Sempat Diguyur Hujan, Iwan Fals Tetap Mengguncang Binuang, Ribuan Penonton Sing Along di Pesta Rakyat Putri & Rezi – bomindonesia.com

Sempat Diguyur Hujan, Iwan Fals Tetap Mengguncang Binuang, Ribuan Penonton Sing Along di Pesta Rakyat Putri & Rezi

- Redaksi

Kamis, 29 Januari 2026 - 23:00 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

H. Muhammad Zaini Mahdi atau H. Ijai saat naik ke panggung ikut bernyanyi bersama Iwan Fals (Foto Yus )

H. Muhammad Zaini Mahdi atau H. Ijai saat naik ke panggung ikut bernyanyi bersama Iwan Fals (Foto Yus )

BOMINDONESOA.COM, BINUANG – Legenda musik Indonesia Iwan Fals akhirnya benar-benar mengguncang panggung Pesta Rakyat Resepsi Pernikahan “Putri & Rezi” di Binuang, Kabupaten Tapin, Rabu malam (28/1/2026), meski sempat diguyur hujan deras yang membuat penonton bubar sementara.

Sejak mulai jelang Maghrib, ribuan warga dari Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah, khususnya masyarakat Binuang, sudah memadati area stadion .

Antusiasme warga terlihat luar biasa untuk menyaksikan langsung penampilan musisi legendaris yang dikenal dengan lagu-lagu bertema kritik sosial dan kehidupan rakyat tersebut.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun, sebelum Iwan Fals naik ke atas panggung, hujan deras mengguyur lokasi konser selama sekitar 15 menit, membuat sebagian penonton terpaksa menepi dan meninggalkan area lapangan.

Meski demikian, hujan tidak mematahkan semangat para penggemar.

Iwan Fals akhirnya tampil sekitar pukul 22.00 WITA setelah hujan reda.

Ia membuka konser dengan lagu Ikrar, yang secara khusus dipersembahkan untuk kedua mempelai, Putri Variza dan M. Fahrezi Fadh (Rezi).

Lagu kedua, Isi Rimba Tak Ada Tempat Berpijak Lagi, justru kembali disambut hujan.

Kali ini, ribuan penonton memilih tetap bertahan di tengah guyuran air, menciptakan suasana emosional dan penuh nostalgia.

Momen paling menarik terjadi pada lagu ketiga, ketika Iwan Fals mengajak naik ke atas panggung

H. Muhammad Zaini Mahdi atau H. Ijai, orang tua dari mempelai, yang ternyata merupakan penggemar berat Iwan Fals dan kerap menyanyikan lagu-lagunya.

Hal tersebut diketahui langsung dari istri beliau Ibu Hj. Iva Zaini , dan menjadi kejutan tersendiri bagi sang legenda.

Tanpa ragu, H. Izai ikut bernyanyi dalam lagu Buku Ini Aku Pinjam, disusul lagu-lagu lain seperti Mata Indah Bola Pingpong, Belum Ada Judul, hingga beberapa lagu yang dinyanyikan bersama keluarga mempelai, tak ketinggalan H Muhammad Hatta atau
H. Ciut dan keluarga yang turut naik ke panggung.

Sepanjang malam, Iwan Fals benar-benar membawa penonton bernostalgia.

Hampir seluruh lagu yang dibawakan berasal dari album-album lawasnya, seperti Ibu, Nak, serta satu lagu karya Ebiet G. Ade berjudul Ayah, kemudian dilanjutkan dengan Bento dan Bongkar hingga Pesawat Tempurku.

Total 15 lagu dibawakan ayah alm Galang Rambu Anarki ini.

Konser ditutup dengan lagu kemesraan , yang membuat ribuan penonton serempak bernyanyi bersama (sing along) hingga suasana stadion terasa bergetar.

Acara ini turut dihadiri Wakil Bupati Tapin dan Kapolres Tapin yang terlihat berada di area VIP.

