Pemancing di Kutai Timur Tewas Diterkam Buaya, Jasad Ditemukan dalam Perut Predator

Pemancing di Kutai Timur Tewas Diterkam Buaya, Jasad Ditemukan dalam Perut Predator

- Redaksi

Minggu, 2 Maret 2025 - 17:56 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Saat memancing di Sungai Pelogor, Desa Manubar Dalam, Kecamatan Sandaran

Saat memancing di Sungai Pelogor, Desa Manubar Dalam, Kecamatan Sandaran

BOMINDONESIA.COM, SANGATTA – Seorang pria bernama Roy (32) tewas setelah diterkam buaya saat memancing di Sungai Pelogor, Desa Manubar Dalam, Kecamatan Sandaran, Kutai Timur (Kutim). Potongan tubuh korban ditemukan di dalam perut buaya yang berhasil ditangkap oleh tim pencarian.

Peristiwa tragis ini terjadi pada Kamis (27/2/2025) sekitar pukul 18.00 WITA. Saat itu, Roy dan temannya, A (32), tengah memancing di tepi sungai. A sempat memperingatkan Roy saat melihat seekor buaya mendekat, tetapi korban mengabaikannya.

Sejam kemudian, seekor buaya besar tiba-tiba muncul dan menerkam Roy dengan gigitan kuat. A berusaha menolong, namun buaya dengan cepat menyeret Roy ke dalam sungai. Setelah menunggu sekitar 15 menit tanpa tanda-tanda korban muncul ke permukaan, A segera melaporkan kejadian tersebut kepada keluarga dan aparat setempat.

Tim gabungan dari relawan, Polairud Sangkulirang, Pos TNI AL Manubar, Babinsa Manubar, Brimob, dan masyarakat setempat langsung melakukan pencarian intensif sepanjang malam. Pada Jumat (28/2/2025) pukul 10.13 WITA, jasad Roy akhirnya ditemukan dalam kondisi mengenaskan.

Kepala Patroli Polairud Sangkulirang, Bripka Sutrisno Adhi Nugroho, mengonfirmasi bahwa setelah pencarian, tim berhasil menangkap buaya sepanjang lebih dari 4 meter yang diduga sebagai pelaku serangan. Saat dibedah, ditemukan potongan tangan dan kaki korban di dalam perut predator tersebut.“Tangan sebelah kiri dan kaki sebelah kiri korban hilang, dan setelah buaya dibedah, ditemukan di dalam perutnya,” ujar Bripka Sutrisno.

Baca Juga :  Bantah tak Tanggapi Laporan, Polsek Bantim Sudah Lakukan Ini

Ia mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat beraktivitas di sekitar sungai yang menjadi habitat buaya, terutama di waktu-waktu rawan.

Jenazah korban telah dievakuasi dan diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan. Sementara itu, warga setempat berharap pihak berwenang segera mengambil langkah antisipatif agar kejadian serupa tidak terulang.

bomindonesia

Penulis : Mercurius

Editor : Mercurius

Follow WhatsApp Channel bomindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Viral Cosplay Tuyul di Banjarmasin Tengah Malam, Sekelompok Remaja Langsung Ditegur Polisi
BRI Banjarmasin Samudera Apresiasi Tuntutan Kasus Korupsi Kredit Fiktif di Unit Kuin Alalak
Mobil Terbakar di Jembatan Alalak, Pasutri Diduga Mabuk
Dikomando Babe Aldo, Ratusan Sopir Truk Geruduk Kantor Gubernur Kalsel Soal Solar Subsidi
Puluhan Kios Pasar Bawang Ludes, Pemadam Berjibaku dari Darat dan Sungai
Setelah 10 Jam Pencarian, ABK KM Cemara Nusantara 6 Ditemukan di Sungai Barito
Demo May Day di Bandung Berujung Ricuh, Massa Berbaju Hitam Rusak Fasilitas Umum
Kebakaran Gudang Plywood PT Surya Satria Timur Corp di Pasir Mas, Pemadaman Terkendala Akses Lokasi

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 01:27 WITA

Viral Cosplay Tuyul di Banjarmasin Tengah Malam, Sekelompok Remaja Langsung Ditegur Polisi

Sabtu, 23 Mei 2026 - 16:40 WITA

BRI Banjarmasin Samudera Apresiasi Tuntutan Kasus Korupsi Kredit Fiktif di Unit Kuin Alalak

Rabu, 20 Mei 2026 - 08:46 WITA

Mobil Terbakar di Jembatan Alalak, Pasutri Diduga Mabuk

Rabu, 13 Mei 2026 - 17:16 WITA

Dikomando Babe Aldo, Ratusan Sopir Truk Geruduk Kantor Gubernur Kalsel Soal Solar Subsidi

Senin, 4 Mei 2026 - 08:44 WITA

Puluhan Kios Pasar Bawang Ludes, Pemadam Berjibaku dari Darat dan Sungai

Berita Terbaru

Film Terbaru Disclosure Day

Lifestyle

Yuk Tonton di Bioskop Kesayangan, Ini Film Terbaru

Selasa, 26 Mei 2026 - 12:30 WITA

Verified by MonsterInsights