Pendekatan Holistik Mampu Turunkan Angka Perceraian di Kalsel – bomindonesia.com

Pendekatan Holistik Mampu Turunkan Angka Perceraian di Kalsel

- Redaksi

Sabtu, 19 Juli 2025 - 20:31 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pendekatan Holistik Mampu Turunkan Angka Perceraian di Kalsel

Pengambilan Akte Cerai di Pengadilan Agama

BOMINDONESIA.COM, BANJARMASIN – Tercatat data pada BPS (Badan Pusat Statistik) Kalimantan Selatan (Kalsel) angka perceraian yang mengkhawatirkan.

Sepanjang tahun 2024, tercatat 6.377 kasus perceraian di Kalsel, angka tertinggi di Kalimantan. Lebih memprihatinkan lagi, gugat cerai jauh lebih dominan (5.139 gugat cerai vs 1.238 talak).

Pemprov Kalsel pun menerapkan pendekatan yang komprehensif dan holistik untuk menekan angka perceraian.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pemprov Kalsel menyadari permasalahan perceraian bukan hanya masalah individu, tetapi juga masalah sosial yang kompleks.

‘Jadi, strategi diterapkan tidak hanya berfokus pada penanganan kasus perceraian yang sudah terjadi, tetapi upaya pencegahan sejak dini,” ujar Maswiah Kasubag Dinsos Kalsel, dalam keterangannya.

Menurutnya, langkah diambil adalah peningkatan layanan konseling pranikah dan pascanikah. Calon pengantin dan pasangan yang sudah menikah diberikan pelatihan dan sosialisasi mengenai hak dan kewajiban dalam rumah tangga, serta pentingnya komunikasi yang efektif.

“Pemprov Kalsel menekankan pentingnya dukungan sosial melalui program intervensi dini. Program ini meliputi pelatihan keterampilan keluarga, penyediaan pusat pembelajaran keluarga, dan akses terhadap pendampingan sosial ketika terjadi konflik dalam rumah tangga,” tambahnya.

Bahkan, sambungnya, Dinsos Kalsel menerapkan model integratif data dan layanan. Data perceraian yang dikumpulkan dianalisis untuk mengidentifikasi faktor-faktor penyebab perceraian.

Hasil analisis ini akan digunakan untuk menyusun program intervensi yang lebih tepat sasaran. Lalu, pendampingan dari segi hukum dan psikologis juga diberikan kepada pasangan yang mengalami konflik.

‘Kami mendukung peningkatan kesejahteraan dan penguatan ekonomi keluarga, dan serius melindungi institusi keluarga,” tandasnya.

Untuk itu, jelasnya, pendekatan preventif dan holistik yang kita terapkan bertujuan menurunkan angka perceraian melalui edukasi, pendampingan, dan pemberdayaan sosial. (adv/diskominfo)

Follow WhatsApp Channel bomindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Penghargaan Adhi Bhakti Tani Nelayan Utama Diterima Gubernur Kalsel
Bagi Tugas Pemadaman Karhutla di Ring Satu Bandara, Ini Harapan Gubernur Kalsel
Gubernur Kalsel Beri Bantuan Pribadi Rp5 Juta ke Korban Selamat KM Virgo Transport 8
Kunjungan Kerja Wakil Ketua MPR RI Disambut Gubernur Haji Muhidin
Gubernur Kalsel Haji Muhidin Jenguk Korban Kapal Virgo Transport 8 di Rumah Sakit
Gubernur Kalsel Haji Muhidin Sampaikan Duka Mendalam atas Musibah KM Virgo Transport 8
Gubernur Muhidin Apresiasi Kunjungan Komisi II DPR RI
Gubernur Haji Muhidin Tinjau Penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 10:13 WITA

Penghargaan Adhi Bhakti Tani Nelayan Utama Diterima Gubernur Kalsel

Sabtu, 19 September 2026 - 12:04 WITA

Bagi Tugas Pemadaman Karhutla di Ring Satu Bandara, Ini Harapan Gubernur Kalsel

Kamis, 17 September 2026 - 10:16 WITA

Gubernur Kalsel Beri Bantuan Pribadi Rp5 Juta ke Korban Selamat KM Virgo Transport 8

Selasa, 15 September 2026 - 23:13 WITA

Kunjungan Kerja Wakil Ketua MPR RI Disambut Gubernur Haji Muhidin

Senin, 14 September 2026 - 22:20 WITA

Gubernur Kalsel Haji Muhidin Jenguk Korban Kapal Virgo Transport 8 di Rumah Sakit

Berita Terbaru

Data yang Tepat, Kebijakan Lebih Tepat Sasaran

Banjarmasin Bungas

Data yang Tepat, Kebijakan Lebih Tepat Sasaran

Kamis, 8 Okt 2026 - 19:30 WITA

Verified by MonsterInsights