Anika Nilles Curi Perhatian di Konser Reuni Rush, Sukses Isi Posisi Legendaris Neil Peart

Anika Nilles Curi Perhatian di Konser Reuni Rush, Sukses Isi Posisi Legendaris Neil Peart

- Redaksi

Rabu, 10 Juni 2026 - 23:18 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Personel Rush, Geddy Lee (lingkaran ) , tampil dalam konser pembuka tur reuni

Personel Rush, Geddy Lee (lingkaran ) , tampil dalam konser pembuka tur reuni "Fifty Something" di Kia Forum, Los Angeles, bersama drummer baru Anika Nilles. (foto: Ultimate Classic Rock/Istimewa)

BOMINDONESIA.COM, LOS ANGELES–Band rock progresif legendaris asal Kanada, Rush, resmi memulai tur reuni bertajuk Fifty Something Tour di Kia Forum, Los Angeles, Amerika Serikat, Minggu (7/6/2026) waktu setempat.

Dilansir ultimate classicrock.com, konser tersebut menjadi momen bersejarah bagi Rush karena merupakan penampilan penuh pertama mereka dalam hampir 11 tahun terakhir, sekaligus konser perdana tanpa kehadiran drummer legendaris Neil Peart yang meninggal dunia pada 2020.

Sorotan utama malam itu tertuju kepada drummer asal Jerman, Anika Nilles, yang dipercaya mengisi posisi di belakang perangkat drum. Musisi yang sebelumnya dikenal sebagai anggota band tur Jeff Beck tersebut dinilai sukses menjawab ekspektasi para penggemar Rush di seluruh dunia.

Dalam konser berdurasi hampir tiga jam tersebut, Rush membawakan 24 lagu yang mewakili berbagai era perjalanan karier mereka. Anika tampil percaya diri membawakan materi-materi kompleks yang selama puluhan tahun identik dengan permainan Neil Peart.

Baca Juga :  Konser Coldplay "Bongkar" Perselingkuhan CEO Astronomer dan Rekan Kerja, Netizen Heboh

Salah satu momen yang ramai diperbincangkan terjadi saat lagu pembuka Xanadu.

Anika sempat menjatuhkan stik drum ketika memainkan salah satu bagian lagu.

Namun ia mampu mengambil kembali stik tersebut tanpa menghentikan permainan dan tetap menjaga ritme lagu.

Alih-alih menjadi kesalahan yang mencolok, aksi spontan itu justru mendapat tepuk tangan dari ribuan penonton yang mengapresiasi kemampuan dan ketenangannya di atas panggung.

Selain menjadi ajang reuni, konser tersebut juga dipenuhi penghormatan kepada Neil Peart.

Vokalis sekaligus bassist Rush, Geddy Lee, secara khusus menyampaikan penghormatan kepada sahabat dan rekan bermusiknya itu di hadapan para penggemar.

“Kami berada di sini karena banyak alasan. Kami berada di sini untuk merayakan lebih dari 50 tahun musik yang saya, Alex dan Neil Peart ciptakan bersama.

Kami juga berada di sini untuk memberikan penghormatan kepada Neil,” ujar Geddy Lee dari atas panggung.

Baca Juga :  "Termiskin di Dunia", Hamdan ATT Tutup Usia, Dunia Dangdut Kehilangan Ikon

Penghormatan terhadap Peart juga ditampilkan menjelang akhir konser melalui tayangan khusus yang melibatkan aktor Paul Rudd dan Jason Segel, yang dikenal sebagai penggemar berat Rush melalui film komedi I Love You, Man.

Tur Fifty Something dijadwalkan berlanjut di sejumlah kota di Amerika Utara hingga April 2027 mendatang.

Kehadiran Anika Nilles dalam formasi baru Rush pun mendapat banyak pujian dari penggemar maupun pengamat musik yang menilai sang drummer mampu membawakan warisan musik Neil Peart dengan penuh penghormatan tanpa kehilangan karakter permainannya sendiri.

Bagi banyak penggemar, konser pembuka ini bukan hanya menandai kembalinya Rush ke panggung besar setelah lebih dari satu dekade, tetapi juga menjadi babak baru perjalanan salah satu band rock progresif paling berpengaruh dalam sejarah musik dunia.

*/ Editor Mercurius

bomindonesia
Follow WhatsApp Channel bomindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Guru tak Percaya, Bocah Ini Buktikan Superman Benar Pamannya
Serock Band Batu Licin Curi Perhatian di Anniversary KPMRM ke-15
Legenda Rock Banua Bersatu di BlackStone, Guncang Duta Mall dengan Lagu God Bless hingga Dream Theater
Megadeth Perdana Bawakan “Ride The Lightning” Metallica di Bogota, Dave Mustaine Tutup Lingkaran Sejarahnya
Kembali Muncul, Yandi Pratama Siap Ramaikan Lagi Industri Musik Nasional
Slank Hentak Panggung Mappanre Ri Tasi’e 2026, Pagatan Bergemuruh
Story Emosional Bikin Geger, Thomas Ramdhan Diduga akan Hengkang dari GIGI
Senja dan Dust In The Wind di Pasar Loak Kebayoran Lama

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 23:18 WITA

Anika Nilles Curi Perhatian di Konser Reuni Rush, Sukses Isi Posisi Legendaris Neil Peart

Minggu, 7 Juni 2026 - 01:25 WITA

Guru tak Percaya, Bocah Ini Buktikan Superman Benar Pamannya

Kamis, 21 Mei 2026 - 02:13 WITA

Serock Band Batu Licin Curi Perhatian di Anniversary KPMRM ke-15

Sabtu, 16 Mei 2026 - 23:50 WITA

Legenda Rock Banua Bersatu di BlackStone, Guncang Duta Mall dengan Lagu God Bless hingga Dream Theater

Minggu, 3 Mei 2026 - 01:26 WITA

Megadeth Perdana Bawakan “Ride The Lightning” Metallica di Bogota, Dave Mustaine Tutup Lingkaran Sejarahnya

Berita Terbaru

TKP LAKA – Petugas dan relawan berada di lokasi kecelakaan yang melibatkan seorang pengayuh sepeda dengan truk tronton di Jalan Barito Hilir, dekat gerbang Pelabuhan Trisakti, Kecamatan Banjarmasin Barat, Rabu (10/6/2026) pagi. (foto: istimewa)

Peristiwa & Hukum

Laka Maut di Jalan Barito Hilir, Pengayuh Sepeda Meninggal di Tempat

Rabu, 10 Jun 2026 - 23:24 WITA

Banjarmasin Bungas

Sekda Tezar Dorong IKM Segera Daftarkan Usaha ke SIINas

Rabu, 10 Jun 2026 - 19:11 WITA

Verified by MonsterInsights