KPK Kembali Hadirkan Lima Saksi di Sidang Suap dan Gratifikasi PUPR Kalsel – bomindonesia.com

KPK Kembali Hadirkan Lima Saksi di Sidang Suap dan Gratifikasi PUPR Kalsel

- Redaksi

Rabu, 30 April 2025 - 22:21 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KPK Kembali Hadirkan Lima Saksi di Sidang Suap dan Gratifikasi PUPR Kalsel

Salah satu barang bukti yang diperlihatkan jaksa di muka persidangan, yakni cek yang dikeluarkan saksi Anna Puspitasari, karyawan di PT Asri Karya Lestari (Foto Istimewa)

BOMINDONESIA.COM, BANJARMASIN — Sidang lanjutan perkara dugaan suap dan gratifikasi yang menyeret mantan Kepala Dinas PUPR Kalimantan Selatan, Ahmad Solhan dan kawan-kawan, kembali digelar di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Banjarmasin pada Rabu (30/4/2025).

Dalam sidang yang dipimpin oleh Ketua Majelis Hakim Cahyono Riza Adrianto tersebut, Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menghadirkan lima orang saksi. Mereka adalah Anna Puspitasari, Evan Bela, M. Mustajab, M. Nur Sjamsi, dan Rospana Sopian.

Anna Puspitasari, yang bekerja sebagai staf keuangan di PT Asri Karya Lestari, mengaku perusahaannya pernah mengerjakan proyek pembangunan jembatan di Pulau Laut, Kotabaru. Ia menyatakan tidak mengetahui jika ada fee yang diberikan kepada Dinas PUPR Kalsel. Namun, ia mengakui bahwa dirinya beberapa kali diminta mengeluarkan cek atas perintah atasannya, Yudha Saputra, selaku Direktur Keuangan PT Asri Karya Lestari. Jumlah total dana dalam cek tersebut mencapai sekitar Rp9 miliar (dalam BAP disebut Rp10 miliar).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Saksi lainnya, Evan Bela, mengungkapkan bahwa ia pernah diminta oleh atasannya, Direktur Operasional PT Asri Karya Lestari Didik Hariyanto, untuk membawakan tiga koper besar ke sebuah hotel di Jakarta. Ia diminta untuk memesan kamar atas namanya dan membawa koper tersebut ke dalam kamar hotel. “Dua koper saya yang bawa, satu koper dibawa Pak Didik,” ujarnya, seraya menambahkan bahwa ia tidak mengetahui isi koper tersebut.

Dalam persidangan, jaksa juga menampilkan gambar koper di layar dan menanyakan apakah itu koper yang dibawa saksi. Evan membenarkan hal tersebut.

Tiga saksi lainnya, yakni M. Mustajab (Kabid Bina Konstruksi Dinas PUPR), Rospana Sopian (Kabag Umum Pemprov Kalsel), serta M. Nur Sjamsi (Kabid Penataan Ruang dan Pertanahan Dinas PUPR Kalsel), memberikan keterangan yang membantah adanya permintaan jatah atau target 0,5 persen dari proyek oleh terdakwa Ahmad Solhan. Mereka juga menyebut bahwa Solhan tidak pernah melanggar disiplin kepegawaian.

Nur Sjamsi turut menegaskan bahwa tiga proyek yang kini menjadi sorotan KPK dalam OTT merupakan bagian dari rencana tata ruang Pemprov Kalsel dan bukan usulan pribadi Ahmad Solhan.

Sebagaimana diketahui, kasus ini mencuat setelah KPK melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Banjarbaru pada 6 Oktober 2024. Sebanyak enam orang telah ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara ini. Dua kontraktor, Sugeng Wahyudi dan Andi Susanto, telah divonis bersalah sebagai pihak pemberi suap.

Sementara empat tersangka lainnya yang kini tengah menjalani proses hukum adalah Ahmad Solhan (Kadis PUPR Kalsel), Yulianti Erlynah (Kabid Cipta Karya Dinas PUPR), H. Ahmad (Bendahara Rumah Tahfidz Darussalam yang diduga pengepul dana fee), dan Agustya Febry Andrean (Plt Kabag Rumah Tangga Pemprov Kalsel).

Penulis : Mercurius

Editor : Mercurius

Sumber Berita: baritopost.co.id

Follow WhatsApp Channel bomindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Langit Banjarbaru Memerah, Karhutla Lahap Lahan di Jalan Golf Menuju Bandara
Setelah Malam Memerah, Kini Siang Diselimuti Asap, Karhutla Kembali Landa Belakang UNISKA Handil Bakti
Langit Handil Bakti Memerah, 2 Karhutla Hanya Jarak 2 Jam, Rumah Warga Tersambar
Penyelaman KM Virgo Dihentikan, SAR Perluas Pencarian 55 Korban ke Kalsel-Kalteng-Kalbar
Di Balik Sidak Jembatan Simpang Ulin : Aksi Cepat Advokat Legendaris Banua DR. Fauzan Ramon Kawal Warga Veteran
Hari ke 17 Evakuasi Tiga Korban KM Virgo Transport 8 Ditemukan Tim Penyelam, 61 Masih Dicari
Jejak Karya Legendaris Guruh Soekarnoputra, Sang Maestro Seni Putra Bung Karno
BREAKING NEWS! Guruh Soekarnoputra Tutup Usia, PDIP Kibarkan Bendera Setengah Tiang Selama 7 Hari

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 23:49 WITA

Langit Banjarbaru Memerah, Karhutla Lahap Lahan di Jalan Golf Menuju Bandara

Rabu, 7 Oktober 2026 - 17:20 WITA

Setelah Malam Memerah, Kini Siang Diselimuti Asap, Karhutla Kembali Landa Belakang UNISKA Handil Bakti

Selasa, 6 Oktober 2026 - 23:24 WITA

Langit Handil Bakti Memerah, 2 Karhutla Hanya Jarak 2 Jam, Rumah Warga Tersambar

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 23:54 WITA

Penyelaman KM Virgo Dihentikan, SAR Perluas Pencarian 55 Korban ke Kalsel-Kalteng-Kalbar

Jumat, 2 Oktober 2026 - 23:15 WITA

Di Balik Sidak Jembatan Simpang Ulin : Aksi Cepat Advokat Legendaris Banua DR. Fauzan Ramon Kawal Warga Veteran

Berita Terbaru

Verified by MonsterInsights