Pria Terduga Pemerkosa Difabel di Gowa Tewas Dihajar Massa, Video Diarak & Diseret Motor Viral

Pria Terduga Pemerkosa Difabel di Gowa Tewas Dihajar Massa, Video Diarak & Diseret Motor Viral

- Redaksi

Jumat, 5 Desember 2025 - 16:14 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Istimewa/Facebook

Foto Istimewa/Facebook

BOMINDONESIA.COM, GOWA – Seorang pria berinisial AS (47) terduga pelaku pemerkosaan terhadap perempuan difabel di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, tewas setelah dihakimi massa.

Seperti dilansir tirto.id, AS sebelumnya ditangkap warga usai diduga mencuri dan melakukan pelecehan di Dusun Parang-parang Tulau, Kelurahan Cikoro, Kecamatan Tompobulu.

Video warga yang mengarak AS keliling kampung dengan kaki terikat ke motor kemudian menyeretnya hingga babak belur, beredar luas di media sosial.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebelumnya dilansir Liputan6.com, DT seorang saksi mata, menceritakan bahwa dugaan tindak pidana itu terjadi sekitar empat hari sebelum A tewas di tangan warga.

Meskipun warga sudah mengetahui kejadian pemerkosaan tersebut, pelaku berhasil melarikan diri.
“Iya betul kejadiannya kemarin sore. Warga sebenarnya sudah tahu sejak hari itu juga, tapi pelaku sembunyi. Empat hari kemudian baru didapat,” ungkap DT kepada Liputan6.com, Kamis (4/12/2025).
Setelah diduga melakukan pemerkosaan, A sempat bersembunyi di rumah salah satu warga selama dua hari. Ia kemudian melarikan diri dan bersembunyi di kawasan hutan di kaki Gunung Lompo Battang, Desa Rappolemba, selama dua hari berikutnya.

Baca Juga :  Ledakan Dahsyat Bangunkan Warga RK Ilir, Gudang Elpiji PT Goautama di Banjarmasin Hangus Terbakar

“Sempat sembunyi dua hari di Cikoro. Terus dia sembunyi lagi di belakang kampung di kaki Gunung Lompo Battang, Desa Rappolemba,” jelas DT.

Akhirnya, pelaku keluar dari persembunyiannya diduga karena kelaparan. Ia mendatangi rumah seorang warga di Desa Rappoala untuk meminta makanan dan terlihat berbelanja di warung.

“Katanya sempat beli sesuatu di warung. Karena memang sudah dicari-cari, akhirnya ada warga yang melihat dia,” ucap DT.

Kapolres Gowa AKBP Aldy Sulaiman membenarkan peristiwa tersebut. Ia mengatakan aksi main hakim sendiri dipicu dugaan tindak pemerkosaan terhadap seorang perempuan difabel warga Cikoro.

Baca Juga :  Warga Barambai Dibacok Tiga Orang di Tengah Malam, Polisi Gerak Cepat Tangkap Pelaku

“Info awal penganiayaan yang kami terima, yang bersangkutan melakukan pemerkosaan. Kami akan kroscek lagi kebenarannya di lokasi,” ujar Aldy dalam keterangannya, Kamis (4/12/2025).

Untuk mencegah eskalasi dan aksi balasan dari keluarga AS, Polres Gowa mengirim tim gabungan yang terdiri dari Intelkam, Shabara, Reskrim, Samapta, dan Binmas ke wilayah Tompobulu.

Operasi Cipta Kondisi dilakukan untuk memastikan situasi tetap aman.

“Kami sudah koordinasi dengan Polsek Tompobulu untuk menciptakan situasi kondusif. Lokasi cukup jauh, berada di perbatasan Gowa, Bantaeng, dan Jeneponto, sekitar 4 jam perjalanan,” kata Aldy.

Selain menangani kerusuhan massa, polisi juga berkoordinasi dengan Bidang Kedokteran Kepolisian (Dokpol) Polda Sulsel untuk melakukan visum terhadap AS yang tewas dianiaya, serta memeriksa korban difabel yang diduga mengalami kekerasan seksual.

Berbagai Sumber
Editor : Mercurius

bomindonesia

Follow WhatsApp Channel bomindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Lepas Kendali, Tongkang milik PT MBP Tabrak Kapal Kayu Muatan Pupuk hingga Tenggelam
Promosi ke Babel, Kombes Pol Adam Erwindi Tinggalkan Jejak Positif, Dikenal Komunikatif dan Responsif oleh Insan Pers Kalsel
Polri Hadir hingga Pelosok, Polda Kalsel Sebar 2.244 Paket Sembako untuk Warga Membutuhkan
Api Mengamuk Gegerkan Warga KS Tubun Gang 2 Damai
Api Mengamuk di Gang Family, Pemilik Rumah tak Sempat Selamatkan Barang
Viral Cosplay Tuyul di Banjarmasin Tengah Malam, Sekelompok Remaja Langsung Ditegur Polisi
BRI Banjarmasin Samudera Apresiasi Tuntutan Kasus Korupsi Kredit Fiktif di Unit Kuin Alalak
Mobil Terbakar di Jembatan Alalak, Pasutri Diduga Mabuk

Berita Terkait

Jumat, 3 Juli 2026 - 15:50 WITA

Lepas Kendali, Tongkang milik PT MBP Tabrak Kapal Kayu Muatan Pupuk hingga Tenggelam

Kamis, 2 Juli 2026 - 23:24 WITA

Promosi ke Babel, Kombes Pol Adam Erwindi Tinggalkan Jejak Positif, Dikenal Komunikatif dan Responsif oleh Insan Pers Kalsel

Kamis, 25 Juni 2026 - 12:41 WITA

Polri Hadir hingga Pelosok, Polda Kalsel Sebar 2.244 Paket Sembako untuk Warga Membutuhkan

Jumat, 12 Juni 2026 - 19:33 WITA

Api Mengamuk Gegerkan Warga KS Tubun Gang 2 Damai

Jumat, 12 Juni 2026 - 10:48 WITA

Api Mengamuk di Gang Family, Pemilik Rumah tak Sempat Selamatkan Barang

Berita Terbaru

Banjarmasin Bungas

Pemadaman Listrik Akibat Kendala Teknis, Yamin Berharap Pemulihan Dipercepat

Selasa, 7 Jul 2026 - 19:55 WITA

Verified by MonsterInsights