Muhammadiyah Siapkan Pabrik Infus Skala Besar, Target Operasi 2028

Muhammadiyah Siapkan Pabrik Infus Skala Besar, Target Operasi 2028

- Redaksi

Rabu, 15 April 2026 - 17:22 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Muhammadiyah Siapkan Pabrik Infus Skala Besar, Target Operasi 2028

Muhammadiyah Siapkan Pabrik Infus Skala Besar, Target Operasi 2028

BOMINDONESIA.COM, JAKARTA–Pimpinan Pusat Muhammadiyah terus memperkuat kemandirian di sektor kesehatan dengan merancang pembangunan pabrik cairan infus berskala besar yang ditargetkan mulai beroperasi pada 2028.

Dilansir dari Inilah.com, Rabu (15/4/2026), menyebutkan proyek tersebut akan dijalankan melalui entitas bisnis baru Muhammadiyah, yakni PT Suryavena Farma Indonesia.

Direktur Utama PT Suryavena Farma Indonesia, Tatat Rahmita Utami, menjelaskan bahwa selama ini Muhammadiyah memiliki kekuatan besar di sektor layanan kesehatan dan pendidikan.

Namun, untuk penyediaan alat kesehatan dan obat-obatan masih bergantung pada pihak luar.

Saat ini Muhammadiyah tercatat memiliki sekitar 130 rumah sakit dan lebih dari 300 klinik di seluruh Indonesia.

Baca Juga :  Pemkot Banjarmasin dan Kaikoukai Siapkan 19 Perawat Kerja Ke Jepang Batch 4

Besarnya jaringan tersebut mendorong kebutuhan pasokan medis yang stabil, termasuk cairan infus sebagai kebutuhan dasar layanan kesehatan.

Selama dua tahun terakhir, produksi infus masih dilakukan melalui kerja sama dengan pihak ketiga.

Namun skema tersebut dinilai belum mampu memenuhi kebutuhan secara optimal.

Sebagai solusi jangka panjang, Muhammadiyah berencana membangun pabrik sendiri di kawasan Karangploso, Malang, Jawa Timur.

Pabrik ini akan berdiri di atas lahan sekitar 14 hektare yang telah melalui uji kelayakan, termasuk kualitas air sebagai komponen utama produksi.

Pembangunan pabrik ditargetkan segera dimulai dalam waktu dekat, dengan proyeksi operasional pada akhir 2027 atau awal 2028.

Baca Juga :  Jawab Tantangan Literasi Digital, Kemkomdigi Perkokoh Jaringan Kemitraan Nasional

Dalam tahap operasional nanti, pabrik ini ditargetkan mampu memproduksi hingga 15 juta botol cairan infus per tahun. Sekitar 13 juta botol akan difokuskan untuk memenuhi kebutuhan internal Muhammadiyah, sementara sisanya diproyeksikan untuk pasar umum.

Untuk merealisasikan proyek tersebut, Muhammadiyah mengandalkan pembiayaan dari perbankan dan investor, serta dukungan kajian akademik dari Institut Teknologi Bandung (ITB) dan konsultan keuangan.

Langkah ini dinilai sebagai bagian dari upaya besar Muhammadiyah dalam membangun kemandirian sektor kesehatan, sekaligus memperkuat ketahanan nasional di bidang farmasi dan alat kesehatan.

*/ Editor : Mercurius

bomindonesia
Follow WhatsApp Channel bomindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kembali Muncul, Yandi Pratama Siap Ramaikan Lagi Industri Musik Nasional
Story Emosional Bikin Geger, Thomas Ramdhan Diduga akan Hengkang dari GIGI
Polda Kalsel Gagalkan Peredaran 43,8 Kg Sabu, Pelajar Jaksel Diduga Terseret Jaringan Fredy Pratama
Ketupat, Hujan, dan Cerita Lama di Halal Bihalal Gang Buntu Grogol Selatan
Buronan Narkoba Internasional “The Doctor” Dibekuk di Malaysia
Bahan Baku Impor, Harga Plastik Alami Kenaikan
Fokuskan Promosi ke Paket Wisata Domestik dan Regional
Ketua DPRD Antar Aspirasi BEM se-Kalsel ke DPR RI, Diterima Langsung Rikwanto hingga Endang Agustina

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 01:27 WITA

Kembali Muncul, Yandi Pratama Siap Ramaikan Lagi Industri Musik Nasional

Rabu, 15 April 2026 - 17:22 WITA

Muhammadiyah Siapkan Pabrik Infus Skala Besar, Target Operasi 2028

Senin, 13 April 2026 - 14:55 WITA

Story Emosional Bikin Geger, Thomas Ramdhan Diduga akan Hengkang dari GIGI

Senin, 13 April 2026 - 14:43 WITA

Polda Kalsel Gagalkan Peredaran 43,8 Kg Sabu, Pelajar Jaksel Diduga Terseret Jaringan Fredy Pratama

Minggu, 12 April 2026 - 20:44 WITA

Ketupat, Hujan, dan Cerita Lama di Halal Bihalal Gang Buntu Grogol Selatan

Berita Terbaru

Yandi Pratama dan pentolan Dewa 19, Ahmad Dhani (Foto Istimewa)

Halo Indonesia

Kembali Muncul, Yandi Pratama Siap Ramaikan Lagi Industri Musik Nasional

Kamis, 16 Apr 2026 - 01:27 WITA

Screenshot

Banjarmasin Bungas

Koperasi Kelurahan Merah Putih di Banjarmasin Terus Tingkatkan Kapasitas

Rabu, 15 Apr 2026 - 19:06 WITA

Verified by MonsterInsights