Dari Lapak ke Panggung: Kisah Ibu Rani dan Dikha, Penari Viral yang Tumbuh Bersama PNM – bomindonesia.com

Dari Lapak ke Panggung: Kisah Ibu Rani dan Dikha, Penari Viral yang Tumbuh Bersama PNM

- Redaksi

Jumat, 11 Juli 2025 - 21:36 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Direktur Utama PNM, Arief Mulyadi bersama Dika, Penari Pacu Jalur yang viral dan mendunia (Foto Istimewa)

Direktur Utama PNM, Arief Mulyadi bersama Dika, Penari Pacu Jalur yang viral dan mendunia (Foto Istimewa)

BOMINDOMESIA.COM,JAKARTA – Viral di media sosial sebagai penari cilik “Aura Farming” yang memukau, Rayyan Arkan Dikha ternyata bukan hanya sekadar fenomena panggung. Di balik setiap gerakan tarinya, berdiri sosok ibu tangguh bernama Rani Ridawati, seorang nasabah PNM Mekaar asal Riau yang telah menjadi bagian keluarga besar PT Permodalan Nasional Madani (PNM) sejak 2017.

PNM mengenal Ibu Rani bukan hanya sebagai pelaku usaha ultra mikro, tetapi sebagai ibu yang sabar dan tak pernah lelah menemani anaknya merajut mimpi. Berawal dari warung kecil yang menjual keripik dan minuman ringan, Ibu Rani memanfaatkan pinjaman dan pendampingan PNM Mekaar untuk mendukung usaha rumahan sekaligus aktivitas anaknya sebagai penari tradisional pacu jalur sejak usia 9 tahun.

Setiap kali Dikha tampil di panggung atau gelanggang pacu jalur, Ibu Rani ikut hadir bukan sekadar sebagai penonton. Ia membuka lapak sederhana di dekat lokasi lomba, menjajakan dagangan sambil sesekali menyeka peluh dan menatap panggung dengan doa. Di sanalah, ia menjadi saksi langsung atas perjuangan anaknya, sambil tetap berjualan demi dapur tetap mengepul.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Direktur Utama PNM, Arief Mulyadi, mengapresiasi perjalanan Dikha dan Ibu Rani.
Dalam pertemuan hangat, Arief memberi pesan langsung kepada Dikha:

“Dikha adalah bagian dari keluarga besar PNM, karena emak Dikha sudah jadi nasabah kami sejak 2017. Sekarang Dikha sudah dikenal banyak orang. Tolong dijaga ya, tetap rendah hati dan istiqomah. Kalau sudah besar, ingat, kita tetap butuh orang lain.”ujar nya melalui press release, Jumat (11/7/2025)

Kisah Ibu Rani dan Dikha menjadi refleksi nyata dari semangat jutaan perempuan nasabah PNM Mekaar yang kini mencapai lebih dari 22,4 juta orang di seluruh Indonesia, tersebar di 6.165 kecamatan. Mereka adalah para ibu yang menjadikan cinta pada keluarga sebagai kekuatan utama untuk tumbuh dan bertahan.

PNM meyakini bahwa pemberdayaan perempuan bukan hanya tentang usaha, tapi juga tentang membangun generasi. Dalam ungkapan tulusnya, Ibu Rani berkata dengan mata berkaca,

“Terima kasih untuk PNM, untuk Pak Arief Mulyadi yang telah membantu keluarga kami selama ini.”

Kini, nama Dikha harum di panggung budaya dan media sosial. Tapi di balik ketenaran itu, tetap ada lapak kecil Ibu Rani yang setia menemani, dan peran PNM yang tak pernah berhenti mendampingi dalam setiap langkahnya.

Penulis*/ Editor Mercurius

Follow WhatsApp Channel bomindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Astamaops Polri dan KSAL Tinjau Karhutla Kalsel, Kapolda Turun Langsung Padamkan Api
BREAKING NEWS ! Presiden Prabowo Turun Langsung Pimpin Penanganan Karhutla di Kalimantan
Semarak HUT ke-81 RI, Warga Gang Buntu Grogol Selatan Rayakan Kemerdekaan dengan Penuh Kekompakan
Monyet Liar “Teror” Warga Inhil, Kini Jalani Observasi di BBKSDA Riau
Tangis Bocah Iringi Kepergian Sang Ayah, Pria Tewas Diduga Dikeroyok karena Dituduh Curi Ayam
Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Diduga Terkait Kasus TPPU
Kuntadi Resmi Jabat Jampidsus, Jaksa Agung Tekankan Penanganan Korupsi tanpa Tebang Pilih
Febrie Adriansyah Mundur dari Jabatan Jampidsus, Kejagung Pastikan Penanganan Perkara Tetap Berjalan

Berita Terkait

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 22:28 WITA

Astamaops Polri dan KSAL Tinjau Karhutla Kalsel, Kapolda Turun Langsung Padamkan Api

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 12:56 WITA

BREAKING NEWS ! Presiden Prabowo Turun Langsung Pimpin Penanganan Karhutla di Kalimantan

Minggu, 16 Agustus 2026 - 20:04 WITA

Semarak HUT ke-81 RI, Warga Gang Buntu Grogol Selatan Rayakan Kemerdekaan dengan Penuh Kekompakan

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 01:16 WITA

Monyet Liar “Teror” Warga Inhil, Kini Jalani Observasi di BBKSDA Riau

Minggu, 26 Juli 2026 - 16:15 WITA

Tangis Bocah Iringi Kepergian Sang Ayah, Pria Tewas Diduga Dikeroyok karena Dituduh Curi Ayam

Berita Terbaru

Banjarmasin Bungas

Kabel Semrawut Ditata, Pemko Banjarmasin Siapkan Aturan Fiber Optik

Minggu, 23 Agu 2026 - 20:43 WITA

Verified by MonsterInsights