Kalsel Jadi Daerah Tercepat dalam Penyaluran Dana Desa Se-Indonesia

Kalsel Jadi Daerah Tercepat dalam Penyaluran Dana Desa Se-Indonesia

- Redaksi

Rabu, 22 Januari 2025 - 10:50 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOMINDONESIA.COM, BANJARMASIN – Dana desa di Kalimantan Selatan (Kalsel) dimanfaatkan dengan baik. Tidak itu saja, secara nasional Kalsel diakui daerah tercepat dalam penyaluran Dana Desa di tahun 2024.

Kepala Kanwil Dirjen Pembendaharaan Kalsel, Syafriadi menyampaikan, menyalurkan di Kalsel sebesar Rp51,92 miliar untuk 116 Desa.

Rincian di Kalsel yang turut berkontribusi dalam menyalurkan DD tersebut, ada di tiga Kabupaten. Pertama, Kabupaten Barito Kuala (Batola) sebesar Rp3,36 miliar untuk 7 Desa sebagai penyalur tercepat ke tiga nasional.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Disusul Kabupaten Banjar sebesar Rp11,42 miliar untuk 23 Desa tercepat ke 5. Kemudian kabupaten . Hulu Sungai Utara (HSU) untuk 86 Desa sebesar Rp37,14 miliar tercepat ke 7.

Baca Juga :  Sebulan Menghilang, Pemuda Hantakan Ditemukan Tinggal Tengkorak di Hutan Kindingan

“Alhamdulillah Dana Desa 2024 Hampir seratus persen tercairkan dari APBN Ke Rekening Kas Desa. Dan secara nasional Kalsel tercepat, salah satunya di Batola yang tercepat ketiga,” ucapnya.

Catatan ini cukup memberikan energi baru untuk kita,Agar 2025 menjadi lebih baik dalam pencairan kedepan nya nanti.

Syafri menyampaikan, bahwa setiap Dana Desa itu berbeda menyesuaikan perhitungan jumlah penduduk dan lain – lain.

Baca Juga :  Tanggapi Isu Keamanan Sertipikat Elektronik, Menteri Nusron Tegaskan Sudah Terapkan Sistem Back up Berlapis

“Kalau dananya mungkin dalam taraf sekitar 800 sampai dengan 1 milar tergantung dengan desa masing-masing,” ujarnya.

Ia berharap seluruh perangkat desa bisa memiliki perencanaan baik kepada desanya, dalam melakukan perencanaan harus sesuai dengan apa yang sudah di targetkan oleh Presiden Prabowo,

“Perencanaan harus sesuai dengan rencana untuk mendukung produksi-produksi yang ada di desa, dan untuk hal-hal yang lebih positif penanganan stunting dan lain-lain, Ini harus ada dan itu harus segera dicairkan, Sementara itu kordinasi perangkat desa dengan Kecamatan dan Kabupaten semakin baik,” tutupnya.

bomindonesia

Penulis : DI Erlangga

Editor : Hamdani

Follow WhatsApp Channel bomindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Video Orangutan Hadang Ekskavator Kembali Viral, jadi Simbol Perlawanan Satwa Liar
Revisi UU Polri, Aspek Ini yang Dibahas
Pemkab Kotabaru Hadirkan SIAGA, Tingkatkan Perlindungan Perempuan dan Anak
Uniska MAB Dinobatkan Sebagai Juara Umum Nasional Ajang Simbelmawa
Lomba Bertutur Meriahkan Harjad ke -76 Kotabaru
200 Ribu Anak Terpapar Judi Online, Masyarakat Harus Jadi Benteng Utama Pencegahan
Festival Olahraga Tradisional Sukses Digelar, Kormi Apresiasi Dukungan Pemkab Kotabaru
Pekuat Kompetensi Prahum dan Organisasi Kehumasan

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 23:12 WITA

Video Orangutan Hadang Ekskavator Kembali Viral, jadi Simbol Perlawanan Satwa Liar

Senin, 25 Mei 2026 - 21:48 WITA

Revisi UU Polri, Aspek Ini yang Dibahas

Senin, 25 Mei 2026 - 11:06 WITA

Pemkab Kotabaru Hadirkan SIAGA, Tingkatkan Perlindungan Perempuan dan Anak

Senin, 25 Mei 2026 - 08:29 WITA

Uniska MAB Dinobatkan Sebagai Juara Umum Nasional Ajang Simbelmawa

Selasa, 19 Mei 2026 - 11:23 WITA

Lomba Bertutur Meriahkan Harjad ke -76 Kotabaru

Berita Terbaru

Kisah Diplomat yang Membuat Indonesia Diakui Dunia

Politik

Kisah Diplomat yang Membuat Indonesia Diakui Dunia

Senin, 25 Mei 2026 - 22:27 WITA

Polisi yang Humanis

Halo Indonesia

Revisi UU Polri, Aspek Ini yang Dibahas

Senin, 25 Mei 2026 - 21:48 WITA

Padang Arafah Makkah

Serambi

Doa Ketika Wukuf di Padang Arafah

Senin, 25 Mei 2026 - 20:31 WITA

Screenshot

Banjarmasin Bungas

Tekan Kasus TBC hingga Kanker, Banjarmasin Gencarkan Advokasi P2P

Senin, 25 Mei 2026 - 19:03 WITA

Verified by MonsterInsights