layanan.
“Kami mengutamakan efisiensi melalui automasi dan integrasi sistem. Teknologi seperti DWS mempercepat proses logistik sekaligus meminimalisir kesalahan pencatatan,” jelas Direktur CKB Logistics, Ety Puspitasari.
CKB Logistics juga menjadi salah satu pelopor pengelolaan area Pusat Logistik Berikat (PLB) sejak peresmiannya oleh Presiden Joko Widodo pada 2016. Area ini memberikan kemudahan fiskal dan efisiensi biaya bagi pelaku industri, terutama dalam rantai pasok impor.
“PLB menjadi nilai tambah yang mendukung strategi logistik kami agar lebih fleksibel dan efisien,” tambah Iman.
Dengan lebih dari 50 lokasi operasional di seluruh Indonesia, CKB Logistics terus memperkuat posisi sebagai mitra strategis bagi industri sekaligus pendorong pertumbuhan ekonomi nasional yang berkelanjutan.
Tentang ABM Investama Tbk
PT ABM Investama Tbk (ABMM) merupakan perusahaan energi terintegrasi yang berinvestasi di sektor pertambangan, logistik, dan jasa teknik industri, dengan anak perusahaan seperti PT Reswara Minergi Hartama, PT Cipta Kridatama (CK), PT Cipta Krida Bahari (CKB), dan lainnya.
Tentang PT Cipta Krida Bahari
CKB Logistics, anak usaha ABMM, adalah penyedia layanan logistik terpadu dengan lebih dari 50 jaringan operasional yang tersebar dari Sumatera hingga Papua.
Narahubung
Tengku Muhammad Azizan
Mobile: 081222333066
Email: tengkum.azizan@gmail.com ; hello@alikacommunication.com
Penulis*/ Editor: Mercurius












