Tiga Dampak Ekonomi Jika PPATK Pukul Rata Pemblokiran Rekening Bank

Tiga Dampak Ekonomi Jika PPATK Pukul Rata Pemblokiran Rekening Bank

- Redaksi

Rabu, 13 Agustus 2025 - 21:11 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rektor Uniska, Assoc Prof M Zainul

Rektor Uniska, Assoc Prof M Zainul

BOMINDONESIA.COM, BANJARMASIN – Nasabah bank di Indonesia dibuat resah pasca dicobanya pemblokiran rekening bank oleh Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) belum lama tadi.

Tak sedikit, sejumlah puluhan juta rekening milik masyarakat pun telah diblokir karena dianggap tidak aktif selama 3 bulan.

Namun, kebijakan itu akhirnya dicabut karena perintah Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Benar saja, karena pemilik rekening resah dan dirugikan karena juga tak sedikit warga memiliki simpanan uang di bank.

Kebijakan ‘nyeleneh’ itu pun sudah terlanjur menjadi buah bibir yang hangat di masyarakat, bahkan para akademisi dan para pakar ekonomi lainnya turut menyoroti kasus tersebut.

Baca Juga :  Unukase Bersama CV Wellem Jalin MoU Memperkuat Hubungan Kemitraan

Salah satunya Rektor Universitas Islam Kalimantan (Uniska) MAB, Assoc Prof M Zainul yang menyampaikan begitu berbahayanya jika kebijakan PPATK itu diterapkan.

Beruntung, Presiden cepat menanggapi hal yang meresahkan itu.

Kata Zainul, ada tiga dampak yang terjadi jika pemblokiran itu tetap dijalankan.

Dampak pertama adalah hilangnya kepercayaan masyarakat terhadap bank. Warga tidak mau lagi menyimpan uangnya ke bank karena kapok uangnya tidak bisa diakses, meskipun bisa saja diurus kembali, namun perlu waktu dan biaya.

Kemudian dampak kedua akan mengganggu kelancaran proses transaksi pada bidang perdagangan.

Ketiga, akan banyak uang yang mengendap tidak berputar dan ujungnya akan berpengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi.

Baca Juga :  Demo Memanas di Pati, Bupati Dihujani Lemparan saat Minta Maaf

“Jika hal itu dijalankan banyak dampak yang akan terjadi, tentunya pertumbuhan ekonomi akan lambat, karena kepercayaan menurunnya kepercayaan masyarakat,” ujarnya.

Pakar ekonomi Uniska ini pun menyampaikan ada benarnya langkah pemblokiran rekening bank yang tidak aktif selama 3 bulan itu. Seperti mengatasi kejahatan perbankan, pencucian uang dan lain sebagainya.

Namun, hal itu perlu pelaksanaan yang dilakukan melalui identifikasi yang baik sehingga tidak menyasar pada rekening yang tidak bermasalah.

“Langkahnya untuk mengatasi kejahatan perbankan itu benar saja, namun jangan dipukul rata, petugas perlu identifikasi mendalam mana yang seharusnya diblokir,” tuturnya.

Penulis : Hamdani

bomindonesia

Follow WhatsApp Channel bomindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Uniska Kampus Pilihan Pertama, Ribuan Calon Maba Telah Mendaftar di Gelombang Pertama
Mahasiswa Farmasi Uniska Tak Boleh Buta Warna
Menteri Muhatruddin Teken MoU dan Isi Kuliah Umum di Kampus Uniska
Sembelih 10 Hewan Kurban, Uniska Bagikan Ribuan Potong Daging Sapi
Prof Zainul : Optimalkan Produk Dalam Negeri Atasi Rupiah yang Melemah
Uniska MAB Dinobatkan Sebagai Juara Umum Nasional Ajang Simbelmawa
Hadir di Kuala Kapuas, Prodi Hukum UCB Jadi Pilihan Putra Daerah Melanjutkan Kuliah
Fokus Penguatan Agrominapolitan Berbasis Susupan Gunung di HSU, Fakultas Pertanian UNISKA Banjarmasin Lepas 66 Mahasiswa PMMP 2026

Berita Terkait

Minggu, 28 Juni 2026 - 14:26 WITA

Uniska Kampus Pilihan Pertama, Ribuan Calon Maba Telah Mendaftar di Gelombang Pertama

Minggu, 28 Juni 2026 - 13:07 WITA

Mahasiswa Farmasi Uniska Tak Boleh Buta Warna

Rabu, 24 Juni 2026 - 14:10 WITA

Menteri Muhatruddin Teken MoU dan Isi Kuliah Umum di Kampus Uniska

Jumat, 29 Mei 2026 - 19:05 WITA

Sembelih 10 Hewan Kurban, Uniska Bagikan Ribuan Potong Daging Sapi

Senin, 25 Mei 2026 - 11:23 WITA

Prof Zainul : Optimalkan Produk Dalam Negeri Atasi Rupiah yang Melemah

Berita Terbaru

Screenshot

Banjarmasin Bungas

Pasar Murah Disperdagin Bantu Warga Rusunawa Ganda Maghfirah

Kamis, 9 Jul 2026 - 15:29 WITA

KORBAN PERKELAHIAN – Perkelahian berdarah mengakibatkan seorang pria tewas di kawasan Jalan Kelayan B, Banjarmasin, Senin (6/7/2026) pagi. Polisi masih menyelidiki motif dan kronologi kejadian. (foto: ilustrasi)

Peristiwa & Hukum

Perkelahian Maut di Kelayan B, Satu Tewas, Pelaku Masih Dirawat

Kamis, 9 Jul 2026 - 14:33 WITA

Verified by MonsterInsights