BOMINDONESIA.COM, BANJARMASIN – Peminat calon peserta direksi Perumda Air Minum (PAM) Bandarmasih hingga tiga hari terakhir masih minim.
Ketua Panitia Seleksi (Pansel), Ikhsan Budiman, menyampaikan hingga hari ini hanya satu pelamar yang resmi memasukkan berkas secara online.
“Sampai sekarang baru satu pelamar yang masuk. Kami menunggu hingga pendaftaran ditutup tiga hari lagi, mudah-mudahan bertambah,” ujar Ikhsan saat dikonfirmasi, Selasa (25/11).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Padahal, sesuai kebutuhan formasi, Pansel menargetkan minimal sembilan pelamar untuk memenuhi standar seleksi yang kompetitif. Jumlah itu diperlukan agar proses penyaringan, wawancara, hingga tahapan penilaian manajerial dapat berjalan objektif dan memperoleh kandidat terbaik.
Minimnya peminat memunculkan kekhawatiran bahwa bursa calon Dirut PAM Bandarmasih tahun ini akan berjalan kurang ideal. Apalagi perusahaan air minum terbesar di Kalimantan Selatan itu sedang menghadapi serangkaian tantangan, mulai dari tingginya kebocoran pipa hingga keluhan distribusi air bersih di sejumlah wilayah.
Namun di tengah sepinya pelamar, terdapat satu nama internal yang mulai menjadi sorotan publik. Zulbadi, Pelaksana Harian (Plh) Direktur Utama PAM Bandarmasih, menyatakan siap ikut meramaikan bursa pencalonan.
Saat dikonfirmasi terpisah, ia membenarkan tengah mempersiapkan berkas administrasi.
“Insyaallah, saya siap ikut meramaikan bursa pencalonan. Sekarang sedang saya siapkan berkasnya,” ujarnya singkat.
Zulbadi sebelumnya pernah masuk dalam bursa calon direksi pada periode seleksi sebelumnya. Pengalamannya menangani operasional perusahaan dinilai menjadi salah satu modal penting jika ia resmi mendaftar sebagai kandidat Dirut.
Sementara itu, Wali Kota Banjarmasin H. Muhammad Yamin HR kembali menegaskan bahwa seluruh proses perekrutan diserahkan sepenuhnya kepada Pansel. Ia menginginkan figur pimpinan baru yang tidak hanya memahami teknis perairan, tetapi juga memiliki kemampuan manajerial yang kuat serta mampu membawa inovasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan air bersih.
Jika hingga penutupan nanti jumlah peserta tidak mencapai kuota minimal, Pansel disebut membuka peluang untuk memperpanjang masa pendaftaran, meski keputusan resmi terkait hal itu masih menunggu evaluasi.
Proses seleksi direksi PAM Bandarmasih dijadwalkan ditutup dalam waktu tiga hari ke depan. Publik kini menanti siapa saja tokoh yang akhirnya berani mendaftar untuk memperebutkan kursi strategis di perusahaan layanan air minum tersebut.
Editor Hamdani












