Mahasiswa Fakultas Pertanian UNISKA Raih Emas Internasional Lewat Limbah Buah Naga – bomindonesia.com

Mahasiswa Fakultas Pertanian UNISKA Raih Emas Internasional Lewat Limbah Buah Naga

- Redaksi

Selasa, 18 Agustus 2026 - 21:12 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

tim kolaborasi lintas prodi Fakultas Pertanian UNISKA MAB

tim kolaborasi lintas prodi Fakultas Pertanian UNISKA MAB

BOMINDONESIA.COM, BANJARMASIN – Dua mahasiswa Fakultas Pertanian Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari (Uniska MAB) Banjarmasin mengubah limbah kulit buah naga merah menjadi gagasan produk perawatan kulit bernilai ekonomi.

Inovasi tersebut membawa mereka meraih Medali Emas dan penghargaan Poster Favorit dalam 3rd International Student Competition (ISC) di Thailand, 8–9 Agustus 2026.

Fuzi Maulana Ash’ari, S.Pt., M.P
Fuzi Maulana Ash’ari, S.Pt., M.P

Keduanya adalah Shofhah Raihanasari dari Program Studi Agribisnis dan Muhammad Rizqi Maulana dari Program Studi Peternakan. Karya tersebut dikembangkan di bawah bimbingan Fuzi Maulana Ash’ari, S.Pt., M.P.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT


Gagasan itu dituangkan melalui karya ilmiah berjudul Hilirisasi Komoditas Hortikultura: Pemanfaatan Ekstrak Antosianin Kulit Buah Naga Merah sebagai Bahan Aktif dalam Produk Perawatan Kulit Anti-Inflamasi. Mereka mengangkat persoalan limbah kulit buah naga yang selama ini belum dimanfaatkan secara optimal.

Kulit buah naga mencakup sekitar 30–35 persen dari berat buah. Tim kemudian mengeksplorasi kandungan antosianin dan senyawa bioaktif lainnya untuk dikembangkan sebagai bahan aktif alami dalam produk perawatan kulit.

Proses ekstraksi menggunakan pendekatan Green Extraction Innovation berbasis Natural Deep Eutectic Solvents (NADES) dan teknologi Microwave-assisted. Metode tersebut dirancang untuk menghasilkan ekstrak kaya antosianin dengan pendekatan yang lebih ramah lingkungan.

Shofhah mengatakan capaian tersebut menjadi kebanggaan karena karya mahasiswa Uniska mampu bersaing dalam kompetisi internasional sekaligus meraih dua penghargaan.

“Ini merupakan kebanggaan bagi kami karena mampu bersaing dengan mahasiswa dari kampus ternama lainnya secara internasional. Terlebih lagi, kami mendapatkan dua penghargaan sekaligus, yakni medali emas dan Poster Favorit,” ujar Shofhah.

Prestasi itu diraih ketika Shofhah juga mengikuti program Student Mobility One Semester di Inti International University Malaysia. Program tersebut berlangsung selama satu semester pada Agustus hingga Desember 2026.

Dekan Fakultas Pertanian Uniska MAB Banjarmasin, Prof. Dr. Ir. Hj. Tintin Rostini, S.Pt., M.P., IPM, ASEAN Eng, mengapresiasi pencapaian tersebut. Ia berharap prestasi internasional itu dapat mendorong mahasiswa lain untuk aktif mengikuti kompetisi dan program pengembangan akademik.

“Semoga hasil ini memotivasi rekan-rekan mahasiswa lainnya untuk mencapai prestasi internasional. Selain itu, mahasiswa dapat mengikuti berbagai program yang ditawarkan, seperti Student Mobility One Semester dan kegiatan lainnya,” katanya.

Shofhah Raihanasari (Program Studi Agribisnis) dan Muhammad Rizqi Maulana (Program Studi Peternakan)
Shofhah Raihanasari (Program Studi Agribisnis) dan Muhammad Rizqi Maulana (Program Studi Peternakan)

Inovasi tersebut sekaligus menunjukkan peluang pemanfaatan limbah pertanian melalui pendekatan ekonomi sirkular. Limbah yang sebelumnya berpotensi menjadi persoalan lingkungan diarahkan menjadi bahan bernilai tambah melalui riset dan inovasi mahasiswa.

Bagi Uniska MAB, pencapaian di Thailand itu tidak hanya menjadi prestasi kompetisi. Inovasi tersebut juga memperlihatkan bagaimana kolaborasi lintas disiplin dapat mendorong mahasiswa mengembangkan solusi berbasis potensi pertanian lokal.

Editor: Sukma

Follow WhatsApp Channel bomindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tim Penasihat Hukum Minta Tono Priyanto Dibebaskan, Nilai Dakwaan JPU tak Terbukti Meyakinkan
Mantan Wakajati Kalsel Ahmat Yani Beri Wejangan Mahasiswa Magang, Bujino Buka Ruang Belajar Gratis
Sejumlah 494 Lulusan Uniska Diwisuda, Prof Zainul: Mereka Siap Hadapi Tantangan Kerja
Ribuan Warga Antusias Ikuti Jalan Santai Meriahkan Ulang tahun ke-45 UNISKA
Uniska Kampus Pilihan Pertama, Ribuan Calon Maba Telah Mendaftar di Gelombang Pertama
Mahasiswa Farmasi Uniska Tak Boleh Buta Warna
Menteri Muhatruddin Teken MoU dan Isi Kuliah Umum di Kampus Uniska
Sembelih 10 Hewan Kurban, Uniska Bagikan Ribuan Potong Daging Sapi

Berita Terkait

Selasa, 18 Agustus 2026 - 21:12 WITA

Mahasiswa Fakultas Pertanian UNISKA Raih Emas Internasional Lewat Limbah Buah Naga

Rabu, 12 Agustus 2026 - 23:28 WITA

Tim Penasihat Hukum Minta Tono Priyanto Dibebaskan, Nilai Dakwaan JPU tak Terbukti Meyakinkan

Rabu, 12 Agustus 2026 - 17:19 WITA

Mantan Wakajati Kalsel Ahmat Yani Beri Wejangan Mahasiswa Magang, Bujino Buka Ruang Belajar Gratis

Rabu, 29 Juli 2026 - 14:28 WITA

Sejumlah 494 Lulusan Uniska Diwisuda, Prof Zainul: Mereka Siap Hadapi Tantangan Kerja

Minggu, 12 Juli 2026 - 18:08 WITA

Ribuan Warga Antusias Ikuti Jalan Santai Meriahkan Ulang tahun ke-45 UNISKA

Berita Terbaru

tim kolaborasi lintas prodi Fakultas Pertanian UNISKA MAB

Kampus dan Pendidikan

Mahasiswa Fakultas Pertanian UNISKA Raih Emas Internasional Lewat Limbah Buah Naga

Selasa, 18 Agu 2026 - 21:12 WITA

Verified by MonsterInsights