Optimalkan Produk Dalam Negeri, Atasi Dollar

Prof Zainul : Optimalkan Produk Dalam Negeri Atasi Rupiah yang Melemah

- Redaksi

Senin, 25 Mei 2026 - 11:23 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOMINDONESIA.COM, BANJARMASIN – Rupiah semakin melemah per dollar mencapai Rp 17.600. Kenaikan harga komodity barang impor semakin melambung dan daya beli masyarakat otomatis melesu.

Kondisi nilai dollar apabila terus meningkat tentu beresiko fatal bagi perekonomian nasional. Apabila tidak disikapi dengan cermat.

Akademisi Universitas Islam Kalimantan (Uniska) MAB, Prof M Zainul pun menyoriti fenomena kenaikan dollar tersebut.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kata Zainul, dengan kenaikan dolar sampai menyentuh angka Rp.17 ribu tentunya memiliki dampak terhadap kenaikan harga dari berbagai macam  komodity atau produk terutama komodity atau produk import.

Baca Juga :  IDEAS: Guru Honor Penerima Upah Jauh dari Layak

Apalagi import Indonesia didominasi oleh bahan baku. Dengan kenaikan harga dari berbagai komodity tersebut mengakibatkan daya beli Masyarakat menjadi turun.

“Dollar naik, barang impor akan melonjak dan berdampak pada daya beli masyarakat,” ucapnya.

Profesor ilmu ekonomi ini melanjutkan, dampak bagi perusahaan yang struktur modalnya sebagian bersumber dari pinjaman luar negeri dalam bentuk Dolar sudah barang tentu juga mengalami pengaruh yang besar. Hutangnya kalau dirupiahkan akan mengalami lonjakan yang cukup besar.

Meskipun kondisi ini menekan perekonomian, namun ujar Zainul kita masih bisa bertahan yakni Mengoptimalkan produksi dalam negeri dengan memanfaatkan bahan baku yang bersumber dari dalam negeri.

Baca Juga :  Cetak Tenaga Konstruksi Bersertifikasi, Gatensi Kalsel Teken MoU Dengan Politeknik Kotabaru

Kemudian pemerintah harus mendorong menggalakkan peningkatan produk dalam negeri agar bisa bersaing hingga pasar global.

Selanjutnya, upaya yang harus dilakukan untuk menjaga agar nilai rupiah tidak tertekan begitu tajam antara lain Bank Indonesia harus melakukan interpensi pasar dalam jumlah yang terkendali.

Meningkatkan eksport agar devisa negara meningkat, menaikan suku bunga pada Bank agar masyarakat tidak melakukan spekulasi ikut ikutan membeli Dollar dan berbagai Instrument lainnya yang bisa dilakukan.

penulis : Hamdani

bomindonesia

Follow WhatsApp Channel bomindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Uniska MAB Dinobatkan Sebagai Juara Umum Nasional Ajang Simbelmawa
Hadir di Kuala Kapuas, Prodi Hukum UCB Jadi Pilihan Putra Daerah Melanjutkan Kuliah
Fokus Penguatan Agrominapolitan Berbasis Susupan Gunung di HSU, Fakultas Pertanian UNISKA Banjarmasin Lepas 66 Mahasiswa PMMP 2026
Orasi Guru Besar, Prof M Zainul Gambarkan Transpormasi Digital Dalam Branding Pendidikan
Prof M Zainul Sampaikan Motivasi Menjadi Seorang Guru Besar, Ini Katanya?
Dari Layar ke Ruang Kelas, Dian Sastrowardoyo Resmi jadi Dosen Vokasi UI
Pesan Fotografer Iman Satria untuk Mahasiswa: Utamakan Keselamatan Saat Memotret Demo
Politeknik Indonesia Banjarmasin Go Internasional, Teken MoU Bersama Kampus Russia
Tag :

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 11:23 WITA

Prof Zainul : Optimalkan Produk Dalam Negeri Atasi Rupiah yang Melemah

Senin, 25 Mei 2026 - 08:29 WITA

Uniska MAB Dinobatkan Sebagai Juara Umum Nasional Ajang Simbelmawa

Minggu, 10 Mei 2026 - 00:35 WITA

Hadir di Kuala Kapuas, Prodi Hukum UCB Jadi Pilihan Putra Daerah Melanjutkan Kuliah

Selasa, 28 April 2026 - 14:49 WITA

Fokus Penguatan Agrominapolitan Berbasis Susupan Gunung di HSU, Fakultas Pertanian UNISKA Banjarmasin Lepas 66 Mahasiswa PMMP 2026

Senin, 6 April 2026 - 20:51 WITA

Orasi Guru Besar, Prof M Zainul Gambarkan Transpormasi Digital Dalam Branding Pendidikan

Berita Terbaru

Kisah Diplomat yang Membuat Indonesia Diakui Dunia

Politik

Kisah Diplomat yang Membuat Indonesia Diakui Dunia

Senin, 25 Mei 2026 - 22:27 WITA

Polisi yang Humanis

Halo Indonesia

Revisi UU Polri, Aspek Ini yang Dibahas

Senin, 25 Mei 2026 - 21:48 WITA

Padang Arafah Makkah

Serambi

Doa Ketika Wukuf di Padang Arafah

Senin, 25 Mei 2026 - 20:31 WITA

Screenshot

Banjarmasin Bungas

Tekan Kasus TBC hingga Kanker, Banjarmasin Gencarkan Advokasi P2P

Senin, 25 Mei 2026 - 19:03 WITA

Verified by MonsterInsights