Timnas Indonesia Berpeluang Tambah 15 Poin di Ranking FIFA

Timnas Indonesia Berpeluang Tambah 15 Poin di Ranking FIFA

- Redaksi

Sabtu, 31 Mei 2025 - 18:11 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Timnas Indonesia Berpeluang Tambah 15 Poin di Ranking FIFA (Foto : TIMNAS INDONESIA)

Timnas Indonesia Berpeluang Tambah 15 Poin di Ranking FIFA (Foto : TIMNAS INDONESIA)

BOMINDONESIA.COM, JAKARTA – Timnas Indonesia berpeluang meraih lonjakan signifikan dalam perolehan poin FIFA saat menghadapi Tiongkok dalam laga internasional mendatang. Berdasarkan proyeksi sistem perhitungan FIFA, kemenangan atas tim dengan peringkat lebih tinggi itu diprediksi menyumbang +15,05 poin bagi Skuad Garuda.

Jika pertandingan berakhir imbang, Indonesia tetap mengantongi +2,55 poin, sementara kekalahan akan mengurangi poin sebanyak -9,95. Namun, secara peringkat, hasil pertandingan ini tidak akan memberi dampak besar, mengingat selisih poin dengan negara-negara di sekitar klasemen Indonesia masih cukup lebar.

Per akhir Mei 2025, Indonesia menempati peringkat ke-134 dunia versi FIFA. Posisi tersebut tergolong stabil setelah lonjakan performa pada tahun 2023–2024, namun tetap rentan terhadap hasil buruk dalam laga-laga internasional berikutnya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Poin FIFA sendiri dihitung berdasarkan sejumlah faktor, termasuk status pertandingan (persahabatan, kualifikasi, atau turnamen resmi), peringkat lawan, dan hasil akhir. Karena Tiongkok berada di atas Indonesia dalam klasemen FIFA, laga ini memberikan risiko tinggi sekaligus peluang besar.

“Melawan tim kuat seperti Tiongkok adalah ujian sebenarnya. Tapi kalau menang, dampaknya besar untuk moral, kepercayaan diri pemain, dan citra internasional kita,” ujar analis sepak bola nasional, Rizal, saat dihubungi, Sabtu (31/5/2025).

Rekam Jejak dan Psikologis Pertandingan

Secara historis, Indonesia dan Tiongkok memiliki catatan pertemuan yang cukup panjang. Dalam satu dekade terakhir, Tiongkok cenderung unggul baik dari segi materi pemain maupun strategi. Namun dalam beberapa tahun terakhir, performa Indonesia mengalami tren peningkatan seiring regenerasi dan pembinaan usia muda yang mulai menunjukkan hasil.

Baca Juga :  Jaringan 5G di Samsung Galaxy Tab A9 Plus

Nama-nama muda seperti Marselino Ferdinan, Rafael Struick, dan Pratama Arhan menjadi tulang punggung kebangkitan Garuda. Ditambah lagi, kehadiran pelatih kepala yang konsisten membangun pola permainan menyerang dan berani menjadi modal penting dalam laga ini.

Momentum untuk Meningkatkan Posisi Regional

Tak hanya dari sisi peringkat global, laga melawan Tiongkok juga penting dalam konteks posisi regional Asia. Dalam peringkat AFC, Indonesia masih tertinggal dari negara-negara ASEAN seperti Vietnam dan Thailand. Kemenangan atas tim Asia Timur seperti Tiongkok akan memperkuat posisi Indonesia sebagai kekuatan baru di kawasan Asia Tenggara.

“Jika ingin bersaing di Asia, kita harus mulai membangun rekor positif melawan tim-tim dari Timur Asia dan Timur Tengah,”

Tantangan Konsistensi dan Jadwal Padat

Meski peluang poin besar tersedia, tantangan terbesar Indonesia bukan hanya memenangkan satu pertandingan, melainkan menjaga konsistensi performa dalam jadwal padat sepanjang tahun 2025. Dalam beberapa bulan ke depan, Indonesia dijadwalkan menghadapi sejumlah laga kualifikasi penting, termasuk untuk Piala Asia dan Piala Dunia zona AFC.

Baca Juga :  Pemkab Murung Raya Susun Peta Jalan IPTEK 2025–2029

Tanpa konsistensi dan manajemen rotasi pemain yang cermat, risiko kelelahan dan cedera bisa menghambat pencapaian jangka panjang, termasuk perolehan poin di ranking FIFA.

Laga melawan Tiongkok bukan sekadar pertandingan persahabatan atau uji coba. Ini adalah ujian mental dan teknis, sekaligus peluang strategis untuk menegaskan langkah Indonesia dalam mendaki tangga prestasi internasional. Tambahan 15 poin mungkin terdengar kecil di tengah klasemen global, namun jika dikombinasikan dengan hasil positif lainnya, hal itu dapat menjadi fondasi untuk kebangkitan Garuda yang sesungguhnya.

Penulis : Sukmahid

bomindonesia

Follow WhatsApp Channel bomindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Penutupan Police Expo 2026 Meriah, Tim Mobile Legends Polres Tanah Bumbu Melaju ke Kapolri Cup 2026
Jelang Tur Dunia, Jon Bon Jovi Saksikan Kemenangan Bersejarah Ekuador atas Jerman
Demam Piala Dunia Kian Terasa, Arief dan Memet Mulai Susun Jadwal Begadang
Piala Dunia Belum Dimulai, Warung Kai Adi di Pekapuran sudah Ramai Adu Prediksi
Polda Kalsel Gelar Police Expo dan Turnamen Esports 2026
Pembalap Indonesia Kiandra Ramadhipa Menang Dramatis di GP Spanyol Rookies Cup 2026
Paman Birin Kembali Pimpin PB Lemkari 2026–2030, Terpilih Aklamasi di Kongres Nasional
Lomba Memanah Berkuda Pertama di Banjarmasin Diramaikan Ratusan Peserta

Berita Terkait

Senin, 29 Juni 2026 - 01:59 WITA

Penutupan Police Expo 2026 Meriah, Tim Mobile Legends Polres Tanah Bumbu Melaju ke Kapolri Cup 2026

Minggu, 28 Juni 2026 - 00:08 WITA

Jelang Tur Dunia, Jon Bon Jovi Saksikan Kemenangan Bersejarah Ekuador atas Jerman

Sabtu, 13 Juni 2026 - 00:39 WITA

Demam Piala Dunia Kian Terasa, Arief dan Memet Mulai Susun Jadwal Begadang

Kamis, 11 Juni 2026 - 01:48 WITA

Piala Dunia Belum Dimulai, Warung Kai Adi di Pekapuran sudah Ramai Adu Prediksi

Minggu, 24 Mei 2026 - 17:42 WITA

Polda Kalsel Gelar Police Expo dan Turnamen Esports 2026

Berita Terbaru

Screenshot

Banjarmasin Bungas

Pasar Murah Disperdagin Bantu Warga Rusunawa Ganda Maghfirah

Kamis, 9 Jul 2026 - 15:29 WITA

KORBAN PERKELAHIAN – Perkelahian berdarah mengakibatkan seorang pria tewas di kawasan Jalan Kelayan B, Banjarmasin, Senin (6/7/2026) pagi. Polisi masih menyelidiki motif dan kronologi kejadian. (foto: ilustrasi)

Peristiwa & Hukum

Perkelahian Maut di Kelayan B, Satu Tewas, Pelaku Masih Dirawat

Kamis, 9 Jul 2026 - 14:33 WITA

Verified by MonsterInsights