Distribusi Solar Subsidi di Kuala Tambangan Disebut Tetap Sesuai Kuota

Distribusi Solar Subsidi di Kuala Tambangan Disebut Tetap Sesuai Kuota

- Redaksi

Jumat, 15 Mei 2026 - 22:16 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nelayan di Desa Kuala Tambangan, Kecamatan Takisung, Kabupaten Tanah Laut (Foto Mercy)

Nelayan di Desa Kuala Tambangan, Kecamatan Takisung, Kabupaten Tanah Laut (Foto Mercy)

BOMINDONESIA.COM, PELAIHARI– Distribusi bahan bakar minyak (BBM) jenis solar subsidi untuk nelayan di Desa Kuala Tambangan, Kecamatan Takisung, Kabupaten Tanah Laut, disebut tetap berjalan sesuai kuota dan mekanisme resmi yang berlaku.

Nelayan setempat mengaku hingga kini tetap mendapatkan BBM subsidi melalui sistem barcode yang diterbitkan berdasarkan rekomendasi Dinas Perikanan dan Kelautan (DKP) Tanah Laut.

Salah seorang pengangkut BBM nelayan, Samlan, mengatakan pengangkutan BBM untuk nelayan berlangsung lancar dan dilakukan sesuai kuota masing-masing kapal nelayan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pengangkutan BBM berjalan lancar. Kami hanya membantu nelayan mengambil BBM sesuai barcode dan kuota yang sudah ditetapkan,” katanya.

Ia menjelaskan harga solar subsidi yang dijual di SPBN Nelayan tetap sesuai ketentuan resmi yakni Rp6.800 per liter.

Baca Juga :  Targetkan 1.000 ADINK Tahun 2025 di Kalsel

Samlan mengaku saat ini dirinya menangani distribusi sekitar 3.700 liter solar subsidi untuk 47 kapal nelayan di Kuala Tambangan.

Sementara itu, nelayan lainnya, Juwandi, mengatakan mekanisme distribusi selama ini berjalan cukup baik karena seluruh nelayan telah memiliki barcode resmi dari DKP Tanah Laut.

“Nelayan menyerahkan barcode dan dana kepada pengangkut, lalu diambilkan BBM di SPBN Nelayan,” jelasnya.

Meski demikian, menurut para nelayan, terkadang masih ada kendala teknis berupa kekurangan dana dari sebagian nelayan saat proses pengambilan BBM berlangsung.“Kalau barcode ada tapi dana belum lengkap, SPBN biasanya belum berani mengeluarkan BBM,” ujar Jali, salah seorang pengangkut BBM nelayan.

Baca Juga :  Glamping hingga Kafe, Kalsel Park Siap jadi Wisata Andalan Baru di Kalsel

Menurut para nelayan, selama ini distribusi berjalan terbuka dan tidak ditemukan hambatan berarti selain persoalan teknis pembayaran dari sebagian nelayan.

“Kadang ada nelayan yang dananya belum lengkap, jadi BBM belum bisa diambilkan dulu,” tambah Jali, salah seorang pengangkut BBM nelayan.

Selain itu, para nelayan juga menegaskan adanya iuran sekitar Rp200 per liter yang disepakati bersama hanya digunakan untuk kepentingan sosial dan kegiatan keagamaan masyarakat nelayan setempat.

Saat ini tercatat sekitar 220 nelayan di Kuala Tambangan menerima alokasi solar subsidi dengan total kuota mencapai sekitar 61 ribu liter.

Penulis/Editor : Mercurius

bomindonesia

Follow WhatsApp Channel bomindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kapolda Kalsel Jadikan Hari Bhayangkara ke-80 Momentum Perkuat Kepercayaan Publik
Hari Bhayangkara ke-80, Subdit 3 Ditresnarkoba Polda Kalsel Raih Penghargaan Kapolda atas Pengungkapan 379 Kg Sabu
CFD Banjarmasin Makin Meriah, Pasar Murah Polda Kalsel Diserbu Warga
FKPWK Dukung Wacana Penambahan Layer Tarif Cukai Rokok, Dinilai Dorong Industri Ilegal Masuk Jalur Resmi
Polri Hadir hingga Pelosok, Polda Kalsel Sebar 2.244 Paket Sembako untuk Warga Membutuhkan
Perkuat Sinergi, Menjaga Stabilitas, dan Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Daerah
Maraknya Rokok Polos Dinilai Ancam Industri Resmi dan Pendapatan Negara
Perkuat Perlindungan Data Pemerintah, Diskominfo Gelar Pelatihan Manajemen Risiko Keamanan Informasi

Berita Terkait

Rabu, 1 Juli 2026 - 13:52 WITA

Kapolda Kalsel Jadikan Hari Bhayangkara ke-80 Momentum Perkuat Kepercayaan Publik

Rabu, 1 Juli 2026 - 13:35 WITA

Hari Bhayangkara ke-80, Subdit 3 Ditresnarkoba Polda Kalsel Raih Penghargaan Kapolda atas Pengungkapan 379 Kg Sabu

Minggu, 28 Juni 2026 - 13:39 WITA

CFD Banjarmasin Makin Meriah, Pasar Murah Polda Kalsel Diserbu Warga

Jumat, 26 Juni 2026 - 09:38 WITA

FKPWK Dukung Wacana Penambahan Layer Tarif Cukai Rokok, Dinilai Dorong Industri Ilegal Masuk Jalur Resmi

Kamis, 25 Juni 2026 - 12:41 WITA

Polri Hadir hingga Pelosok, Polda Kalsel Sebar 2.244 Paket Sembako untuk Warga Membutuhkan

Berita Terbaru

Sekda Salurkan Santunan Kematian Untuk Ahli Waris Terdampak Kebakaran

Banjarmasin Bungas

Sekda Salurkan Santunan Kematian Untuk Ahli Waris Terdampak Kebakaran

Selasa, 30 Jun 2026 - 20:04 WITA

Verified by MonsterInsights