Buron Empat Tahun, Pelaku Pembunuhan Sadis di Desa Gambah Akhirnya Ditangkap – bomindonesia.com

Buron Empat Tahun, Pelaku Pembunuhan Sadis di Desa Gambah Akhirnya Ditangkap

- Redaksi

Sabtu, 1 Februari 2025 - 19:14 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Buron Empat Tahun, Pelaku Pembunuhan Sadis di Desa Gambah Akhirnya Ditangkap

Polres Hulu Sungai Tengah saat menggelar konferensi pers dua kasus dengan dua tersangka (Foto Istimewa/Bomindonesia)

BOMINDONESIA.COM, BARABAI — Polres Hulu Sungai Tengah (HST) berhasil mengungkap motif pembunuhan yang terjadi di Desa Gambah, Kabupaten Hulu Sungai Tengah,Jumat (31/1/2025). Setelah buron selama empat tahun, pelaku berinisial H (51) akhirnya berhasil ditangkap.

Dalam konferensi pers di Ruangan Humas Polres HST, Kapolres HST AKBP Jupri JHP Tampubolon menjelaskan bahwa kasus ini sempat terhambat karena pelaku terus berpindah tempat. “Kendala yang kami alami adalah pelaku berpindah-pindah dari satu lokasi ke lokasi lainnya,” jelas Kapolres Jupri.

Pelaku berhasil diamankan di Desa Sebilimbingan, Kecamatan Laut Utara, Kabupaten Kotabaru, Provinsi Kalimantan Selatan. Jupri menuturkan, motif pembunuhan berawal ketika pelaku mencari istrinya yang saat itu sedang berada di rumah korban bersama tiga pria lainnya. Terjadi perkelahian antara korban dan pelaku, sementara istri pelaku berusaha melerai,” ungkapnya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun, pelaku pulang ke rumah, mengambil sebilah parang, lalu kembali ke rumah korban. “Pelaku langsung menebas tubuh korban dengan parang tersebut,” tutup Jupri. Berdasarkan informasi yang dihimpun, H ternyata adalah residivis dalam kasus yang sama.

Dalam kasus tersebut H terlibat perkelahian dengan lima orang yang mengeroyoknya di sebuah warung kopi Malangkaian, Desa Cantung Kanan, Kecamatan Hampang.

H yang waktu itu datang bersama dua rekannya dan memesan kopi dituduh bahkan digeledah oleh korban dan kawan kawan. Singkat cerita terjadi perkelahian tak seimbang, sementara rekan H sudah kabur duluan. H yang dalam kondisi luka parah dijemput polisi sementara satu lawannya tewas. Akibat pembunuhan itu, H sempat merasakan dinginnya jeruji besi Lapas Kotabaru.

Setelah bebas, dua tahun belakangan ia kembali muncul di Desa Gambah. Mempersunting istri baru yang berasal dari Amuntai, Kabupaten Hulu Sungai Utara, H bekerja serabutan di Gambah. Ia dikenal sebagai buruh bangunan sekaligus pemanjat pohon kelapa yang ahli.

Pada rabu 28 Juli, ia menghabisi D yang tak lain teman sekaligus tetangganya sendiri di Desa Gambah. Usai membunuh, Hterlihat kabur ke hutan belakang rumahnya. Lengkap dengan senjata tajam berjenis parang di genggaman, jejak H hilang di balik rimbunnya hutan di pegunungan Meratus.

Perkaranya hanya karena tersinggung dengan perkataan adik saya yang bermaksud menengahi pertengkaran Herlan dan istrinya,” ujar Yayar Safari kakak korban waktu itu

Nyaris sebulan berburu, tim reserse gabungan Polda Kalsel belum juga menemukan residivis pembunuhan satu ini. Polisi kesulitan menangkap H mengingat luasnya medan pencarian.

Wilayah perkebunan di Gambah merupakan perbatasan antara Kecamatan Batu Benawa dan bisa tembus ke Batang Alai Selatan (BAS), Batang Alai Timur (BAT) maupun ke Hantakan.

Daerah ini masih minim penduduk. Wilayahnya masih banyak perkebunan karet, sawah dan ladang warga dan memiliki vegetasi rapat. Hingga akhirnya H berhasil diamankan di rumah kontrakan nya Kotabaru.

Penulis : Mercurius

Editor : Mercurius

Follow WhatsApp Channel bomindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Langit Banjarbaru Memerah, Karhutla Lahap Lahan di Jalan Golf Menuju Bandara
Dari RRI Banjarmasin, GEPAK Kalsel Dorong Pemuda Berdaya dan Berperan dalam Pembangunan
Wisuda Sarjana XX dan Angkat Sumpah Profesi Ners UCB, Lulusan Didorong Berkontribusi bagi Masyarakat
Setelah Malam Memerah, Kini Siang Diselimuti Asap, Karhutla Kembali Landa Belakang UNISKA Handil Bakti
Langit Handil Bakti Memerah, 2 Karhutla Hanya Jarak 2 Jam, Rumah Warga Tersambar
Penyelaman KM Virgo Dihentikan, SAR Perluas Pencarian 55 Korban ke Kalsel-Kalteng-Kalbar
Di Balik Sidak Jembatan Simpang Ulin : Aksi Cepat Advokat Legendaris Banua DR. Fauzan Ramon Kawal Warga Veteran
Hari ke 17 Evakuasi Tiga Korban KM Virgo Transport 8 Ditemukan Tim Penyelam, 61 Masih Dicari

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 23:49 WITA

Langit Banjarbaru Memerah, Karhutla Lahap Lahan di Jalan Golf Menuju Bandara

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 23:05 WITA

Dari RRI Banjarmasin, GEPAK Kalsel Dorong Pemuda Berdaya dan Berperan dalam Pembangunan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 19:55 WITA

Wisuda Sarjana XX dan Angkat Sumpah Profesi Ners UCB, Lulusan Didorong Berkontribusi bagi Masyarakat

Rabu, 7 Oktober 2026 - 17:20 WITA

Setelah Malam Memerah, Kini Siang Diselimuti Asap, Karhutla Kembali Landa Belakang UNISKA Handil Bakti

Selasa, 6 Oktober 2026 - 23:24 WITA

Langit Handil Bakti Memerah, 2 Karhutla Hanya Jarak 2 Jam, Rumah Warga Tersambar

Berita Terbaru

Verified by MonsterInsights