Santri asal Kalsel Diduga Disiksa di Ponpes Asuhan Gus Miftah, 13 Santri Tersangka

Santri asal Kalsel Diduga Disiksa di Ponpes Asuhan Gus Miftah, 13 Santri Tersangka

- Redaksi

Minggu, 1 Juni 2025 - 23:45 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi penganiayaan terhadap santri (Foto Istimewa)

Ilustrasi penganiayaan terhadap santri (Foto Istimewa)

BOMINDONESIA.COM, YOGYAKARTA—Seorang santri asal Tabalong, Kalimantan Selatan, berinisial KDR (23), diduga menjadi korban penganiayaan sadis di Pondok Pesantren (Ponpes) Ora Aji, Kalasan, Sleman, DI Yogyakarta.

Peristiwa ini terjadi pada 15 Februari 2025, dan kini 13 santri Ponpes yang diasuh Miftah Maulana Habiburrahman alias Gus Miftah telah ditetapkan sebagai tersangka.

Kuasa hukum korban, Heru Lestarianto, mengungkapkan bahwa kliennya disekap, diikat, dipukuli menggunakan selang, disetrum dengan akumulator, dan diduga disiksa secara sadis dan tajam oleh para pelaku.

Insiden ini dipicu oleh dugaan pencurian dana penjualan air galon sebesar Rp700 ribu, yang sebelumnya telah diganti oleh adik korban.

“Korban mengalami luka serius di kepala dan lengan.

Setelah menjalani perawatan di RS Bhayangkara Yogyakarta, ia dipindahkan ke Solo, lalu dipulangkan ke Kalimantan karena kondisinya tak kunjung membaik,” ujar Heru pada Jumat (30/5/2025).

Kapolresta Sleman, Kombes Pol Edy Setyanto Erning Wibowo, membenarkan bahwa 13 santri telah ditetapkan sebagai tersangka. Namun, mereka tidak ditahan karena bersikap kooperatif, dan empat di antaranya masih di bawah umur.

Baca Juga :  Story Emosional Bikin Geger, Thomas Ramdhan Diduga akan Hengkang dari GIGI

Menurut Edy, kasus ini berawal dari dugaan pencurian berulang oleh korban, yang memicu tindakan emosional dari para pelaku.

“Mereka kecewa dan emosi, sehingga terjadi penganiayaan. Meski begitu, proses hukum tetap kami jalankan sesuai prosedur,” tegas Edy.

Penulis*/ Editor Mercurius

(Dirangkum berbagai sumber)

bomindonesia

Follow WhatsApp Channel bomindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pasar Lima Banjarmasin Kembali Terbakar, Puluhan Toko di Bantaran Sungai Martapura Diduga Ludes
Penggeledahan Kasus Korupsi Memanas, Polda Metro Dijaga Ketat, TNI Amankan Rumah Jampidsus
Demo di Jakarta, Warga Rantau Bakula Menuntut Keadilan Di Tengah Pertambangan PT MMI
Ramai Ditangkap KPK, Jangan Salahkan Biaya Pilkada
Lepas Kendali, Tongkang milik PT MBP Tabrak Kapal Kayu Muatan Pupuk hingga Tenggelam
Promosi ke Babel, Kombes Pol Adam Erwindi Tinggalkan Jejak Positif, Dikenal Komunikatif dan Responsif oleh Insan Pers Kalsel
Dewan Pertimbangan SMSI Taufiequrachman Ruki Terima Bintang Kehormatan dari Presiden Prabowo di Hari Bhayangkara ke-80
Polri Hadir hingga Pelosok, Polda Kalsel Sebar 2.244 Paket Sembako untuk Warga Membutuhkan

Berita Terkait

Sabtu, 11 Juli 2026 - 00:09 WITA

Pasar Lima Banjarmasin Kembali Terbakar, Puluhan Toko di Bantaran Sungai Martapura Diduga Ludes

Kamis, 9 Juli 2026 - 21:31 WITA

Penggeledahan Kasus Korupsi Memanas, Polda Metro Dijaga Ketat, TNI Amankan Rumah Jampidsus

Senin, 6 Juli 2026 - 10:12 WITA

Ramai Ditangkap KPK, Jangan Salahkan Biaya Pilkada

Jumat, 3 Juli 2026 - 15:50 WITA

Lepas Kendali, Tongkang milik PT MBP Tabrak Kapal Kayu Muatan Pupuk hingga Tenggelam

Kamis, 2 Juli 2026 - 23:24 WITA

Promosi ke Babel, Kombes Pol Adam Erwindi Tinggalkan Jejak Positif, Dikenal Komunikatif dan Responsif oleh Insan Pers Kalsel

Berita Terbaru

Verified by MonsterInsights