Puluhan Dosen ASN Saintek ULM Gelar Aksi, Ini Tiga Tuntutannya – bomindonesia.com

Puluhan Dosen ASN Saintek ULM Gelar Aksi, Ini Tiga Tuntutannya

- Redaksi

Senin, 3 Februari 2025 - 14:08 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aksi puluhan dosen Saintek ULM depan 
General Building Kampus ULM Banjarmasin (Foto Istimewa/Bomindonesia)

Aksi puluhan dosen Saintek ULM depan General Building Kampus ULM Banjarmasin (Foto Istimewa/Bomindonesia)

BOMINDONESIA.COM, BANJARMASINPuluhan dosen Aparatur Sipil Negara (ASN) dari Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Lambung Mangkurat (ULM) menepati rencana aksi seperti diberitakan kemarin. Mereka menggelar aksi unjuk rasa di depan General Building Kampus ULM Banjarmasin, Senin (3/2/2025).

Aksi ini dilakukan untuk mendesak Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) segera membayarkan tunjangan kinerja (tukin) yang belum mereka terima sejak 2020.

Koordinator aksi, Juliyatin Putri Utami, dalam orasinya menyampaikan tiga tuntutan utama dalam aksi tersebut. “Kami menuntut pembayaran rapelan tukin dari tahun 2020 hingga 2024,” tegas Juliyatin dalam orasinya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain itu, para dosen meminta agar pemberian tukin berlaku tanpa diskriminasi bagi semua dosen ASN, baik yang berada di Perguruan Tinggi Negeri Badan Layanan Umum (PTN-BLU) maupun Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum (PTN-BH).”Kami ingin tukin berlaku untuk semua dosen tanpa perbedaan,” ujarnya.

Tuntutan terakhir adalah agar tunjangan kinerja dan tunjangan sertifikasi dosen (serdos) dipisahkan tanpa adanya perhitungan selisih.”Tukin harus tetap diberikan penuh, terlepas dari adanya serdos. Tukin sendiri, serdos sendiri,” jelas Juliyatin.

Aksi solidaritas ini juga merupakan bentuk dukungan terhadap ribuan dosen ASN di Jakarta yang menggelar unjuk rasa serupa di depan Istana Merdeka.“Hanya dosen di bawah Kemendiktisaintek yang tidak mendapatkan tukin. Ini jelas tidak adil. Kami hanya menuntut hak kami dibayarkan dan diperlakukan setara,” tegas Juliyatin.

Pihak Kemendiktisaintek belum memberikan pernyataan resmi terkait tuntutan tersebut.

Editor : Mercurius

Follow WhatsApp Channel bomindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polda Kalsel Kirim 1.000 Liter Cairan Pemadam ke Polda Kalteng
Perkuat Sinergi Pencegahan dan Penanggulangan Kebakaran, Disdamkarmat Banjarmasin Luncurkan Inovasi ‘SIAGA’
Uniska Bakal Buka Fakultas Kedokteran, Kuota Mahasiswanya 50 Orang
Pulpen Teddy , Lirikan Putin dan Adab di Meja Perundingan
Next Premiere League Padel Panaskan Younkis House Banjarbaru, 9 Klub Beradu di Pekan Terakhir
KABAR BAIK! Hujan Guyur Tabalong dan HST di Tengah Puncak Kemarau dan Karhutla di Kalsel
Siap Gandeng Investor, Siring dan Pulau Insan Bakal Majukan Pariwisata Banjarmasin
H. Junaidi Gagas “Aruh Ganal” Warga Kalimantan, Dorong Kemandirian Daerah

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 14:26 WITA

Polda Kalsel Kirim 1.000 Liter Cairan Pemadam ke Polda Kalteng

Selasa, 8 September 2026 - 08:48 WITA

Perkuat Sinergi Pencegahan dan Penanggulangan Kebakaran, Disdamkarmat Banjarmasin Luncurkan Inovasi ‘SIAGA’

Senin, 7 September 2026 - 17:02 WITA

Uniska Bakal Buka Fakultas Kedokteran, Kuota Mahasiswanya 50 Orang

Minggu, 6 September 2026 - 13:32 WITA

Pulpen Teddy , Lirikan Putin dan Adab di Meja Perundingan

Sabtu, 5 September 2026 - 22:37 WITA

Next Premiere League Padel Panaskan Younkis House Banjarbaru, 9 Klub Beradu di Pekan Terakhir

Berita Terbaru

Banjarmasin Bungas

Kolam Kamboja Dikeruk Sekaligus Kembalikan Fungsi Ruang Retensi Air

Senin, 7 Sep 2026 - 19:18 WITA

Verified by MonsterInsights