BOMINDONESIA.COM, JAKARTA – Pemerintah mengupayakan agar tukin bagi para dosen Aparatur Sipil Negara (ASN) dapat segera cair. “Tukin ASN Dikti ini, sekarang Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendikti Saintek) terus berkoordinasi dengan Kementerian Keuangan untuk implementasinya,”ucap Menko PMK Pratikno di Jakarta Utara, Senin (13/1/2025).
Ia menyebut, hingga akhir pekan lalu, pihaknya terus berkoordinasi dengan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) dan Mendikti Saintek Satryo Soemantri Brodjonegoro untuk mencairkan tukin dosen ASN.
“Jadi saya sudah cek juga sampai dengan weekend kemarin ke Pak Satryo, dan tim beliau lagi koordinasi dengan Kementerian Keuangan,” tuturnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Lantas, kenapa tukin dosen ASN tidak kunjung cair padahal sudah selama itu? Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Informasi Kemenkeu Deni Surjantoro angkat bicara perihal penyebab tukin dosen ASN belum cair.
Menurutnya, kendala ini muncul akibat perbedaan nomenklatur kementerian. “Masih ada perbedaan nomenklatur. Sebelumnya Kemendikbudristek, sekarang menjadi Kemendikti Saintek,” ujar Deni seperti dilansir Kompas.com, Senin.
Kini, Kemenkeu dan Kemendikti Saintek sedang berkoordinasi terkait pencairan tukin dosen ASN, termasuk aspek peraturan dan hukum yang mendasarinya. “Saya belum bisa memberikan tanggapan detail. Sebaiknya langsung tanyakan ke Kemendikti,”tuturnya.
Aliansi Dosen ASN Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendikti Saintek) Seluruh Indonesia (Adaksi) tengah merencanakan aksi mogok mengajar.
Koordinator Adaksi Anggun Gunawan mengakui, aksi itu direncanakan karena pemerintah tidak kunjung membayar tukin sejak tahun 2020. “Yang mengemuka dari teman-teman (dosen) sekarang adalah mogok ngajar semester depan,” beberrnya.
Ia mengatakan, selama ini para dosen cenderung diam, namun karena sudah berlarut-larut, para dosen mulai merasa bahwa yang terjadi tidak adil. “Para dosen semakin merasa diperlakukan diskriminatif karena ternyata hanya dosen di bawah Kemendikti Saintek yang tidak menerima tukin,” imbuhnya.












