Pemerintah Upayakan Tukin Dosen ASN Segera Cair

Pemerintah Upayakan Tukin Dosen ASN Segera Cair

- Redaksi

Selasa, 14 Januari 2025 - 14:37 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Proses Belajar Mengajar di Kampus (foto:istimewa/bomindonesia)

Proses Belajar Mengajar di Kampus (foto:istimewa/bomindonesia)

BOMINDONESIA.COM, JAKARTA – Pemerintah mengupayakan agar tukin bagi para dosen Aparatur Sipil Negara (ASN) dapat segera cair. “Tukin ASN Dikti ini, sekarang Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendikti Saintek) terus berkoordinasi dengan Kementerian Keuangan untuk implementasinya,”ucap Menko PMK Pratikno di Jakarta Utara, Senin (13/1/2025).

Ia menyebut, hingga akhir pekan lalu, pihaknya terus berkoordinasi dengan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) dan Mendikti Saintek Satryo Soemantri Brodjonegoro untuk mencairkan tukin dosen ASN.

“Jadi saya sudah cek juga sampai dengan weekend kemarin ke Pak Satryo, dan tim beliau lagi koordinasi dengan Kementerian Keuangan,” tuturnya.

Lantas, kenapa tukin dosen ASN tidak kunjung cair padahal sudah selama itu? Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Informasi Kemenkeu Deni Surjantoro angkat bicara perihal penyebab tukin dosen ASN belum cair.

Menurutnya, kendala ini muncul akibat perbedaan nomenklatur kementerian. “Masih ada perbedaan nomenklatur. Sebelumnya Kemendikbudristek, sekarang menjadi Kemendikti Saintek,” ujar Deni seperti dilansir Kompas.com, Senin.

Kini, Kemenkeu dan Kemendikti Saintek sedang berkoordinasi terkait pencairan tukin dosen ASN, termasuk aspek peraturan dan hukum yang mendasarinya. “Saya belum bisa memberikan tanggapan detail. Sebaiknya langsung tanyakan ke Kemendikti,”tuturnya.

Aliansi Dosen ASN Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendikti Saintek) Seluruh Indonesia (Adaksi) tengah merencanakan aksi mogok mengajar.

Baca Juga :  Arifin Noor Lepas 120 Pemuda Karang Taruna Banjarmasin Dalam Ajang KKBWK ke-35

Koordinator Adaksi Anggun Gunawan mengakui, aksi itu direncanakan karena pemerintah tidak kunjung membayar tukin sejak tahun 2020. “Yang mengemuka dari teman-teman (dosen) sekarang adalah mogok ngajar semester depan,” beberrnya.

Ia mengatakan, selama ini para dosen cenderung diam, namun karena sudah berlarut-larut, para dosen mulai merasa bahwa yang terjadi tidak adil. “Para dosen semakin merasa diperlakukan diskriminatif karena ternyata hanya dosen di bawah Kemendikti Saintek yang tidak menerima tukin,” imbuhnya.

bomindonesia

Follow WhatsApp Channel bomindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Penggeledahan Kasus Korupsi Memanas, Polda Metro Dijaga Ketat, TNI Amankan Rumah Jampidsus
Demo di Jakarta, Warga Rantau Bakula Menuntut Keadilan Di Tengah Pertambangan PT MMI
Ramai Ditangkap KPK, Jangan Salahkan Biaya Pilkada
Dewan Pertimbangan SMSI Taufiequrachman Ruki Terima Bintang Kehormatan dari Presiden Prabowo di Hari Bhayangkara ke-80
Wali Kota Yamin Dianugerahi Sahabat Pers SMSI di Gedung Dewan Pers
Dulu Mengejar Narasumber, Ditanya Wartawan Soal Motor Listrik Nanik S Deyang Malah Ngacir
Dinamika Politik Kian Sentral, SMSI Pusat Firdaus Minta Media Siber Daerah Jaga Independensi
Pertamax Green Melonjak 31 Persen, Benarkah Bioetanol Solusi Ketahanan Energi?

Berita Terkait

Kamis, 9 Juli 2026 - 21:31 WITA

Penggeledahan Kasus Korupsi Memanas, Polda Metro Dijaga Ketat, TNI Amankan Rumah Jampidsus

Senin, 6 Juli 2026 - 10:12 WITA

Ramai Ditangkap KPK, Jangan Salahkan Biaya Pilkada

Rabu, 1 Juli 2026 - 21:00 WITA

Dewan Pertimbangan SMSI Taufiequrachman Ruki Terima Bintang Kehormatan dari Presiden Prabowo di Hari Bhayangkara ke-80

Kamis, 18 Juni 2026 - 21:58 WITA

Wali Kota Yamin Dianugerahi Sahabat Pers SMSI di Gedung Dewan Pers

Selasa, 16 Juni 2026 - 16:31 WITA

Dulu Mengejar Narasumber, Ditanya Wartawan Soal Motor Listrik Nanik S Deyang Malah Ngacir

Berita Terbaru

Verified by MonsterInsights