Bentrok di Area PT Asmin Bara Bronang Kapuas, Tiga Polisi Terluka, Enam Orang Diamankan

Bentrok di Area PT Asmin Bara Bronang Kapuas, Tiga Polisi Terluka, Enam Orang Diamankan

- Redaksi

Jumat, 6 Maret 2026 - 00:56 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Istimewa/Instagram @kaltengpedia )

Foto Istimewa/Instagram @kaltengpedia )

BOMINDONESIA.COM, KAPUAS–Bentrok antara aparat dan kelompok masyarakat adat di area jalan hauling PT Asmin Bara Bronang, Desa Barunang, Kecamatan Kapuas Tengah, Selasa (3/3/2026) sore.

Dilansir kaltengdaily.com dilaporkan, tiga anggota polisi luka-luka, sementara sejumlah anggota kelompok masyarakat terpaksa dilumpuhkan petugas dengan tembakan, serta sejumlah diamankan.

Peristiwa terjadi ketika jajaran Polres Kapuas mendatangi lokasi untuk merespons laporan terkait penghalangan aktivitas perusahaan di ruas Jalan Houling Sekmen 3, kawasan tambang PT ABB.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sekitar 60 anggota kepolisian diterjunkan dalam operasi itu di bawah komando Kasatreskrim AKP Riski Atmaka Rahadi.

Di lokasi, petugas menemukan kurang lebih 40 orang yang mengatasnamakan aliansi masyarakat adat berada di jalur operasional perusahaan.

Kelompok tersebut disebut dipimpin oleh S.I yang dikenal dengan sapaan Raja Gunung serta S.N alias Dayak Belinga alias Ipang.

Kapolsek Kapuas Tengah AKP Muhammad Saladin sempat menyampaikan imbauan agar massa membubarkan diri dan tidak menghambat kegiatan perusahaan.

Baca Juga :  DPRD Murung Raya Dukung Program Cetak Sawah untuk Percepat Swasembada Pangan

Namun, seruan tersebut tidak direspons. Ketegangan meningkat setelah sejumlah orang diduga menghunus senjata tajam jenis mandau dan parang.

Aparat sempat melepaskan tembakan peringatan untuk meredakan situasi, tetapi bentrokan tetap terjadi.

Akibatnya, tiga anggota kepolisian mengalami luka bacok di bagian tubuh berbeda. Korban luka masing-masing Aiptu E.W. yang mengalami cedera di bagian kepala, Bripda P.A. dengan luka di punggung kiri, serta Bripda A.T. yang juga mengalami luka di kepala.

Petugas mengamankan enam orang yang diduga terlibat dalam insiden tersebut. Hingga kini, kepolisian masih mendalami peran masing-masing pihak serta melakukan proses penyelidikan lanjutan atas peristiwa itu.

Terpisah, Kapolres Kapuas AKBP Gede Eka Yudharma, S.I.K., M.A.P., menyampaikan keprihatinannya atas insiden bentrok yang terjadi saat penanganan aksi penutupan jalan hauling milik PT Asmin Bara Bronang (ABB) di Desa Barunang, Kecamatan Kapuas Tengah, Kabupaten Kapuas, Selasa (3/3/2026) sore.

Baca Juga :  Kurang dari Sepekan Pembunuh Sadis di Teluk Masjid Dibekuk Tim Gabungan Polda Kalsel-Kalteng

Polres Kapuas tetap mengedepankan pendekatan humanis dan profesional dalam setiap penanganan situasi di lapangan.

Menurutnya, tindakan kepolisian dilakukan setelah sebelumnya aparat bersama unsur pemerintah dan tokoh adat setempat berupaya melakukan pendekatan persuasif kepada massa yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Adat (AMAD) yang melakukan pemortalan jalan.

Kapolsek Kapuas Tengah bersama Damang dan Mantir Adat setempat, telah lebih dulu memberikan imbauan agar massa membubarkan diri secara tertib demi menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap kondusif. Namun, imbauan tersebut tidak diindahkan sehingga situasi berkembang menjadi aksi saling dorong dan perlawanan terhadap petugas.

Polres Kapuas berharap seluruh pihak dapat menahan diri dan bersama-sama menjaga stabilitas keamanan demi kepentingan masyarakat Kabupaten Kapuas secara luas

*/ Editor Mercurius

bomindonesia

Follow WhatsApp Channel bomindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Fakta Baru Tragedi Berdarah Katingan Terungkap, Korban Diduga Dianiaya Sebelum Tewas
Sidang APBMI Vs Dirjen Hubla, Ahli Nilai Surat Edaran Melampaui Kewenangan Regulasi
Kasus Batu Bara Richard Arief Muljadi Bergulir, Klaim Rugi Rp7,79 Miliar Korban Minta Keadilan
Kasus Penyerangan Polisi di Katingan, Robi Ditangkap, Aparat Kejar Pelaku Lain
PKB Kapuas Perkuat Sinergi dengan PCNU, Tommy Saputra: PKB Lahir dari Rahim NU
Sungai Katingan Kembalikan Korban Terakhir, Tragedi Tumbang Kalemei Renggut Tiga Polisi
Susilo Apresiasi Kesiapan Pemkab Mura Sambut Sinode Umum XXV GKE 2026
Reses di Tumbang Baloi, Rumiadi Serap Aspirasi Infrastruktur Dasar hingga Sektor Pertanian

Berita Terkait

Rabu, 8 Juli 2026 - 00:00 WITA

Fakta Baru Tragedi Berdarah Katingan Terungkap, Korban Diduga Dianiaya Sebelum Tewas

Selasa, 7 Juli 2026 - 19:33 WITA

Sidang APBMI Vs Dirjen Hubla, Ahli Nilai Surat Edaran Melampaui Kewenangan Regulasi

Selasa, 7 Juli 2026 - 15:56 WITA

Kasus Batu Bara Richard Arief Muljadi Bergulir, Klaim Rugi Rp7,79 Miliar Korban Minta Keadilan

Selasa, 7 Juli 2026 - 00:32 WITA

Kasus Penyerangan Polisi di Katingan, Robi Ditangkap, Aparat Kejar Pelaku Lain

Senin, 6 Juli 2026 - 15:34 WITA

PKB Kapuas Perkuat Sinergi dengan PCNU, Tommy Saputra: PKB Lahir dari Rahim NU

Berita Terbaru

Banjarmasin Bungas

Pemadaman Listrik Akibat Kendala Teknis, Yamin Berharap Pemulihan Dipercepat

Selasa, 7 Jul 2026 - 19:55 WITA

Verified by MonsterInsights