BOMINDONESIA.COM, PURUK CAHU – Anggota DPRD Kabupaten Murung Raya (Mura) Susilo memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Festival Budaya Isen Mulang (FBIM) yang digelar di Kota Palangkaraya pada 17 hingga 23 Mei 2026.
Menurutnya, festival budaya tahunan tersebut bukan hanya menjadi ajang unjuk kreativitas seni dan budaya daerah, tetapi juga memiliki dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat lokal.
“FBIM bukan sekadar festival budaya, tetapi juga momentum untuk memperkenalkan identitas budaya Dayak sekaligus menggerakkan ekonomi masyarakat melalui sektor UMKM, kuliner, kerajinan hingga pariwisata,” ujar Susilo di Palangkaraya, Rabu (20/05/2026).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Ia menilai tingginya antusiasme masyarakat selama kegiatan berlangsung menjadi peluang besar bagi pelaku usaha kecil untuk meningkatkan pendapatan.
Kehadiran pengunjung dari berbagai daerah dinilai mampu memberikan efek ekonomi bagi pedagang dan sektor jasa lainnya.
Selain itu, Susilo juga mendorong agar produk-produk lokal khas Murung Raya yang ditampilkan pada festival dapat terus dikembangkan sehingga memiliki daya saing dan mampu dikenal lebih luas.
“Kerajinan tangan, produk lokal hingga seni budaya daerah harus terus dipromosikan agar menjadi kebanggaan sekaligus kekuatan ekonomi kreatif masyarakat,” katanya.
Ia menegaskan bahwa pelestarian budaya Dayak harus menjadi tanggung jawab bersama, terutama generasi muda agar warisan budaya tetap terjaga di tengah perkembangan zaman.
“Budaya adalah identitas daerah. Karena itu kita harus terus menjaga dan melestarikannya agar tidak hilang tergerus modernisasi,” tegasnya.
Susilo berharap melalui Festival Budaya Isen Mulang, masyarakat semakin mencintai budaya daerah sekaligus mampu mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif yang berkelanjutan di Kalimantan Tengah, khususnya Kabupaten Murung Raya.
Penulis : Maya
Editor : Mercurius












