Kepala Sekolah Terjun ke Sungai, Jembatan Ribau Dipotong Oknum Nekat! – bomindonesia.com

Kepala Sekolah Terjun ke Sungai, Jembatan Ribau Dipotong Oknum Nekat!

- Redaksi

Jumat, 4 Juli 2025 - 14:10 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Sekolah Terjun ke Sungai, Jembatan Ribau Dipotong Oknum Nekat!

Jembatan Ribau penghubung Desa Kina dan Jemuat dipotong oleh orang tak dikenal, satu korban luka-luka dan kerugian materi. (Kandar/Radar Sampit)

BOMINDONESIA.COM, Nanga Bulik  – Insiden memprihatinkan terjadi di Jembatan Ribau, penghubung vital antara Desa Kina dan Desa Jemuat, Kecamatan Batang Kawa, Kabupaten Lamandau. Seorang warga, Jajar, yang merupakan Kepala Sekolah SMP Satap 3 Kina, menjadi korban akibat ulah tak bertanggung jawab seseorang yang memotong bagian jembatan.

Peristiwa itu terjadi pada Selasa pagi, (01/07/2025), ketika korban hendak mengantar salah satu warga Desa Jemuat pulang. Dalam kondisi darurat, ia nekat melintasi jembatan yang hanya tersisa satu papan sebagai jalur. Akibatnya, ban sepeda motornya selip dan ia terjatuh ke sungai bersama kendaraan yang dikendarainya.

“Beliau terpaksa mengantar warga dengan motor, karena tidak ada kendaraan lain yang bisa lewat,” jelas Kandar, Kepala Desa Jemuat. “Saat tiba di Jembatan Ribau, hanya ada satu papan. Ban motor selip, dan beliau terjatuh.”

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Beruntung, Jajar tidak mengalami luka serius. Namun, sepeda motornya rusak berat setelah jatuh dari jembatan yang berlubang besar. Sejak kejadian itu, warga Jemuat harus bergotong royong membantu penyebrangan kendaraan, karena jembatan belum dapat diperbaiki.

Untuk sementara, sejumlah papan ulin disusun melintang di atas lubang jembatan agar kendaraan roda dua masih bisa melintas dengan sangat hati-hati.

“Kami masih menunggu pihak kepolisian untuk melakukan penyelidikan dan olah tempat kejadian perkara (TKP). Sampai proses itu selesai, kami tidak berani melakukan perbaikan permanen,” ujar Kandar.

Ia berharap aparat penegak hukum segera mengungkap pelaku pemotongan jembatan dan menindaklanjuti kerusakan yang menyebabkan terganggunya akses utama warga.

“Jembatan ini satu-satunya jalur darat ke Desa Jemuat. Kalau rusak begini, aktivitas warga lumpuh – dari anak sekolah, pekerja, hingga distribusi sembako,” tambahnya.

Sumber : Radar Sampit

Follow WhatsApp Channel bomindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polda Kalsel Kirim 1.000 Liter Cairan Pemadam ke Polda Kalteng
Tim Penasihat Hukum Minta Tono Priyanto Dibebaskan, Nilai Dakwaan JPU tak Terbukti Meyakinkan
Karhutla Terus Mengganas, Pemprov Kalteng Perkuat Penanganan di Dua Wilayah Rawan
DPRD Murung Raya Setujui Raperda Terhadap Perubahan Ketiga Pembentukan Susunan Perangkat Daerah
Kantor PLN Palangka Raya Disegel Massa, Bangkai Ayam Ditebar sebagai Simbol Kerugian
Ketua DPC FKPWK Kapuas Dr. Junaidi Tutup Usia, Keluarga Besar FKPWK Berduka
Paripurna DPRD Mura Bahas KUA-PPAS 2027 dan Serap Aspirasi Hasil Reses
Tuti Marheni: DPRD Komitmen Dukung Pengembangan Perguruan Tinggi Kesehatan di Murung Raya

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 14:26 WITA

Polda Kalsel Kirim 1.000 Liter Cairan Pemadam ke Polda Kalteng

Rabu, 12 Agustus 2026 - 23:28 WITA

Tim Penasihat Hukum Minta Tono Priyanto Dibebaskan, Nilai Dakwaan JPU tak Terbukti Meyakinkan

Jumat, 31 Juli 2026 - 21:04 WITA

Karhutla Terus Mengganas, Pemprov Kalteng Perkuat Penanganan di Dua Wilayah Rawan

Jumat, 31 Juli 2026 - 08:45 WITA

DPRD Murung Raya Setujui Raperda Terhadap Perubahan Ketiga Pembentukan Susunan Perangkat Daerah

Kamis, 30 Juli 2026 - 12:27 WITA

Kantor PLN Palangka Raya Disegel Massa, Bangkai Ayam Ditebar sebagai Simbol Kerugian

Berita Terbaru

Verified by MonsterInsights