Sejumlah Daerah Rusuh saat Demo Tolak Revisi UU TNI, Mahasiswa di Kalsel Ikut Turun ke Jalan

Sejumlah Daerah Rusuh saat Demo Tolak Revisi UU TNI, Mahasiswa di Kalsel Ikut Turun ke Jalan

- Redaksi

Minggu, 23 Maret 2025 - 01:01 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sempat terjadi kericuhan antar aparat dan mahasiswa saat aksi depan Gedung DPRD Kalsel (Foto Istimewa)

Sempat terjadi kericuhan antar aparat dan mahasiswa saat aksi depan Gedung DPRD Kalsel (Foto Istimewa)

BOMINDONESIA.COM, BANJARMASIN – Gelombang demonstrasi menolak revisi Undang-Undang Tentara Nasional Indonesia (UU TNI) terjadi di berbagai daerah dan berujung ricuh. Di Jakarta, Yogyakarta, Semarang, hingga Surabaya, aksi mahasiswa yang menentang revisi tersebut berakhir dengan bentrokan dengan aparat keamanan.

Di Kalimantan Selatan, ratusan mahasiswa turut turun ke jalan untuk menyuarakan penolakan mereka. Aksi yang digelar di depan Gedung DPRD Kalsel, Jalan Lambung Mangkurat, Banjarmasin, pada Jumat (21/3/2025), juga sempat diwarnai ketegangan antara massa aksi dan kepolisian.

Bentrokan di Depan Gedung DPRD Kalsel

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kericuhan terjadi ketika demonstran berusaha menembus barikade polisi untuk masuk ke halaman gedung DPRD. Mahasiswa yang mencoba merangsek maju dihadang oleh barisan polisi yang membentuk pagar betis.

Dorong-mendorong antara massa aksi dan aparat tak terhindarkan. Suara benturan tameng aparat dengan teriakan mahasiswa saling bersahutan. “Kami hanya ingin bertemu Ketua DPRD. Jangan halangi kami!” teriak salah seorang demonstran.

Baca Juga :  Diduga Mau Pesta Sabu di Hotel, Dua Warga Pekapuran Digrebek di Hotel Bumi Banjar Km 7,9

Namun, Ketua DPRD Kalsel, Supian HK, tidak tampak di lokasi, meski mahasiswa terus menuntut kehadirannya. Sebagai gantinya, Wakil Ketua DPRD Kalsel, Kartoyo, turun menemui massa.

Dialog Tegang di Tengah Demonstran

Situasi mulai mereda setelah Kartoyo berdiri di tengah demonstran di ruas Jalan Lambung Mangkurat untuk berdialog. Namun, perbincangan antara perwakilan DPRD dan mahasiswa berlangsung tegang.

Mahasiswa menuntut pernyataan sikap tegas dari DPRD Kalsel terkait revisi UU TNI dan mendesak agar aspirasi mereka segera diteruskan ke pusat.“Kami ingin pernyataan tertulis bahwa DPRD Kalsel menolak revisi UU TNI dan menyampaikannya ke DPR RI. Kalau tidak, kami akan terus berdemonstrasi,” kata salah satu perwakilan mahasiswa.

Kartoyo berjanji akan meneruskan aspirasi mahasiswa ke tingkat pusat. Namun, ia tidak bisa memberikan jaminan bahwa DPRD Kalsel akan langsung menyatakan sikap menolak revisi UU TNI. Pernyataan ini memicu ketidakpuasan di kalangan demonstran.

Baca Juga :  Warga Pekapuran Gelar Tolak Bala, Keliling Jalan Bawa Obor Usai Penampakan 'Hantu Api'

Gelombang Aksi di Berbagai Daerah

Selain di Banjarmasin, aksi menolak revisi UU TNI juga berlangsung di sejumlah daerah lain dengan eskalasi yang meningkat.

Jakarta: Demonstran memadati depan Gedung DPR/MPR RI dan sempat berusaha menjebol pagar gedung sebelum dihalau oleh aparat.

Yogyakarta & Semarang: Massa aksi melakukan blokade jalan dan membakar ban sebagai bentuk protes, yang kemudian dibubarkan secara paksa oleh polisi.

Surabaya: Bentrokan terjadi di depan kantor DPRD Jawa Timur setelah massa menolak membubarkan diri.

Gelombang demonstrasi ini menunjukkan kekhawatiran luas di kalangan masyarakat terhadap potensi dampak negatif dari revisi UU TNI terhadap demokrasi dan supremasi sipil di Indonesia.

bomindonesia

Editor : Mercurius

Sumber Berita: Berbagai Sumber

Follow WhatsApp Channel bomindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Video Orangutan Hadang Ekskavator Kembali Viral, jadi Simbol Perlawanan Satwa Liar
Revisi UU Polri, Aspek Ini yang Dibahas
Viral Cosplay Tuyul di Banjarmasin Tengah Malam, Sekelompok Remaja Langsung Ditegur Polisi
BRI Banjarmasin Samudera Apresiasi Tuntutan Kasus Korupsi Kredit Fiktif di Unit Kuin Alalak
Mobil Terbakar di Jembatan Alalak, Pasutri Diduga Mabuk
200 Ribu Anak Terpapar Judi Online, Masyarakat Harus Jadi Benteng Utama Pencegahan
Dikomando Babe Aldo, Ratusan Sopir Truk Geruduk Kantor Gubernur Kalsel Soal Solar Subsidi
Pekuat Kompetensi Prahum dan Organisasi Kehumasan

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 23:12 WITA

Video Orangutan Hadang Ekskavator Kembali Viral, jadi Simbol Perlawanan Satwa Liar

Senin, 25 Mei 2026 - 21:48 WITA

Revisi UU Polri, Aspek Ini yang Dibahas

Senin, 25 Mei 2026 - 01:27 WITA

Viral Cosplay Tuyul di Banjarmasin Tengah Malam, Sekelompok Remaja Langsung Ditegur Polisi

Sabtu, 23 Mei 2026 - 16:40 WITA

BRI Banjarmasin Samudera Apresiasi Tuntutan Kasus Korupsi Kredit Fiktif di Unit Kuin Alalak

Rabu, 20 Mei 2026 - 08:46 WITA

Mobil Terbakar di Jembatan Alalak, Pasutri Diduga Mabuk

Berita Terbaru

Kisah Diplomat yang Membuat Indonesia Diakui Dunia

Politik

Kisah Diplomat yang Membuat Indonesia Diakui Dunia

Senin, 25 Mei 2026 - 22:27 WITA

Polisi yang Humanis

Halo Indonesia

Revisi UU Polri, Aspek Ini yang Dibahas

Senin, 25 Mei 2026 - 21:48 WITA

Padang Arafah Makkah

Serambi

Doa Ketika Wukuf di Padang Arafah

Senin, 25 Mei 2026 - 20:31 WITA

Screenshot

Banjarmasin Bungas

Tekan Kasus TBC hingga Kanker, Banjarmasin Gencarkan Advokasi P2P

Senin, 25 Mei 2026 - 19:03 WITA

Verified by MonsterInsights