Dugaan Korupsi Rp3,1 Miliar di Disdik Banjarmasin Naik Penyidikan, KAKI Kalsel: Apresiasi Kejari, Jangan Sampai Tenggelam

Dugaan Korupsi Rp3,1 Miliar di Disdik Banjarmasin Naik Penyidikan, KAKI Kalsel: Apresiasi Kejari, Jangan Sampai Tenggelam

- Redaksi

Senin, 24 November 2025 - 00:35 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

H Akhmat Husaini SH MA, Ketua Komite Anti Korupsi Indonesia (KAKI) Kalsel sewaktu orasi depan Kantor Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta beberapa waktu lalu (Foto Dokumen) 

H Akhmat Husaini SH MA, Ketua Komite Anti Korupsi Indonesia (KAKI) Kalsel sewaktu orasi depan Kantor Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta beberapa waktu lalu (Foto Dokumen) 

BOMINDONESIA.COM, BANJARMASIN – Ketua Komite Anti Korupsi Indonesia (KAKI) Kalsel, H Akhmat Husaini SH MA, mengapresiasi langkah Kejaksaan Negeri Banjarmasin yang menaikkan status penanganan dugaan korupsi proyek Belanja Sewa Komputer Jaringan Dinas Pendidikan Kota Banjarmasin Tahun Anggaran 2023 dari penyelidikan ke penyidikan.

Aktivis antikorupsi yang dikenal sering mengawal berbagai kasus hingga ke Mabes Polri, Kejagung, dan KPK Jakarta ini menilai kenaikan status tersebut menunjukkan adanya indikasi awal tindak pidana korupsi.

“Kita apresiasi langkah cepat Kejari Banjarmasin. Apalagi sudah naik dari penyelidikan ke penyidikan, itu berarti ada indikasi awal korupsi dalam kasus ini,” ujar Husaini.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Meski demikian, ia menekankan bahwa proses hukum harus tetap transparan, konsisten, dan terbuka kepada publik.

“Namun proses ini harus jelas dan tidak menimbulkan pertanyaan. Tidak boleh ada yang ditutupi, dan penanganannya harus dilakukan secara profesional tanpa pandang bulu dan jangan sampai tenggelam”tegasnya.

Baca Juga :  Dibalik Capainya Target PAD Retribusi Pasar, Sejumlah Toko Disegel

Seperti diketahu proyek Belanja Sewa Komputer Jaringan senilai lebih dari Rp3,1 miliar pada Dinas Pendidikan Kota Banjarmasin Tahun Anggaran 2023 kini resmi naik ke tahap penyidikan karena diduga kuat mengandung tindak pidana korupsi.

Kasi Intelijen Kejari Banjarmasin, Dimas Purnama Putra SH, membenarkan bahwa sejumlah saksi telah dipanggil.

“Benar, sudah naik ke penyidikan. Beberapa orang saksi juga telah dipanggil untuk dimintai keterangan,” ujarnya kepada awak media, Kamis (20/11/2025) lalu

Proyek ini menggunakan APBD dan APBD Perubahan Banjarmasin 2023, yang dibagi menjadi lima paket pekerjaan:

1. Paket I – Rp612.360.000 (pengadaan langsung, Februari 2023)

2. Paket II – Rp174.720.000 (E-Purchasing, Juni 2023)

Baca Juga :  Bentrok di Area PT Asmin Bara Bronang Kapuas, Tiga Polisi Terluka, Enam Orang Diamankan

3. Paket III – Rp698.880.000 (E-Purchasing, Agustus 2023)

4. Paket IV – Rp733.824.000 (E-Purchasing, September 2023)

5. Paket V – Rp908.544.000 (E-Purchasing, Oktober 2023)

Total anggaran mencapai Rp3.128.328.000.

Sebelumnya seperti dilansir Banjarmasinpost.co.id, Wali Kota Yamin merespon kasus dugaan korupsi di Dinas Pendidikan Kota Banjarmasin tersebut.

Menurutnya penanganan kasus ini, sepenuhnya sudah menjadi kewenangan aparat penegak hukum.

Maka dari itu, secara tegas ia menyatakan, tidak akan mengintervensi aparat dalam menjalankan tugas.

“Tentu kami menjunjung tinggi prinsip transparansi dalam akuntabilitas tata kelola pemerintahan,” katanya, Sabtu (22/11/2025)

Lebih lanjut Yamin mengatakan, bahwa pihaknya sangat menghormati proses hukum.

“Kami siap memberikan dukungan, agar prosesnya berlangsung objektif dan profesional,” pungkasnya

Penulis/ Editor: Mercurius

bomindonesia

Follow WhatsApp Channel bomindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Fakta Baru Tragedi Berdarah Katingan Terungkap, Korban Diduga Dianiaya Sebelum Tewas
Pemadaman Listrik Akibat Kendala Teknis, Yamin Berharap Pemulihan Dipercepat
Sidang APBMI Vs Dirjen Hubla, Ahli Nilai Surat Edaran Melampaui Kewenangan Regulasi
Kasus Batu Bara Richard Arief Muljadi Bergulir, Klaim Rugi Rp7,79 Miliar Korban Minta Keadilan
Kasus Penyerangan Polisi di Katingan, Robi Ditangkap, Aparat Kejar Pelaku Lain
Wali Kota Yamin Prihatin Pemadaman Listrik Bergilir Rugikan Pelaku Usaha Kecil
Sungai Katingan Kembalikan Korban Terakhir, Tragedi Tumbang Kalemei Renggut Tiga Polisi
Puluhan ASN Rebutan 7 Kursi Eselon ll di Pemko Banjarmasin

Berita Terkait

Rabu, 8 Juli 2026 - 00:00 WITA

Fakta Baru Tragedi Berdarah Katingan Terungkap, Korban Diduga Dianiaya Sebelum Tewas

Selasa, 7 Juli 2026 - 19:55 WITA

Pemadaman Listrik Akibat Kendala Teknis, Yamin Berharap Pemulihan Dipercepat

Selasa, 7 Juli 2026 - 19:33 WITA

Sidang APBMI Vs Dirjen Hubla, Ahli Nilai Surat Edaran Melampaui Kewenangan Regulasi

Selasa, 7 Juli 2026 - 15:56 WITA

Kasus Batu Bara Richard Arief Muljadi Bergulir, Klaim Rugi Rp7,79 Miliar Korban Minta Keadilan

Selasa, 7 Juli 2026 - 00:32 WITA

Kasus Penyerangan Polisi di Katingan, Robi Ditangkap, Aparat Kejar Pelaku Lain

Berita Terbaru

Banjarmasin Bungas

Pemadaman Listrik Akibat Kendala Teknis, Yamin Berharap Pemulihan Dipercepat

Selasa, 7 Jul 2026 - 19:55 WITA

Verified by MonsterInsights