Duel Maut antar Pelajar di Tabalong Makan Korban Jiwa, Diduga Dipicu Masalah Percintaan

Duel Maut antar Pelajar di Tabalong Makan Korban Jiwa, Diduga Dipicu Masalah Percintaan

- Redaksi

Kamis, 9 Januari 2025 - 22:53 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Duel Pelajar (Foto Ilustrasi/Istimewa)

Duel Pelajar (Foto Ilustrasi/Istimewa)

BOMINDONESIA.COM, TANJUNG – WARGA Kecamatan Murung Pudak, Kabupaten Tabalong dikejutkan dengan perkelahian antar pelajar SMA yang berujung maut.

Duel maut yang terjadi di sebuah kebun karet di Kelurahan Pembataan, Selasa (7/1/2025) siang itu terjadi antar korban seorang remaja berusia 15 tahun warga Kecamatan Tanta, Tabalong yang merupakan pelajar kelas X SMA sederajat.

Sementara pelaku yang juga pelajar berusia 17 tahun sama-sama warga Tanta.“Perkelahian dipicu permasalahan perempuan atau percintaan,” ungkap Kapolres Tabalong, AKBP Wahyu Ismoyo J melalui PS Kasi Humas, Iptu Joko Sutrisno, Rabu (08/01/2025).

Sebelum kejadian duel tersebut, pelaku dengan korban terlibat pembicaraan perihal perempuan yang membuat pelaku terprovokasi.“Pelaku merasa terprovokasi oleh teman-temannya sejumlah 4 orang, kemudian mengajak korban berkelahi,” jelasnya.

Tantangan duel pun diladeni oleh korban dan keduanya menentukan lokasinya di sebuah kebun karet yang berada di belakang Kompleks perumahan di Pembataan.

Sebenarnya salah satu saksi berusaha memperingatkan korban untuk tidak menerima tantangan duel, karena memiliki riwayat penyakit kejang-kejang.

Namun korban tidak mendengarkan dan langsung pergi ke tempat lokasi yang sudah ditentukan. Setibanya di lokasi, terjadilah perkelahian antar korban dan pelaku.“Perkelahian terjadi selama tiga menit antara pelaku dan korban dan tiba-tiba korban mengalami kejang-kejang,” lanjut Joko.

Baca Juga :  Warga Jawa Barat ini Nekad jadi "Kuda" 20 Kg Bandar Sabu untuk Bayar Utang Operasi Ibu

Melihat kondisi korban yang kejang-kejang, pelaku dan saksi langsung mendudukkan korban yang tidak sadarkan diri. Karena panik, korban dibawa ke rumah salah satu saksi.

Tidak lama kemudian denyut nadi korban sudah tidak ada dan kemudian dibawa ke rumah sakit RSUD Badaruddin Kasim.“Pelaku dan para saksi saat ini sedang dimintai keterangan di Polres Tabalong terkait kronologi kejadian perkelahian tersebut,” ujarnya.

bomindonesia

Penulis : Mercurius

Editor : Mercurius

Sumber Berita: Media Sosial

Follow WhatsApp Channel bomindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Belum Ada Kepastian Ganti Rugi, Korban Kapal Tenggelam Harapkan MBP Bertanggungjawab
Pasar Lima Banjarmasin Kembali Terbakar, Puluhan Toko di Bantaran Sungai Martapura Diduga Ludes
FKPWK Kalsel Hadiri Tasyakuran Milad ke-52 Owner Istana Motor H.M. Suyanto,Harapkan Terus Berkontribusi untuk Banua
ORI Kalimantan Selatan segera Berdiri, Tegaskan Komitmen Perjuangkan Hak dan Kesejahteraan Pekerja secara Independen
Bentuk Tim Koordinasi, Pemkab Kotabaru Percepat Penurunan Angka Kematian Ibu
Tegakkan Disiplin ASN, Pemkab Kotabaru Terapkan PP 94/2021 dan Optimalkan Aplikasi I-DIS
DPRD Kotabaru Sahkan Dua Buah Raperda dalam Rapat Paripurna Masa Persidangan III
Lepas Kendali, Tongkang milik PT MBP Tabrak Kapal Kayu Muatan Pupuk hingga Tenggelam

Berita Terkait

Sabtu, 11 Juli 2026 - 12:55 WITA

Belum Ada Kepastian Ganti Rugi, Korban Kapal Tenggelam Harapkan MBP Bertanggungjawab

Sabtu, 11 Juli 2026 - 00:09 WITA

Pasar Lima Banjarmasin Kembali Terbakar, Puluhan Toko di Bantaran Sungai Martapura Diduga Ludes

Jumat, 10 Juli 2026 - 16:45 WITA

FKPWK Kalsel Hadiri Tasyakuran Milad ke-52 Owner Istana Motor H.M. Suyanto,Harapkan Terus Berkontribusi untuk Banua

Jumat, 10 Juli 2026 - 16:30 WITA

ORI Kalimantan Selatan segera Berdiri, Tegaskan Komitmen Perjuangkan Hak dan Kesejahteraan Pekerja secara Independen

Kamis, 9 Juli 2026 - 14:21 WITA

Bentuk Tim Koordinasi, Pemkab Kotabaru Percepat Penurunan Angka Kematian Ibu

Berita Terbaru

Verified by MonsterInsights