Aksi Tolak Pilkada Lewat DPRD Berujung Ricuh, Mahasiswa Dorong Barikade Polisi

Aksi Tolak Pilkada Lewat DPRD Berujung Ricuh, Mahasiswa Dorong Barikade Polisi

- Redaksi

Kamis, 15 Januari 2026 - 17:53 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(Foto Istimewa)

(Foto Istimewa)

BOMINDONESIA.COM, BANJARMASIN – Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) se-Kalimantan Selatan menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, Jalan Lambung Mangkurat, Kamis (15/1/2026).

Aksi tersebut menolak wacana pelaksanaan pemilihan kepala daerah (Pilkada) melalui DPRD.

Massa aksi secara tegas menuntut Ketua DPRD Kalsel, H Supian HK, turun langsung menemui mereka dan menerima aspirasi secara terbuka.

Dalam orasinya, mahasiswa menolak berdialog dengan perwakilan selain Ketua DPRD.

Mereka menegaskan tidak ingin aspirasi hanya diterima oleh staf atau pejabat lain.

Baca Juga :  Pers Mengawal Ketahanan Pangan untuk Kemandirian Bangsa

“Kami ingin Ketua DPRD Kalsel keluar menemui massa. Kami menolak dialog jika hanya diwakili pihak lain,” teriak salah satu orator di tengah kerumunan massa.

Mahasiswa menilai wacana Pilkada melalui DPRD sebagai bentuk kemunduran demokrasi.

Menurut mereka, kepala daerah harus dipilih langsung oleh rakyat, bukan melalui mekanisme politik di internal parlemen.

“Pilkada adalah mandat rakyat, bukan hasil konsolidasi elit politik di dalam gedung itu,” seru massa aksi dalam orasi lanjutan.

Situasi mulai memanas ketika massa aksi yang menunggu tanpa kepastian mencoba merangsek masuk ke area kantor DPRD Kalsel.

Baca Juga :  Gugat PD Baratala ke Pengadilan, PT Bimo Taksoko Gono Minta Kembalikan SPK Pertambangan

Upaya tersebut memicu saling dorong antara mahasiswa dan aparat kepolisian yang melakukan pengamanan.

Bentrok kecil dilaporkan terjadi hingga tiga kali.

Sejumlah mahasiswa terlihat terjatuh dan beberapa di antaranya harus dievakuasi menggunakan ambulans untuk mendapatkan perawatan medis.

Hingga sore hari, aparat keamanan masih melakukan penjagaan ketat di sekitar lokasi.

Sementara itu, Ketua DPRD Kalsel belum terlihat menemui massa aksi, dan unjuk rasa masih berlangsung dengan pengamanan ketat dari kepolisian.

*/ Editor :Mercurius

bomindonesia
Follow WhatsApp Channel bomindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Situasi Memanas, Aksi Ribuan Massa di Kantor Gubernur Kaltim Berakhir Ricuh
Disaksikan Ibu, Remaja 19 Tahun Tenggelam di Sungai Martapura Usai Alami Kejang
Kapolda Kalsel Cek Kesiapan Karhutla dan Dalmas, 750 Personel Disiagakan
Polda Kalsel Gagalkan Peredaran 43,8 Kg Sabu, Pelajar Jaksel Diduga Terseret Jaringan Fredy Pratama
Kebakaran Hebat Dekat Depot Pertamina Banjarmasin, Delapan Bangunan Hangus
Kurang dari Sepekan Pembunuh Sadis di Teluk Masjid Dibekuk Tim Gabungan Polda Kalsel-Kalteng
Ketua DPRD Antar Aspirasi BEM se-Kalsel ke DPR RI, Diterima Langsung Rikwanto hingga Endang Agustina
BRI Tanjung Tabalong Tegaskan Zero Tolerance Korupsi, Oknum Pelaku Sudah Dipecat

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 23:52 WITA

Situasi Memanas, Aksi Ribuan Massa di Kantor Gubernur Kaltim Berakhir Ricuh

Minggu, 19 April 2026 - 19:19 WITA

Disaksikan Ibu, Remaja 19 Tahun Tenggelam di Sungai Martapura Usai Alami Kejang

Selasa, 14 April 2026 - 16:03 WITA

Kapolda Kalsel Cek Kesiapan Karhutla dan Dalmas, 750 Personel Disiagakan

Senin, 13 April 2026 - 14:43 WITA

Polda Kalsel Gagalkan Peredaran 43,8 Kg Sabu, Pelajar Jaksel Diduga Terseret Jaringan Fredy Pratama

Kamis, 9 April 2026 - 13:42 WITA

Kebakaran Hebat Dekat Depot Pertamina Banjarmasin, Delapan Bangunan Hangus

Berita Terbaru

Verified by MonsterInsights