Di antara tamu undangan juga tampak advokat senior Banua, DR H Fauzan Ramon SH MH, yang merupakan konsultan hukum keluarga mempelai.

“Semua lagu yang dibawakan benar-benar mengingatkan masa muda saya. Luar biasa, penuh kenangan,” ujar H. Fauzan Ramon yang juga menjabat sebagai Ketua YLKI Kalsel ini .

Pesta rakyat Binuang sendiri digelar untuk memeriahkan resepsi pernikahan Putri Variza dan M. Fahrezi Fadh (Rezi), yang telah menikah pada 22 Juni 2025 lalu.

Rezi dikenal sebagai co-driver dan offroader nasional, sementara Putri Variza aktif dalam komunitas otomotif dan rally.

Konser Iwan Fals menjadi puncak dari rangkaian hiburan yang sebelumnya juga menghadirkan sejumlah artis nasional seperti Monata, Tasya Rosmala, Repvblik, Sierra, hingga musisi lokal.

Malam itu, Binuang bukan hanya menjadi saksi konser musik, tetapi juga perayaan kebersamaan, nostalgia, dan cinta rakyat terhadap karya-karya legendaris Iwan Fals yang tetap hidup lintas generasi.

Penulis/Editor: Mercurius

Follow WhatsApp Channel bomindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Analisis PC-Crash Ungkap Penyebab Kecelakaan Maut Mantewe yang Tewaskan 7 Orang
Rokok Ilegal Dibabat, FKPWK Berharap Penindakan Polresta Banjarmasin Berkelanjutan
Di Tengah Ancaman Kabut Asap dan Listrik Bergilir, Kebakaran Kejutkan Warga Gang Swarga Gambut
Aruh Batumban, Napas Kehidupan Dayak Meratus yang Terus Dijaga di Pegunungan Meratus
Kemarau Memuncak, Karhutla Mulai Menyala di Berbagai Wilayah Kalsel
Tri Hambodo Resmi Jabat Dirpolairud Polda Kalsel, Siap Perkuat Pengamanan Perairan dan Pelayanan Masyarakat
Demo Pemadaman Listrik Ajukan 10 Tuntutan dan Tantang PLN Tunjukkan Pembangkit yang Rusak
Hasil RDP DPRD Tala, SPBUN Takisung Tetap Layani Nelayan dengan Pengawasan Ketat

Berita Terkait

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 01:20 WITA

Analisis PC-Crash Ungkap Penyebab Kecelakaan Maut Mantewe yang Tewaskan 7 Orang

Kamis, 13 Agustus 2026 - 18:29 WITA

Rokok Ilegal Dibabat, FKPWK Berharap Penindakan Polresta Banjarmasin Berkelanjutan

Senin, 10 Agustus 2026 - 23:38 WITA

Di Tengah Ancaman Kabut Asap dan Listrik Bergilir, Kebakaran Kejutkan Warga Gang Swarga Gambut

Jumat, 7 Agustus 2026 - 11:17 WITA

Aruh Batumban, Napas Kehidupan Dayak Meratus yang Terus Dijaga di Pegunungan Meratus

Rabu, 5 Agustus 2026 - 23:07 WITA

Kemarau Memuncak, Karhutla Mulai Menyala di Berbagai Wilayah Kalsel

Berita Terbaru

(Mercurius)

Cermin

81 Tahun Merdeka, Masihkah Kepak Sayap Garuda Menaungi?

Minggu, 16 Agu 2026 - 20:53 WITA

LAUTAN JAMAAH – Pemandangan ribuan jamaah memadati kawasan Kompleks Makam Sultan Suriansyah, Kuin Utara, Banjarmasin, saat mengikuti Haul ke-500 Sultan Suriansyah, Sabtu (16/8/2026). (foto:screenshot Instagram @aaomydrone)

Banjarmasin Bungas

Lautan Manusia Penuhi Haul ke-500 Sultan Suriansyah di Banjarmasin

Minggu, 16 Agu 2026 - 15:46 WITA

Verified by MonsterInsights