Demo Pati Rusuh, Pagar Kantor Bupati Roboh, Polisi Tembakan Gas Air Mata

Demo Pati Rusuh, Pagar Kantor Bupati Roboh, Polisi Tembakan Gas Air Mata

- Redaksi

Kamis, 14 Agustus 2025 - 07:18 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Demo ribuan massa di depan Kantor Pemkab Pati yang berlangsung hari ini, Rabu, 13 Agustus 2025, dilaporkan telah berujung ricuh. Foto: Istimewa

Demo ribuan massa di depan Kantor Pemkab Pati yang berlangsung hari ini, Rabu, 13 Agustus 2025, dilaporkan telah berujung ricuh. Foto: Istimewa

BOMINDONESIA.COM, PATI — Demo ribuan massa di depan Kantor Pemkab Pati yang berlangsung hari ini, Rabu, 13 Agustus 2025, dilaporkan telah berujung ricuh.

Dilansir semarang.inews.id, kericuhan pecah di depan Kantor Bupati Pati setelah massa yang berunjuk rasa merasa kecewa karena tidak ada pihak dari pemerintah kabupaten yang bersedia menemui mereka.

Beberapa laporan menyebutkan bahwa massa mulai melemparkan botol minuman dan benda lain ke arah aparat kepolisian.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Akibat kericuhan itu pagar kantor bupati Pati Roboh karena desakan massa yang hebat.

Baca Juga :  Imbauan Waspada Beredar, Geng Motor Serang Warga Banjarmasin secara Acak

Sementara aparat kepolisian membalas pelemparan tersebut dengan menembakkan gas air mata untuk membubarkan massa.

Hal ini sempat membuat sebagian demonstran membubarkan diri.

Kapolresta Pati, Kombes Pol Jaka Wahyudi, menduga ada penyusup di antara kerumunan massa yang memprovokasi kericuhan.

Pihaknya sedang berkoordinasi dengan koordinator lapangan (korlap) untuk meredam situasi.

Sebelumnya, massa telah bertekad untuk tetap bertahan di lokasi hingga tuntutan mereka agar Bupati Sudewo mundur terpenuhi. Pihak kepolisian memang sudah mengantisipasi potensi ricuh dengan menyiapkan gas air mata dan meriam air.

Baca Juga :  Dituntut 5 Tahun Penjara karena Ganja, Dua Pemuda Banjarmasin Minta Keringanan Hukuman

Bupati Pati, Sudewo disorot terkait polemik kenaikan tarif Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) yang dinilai memberatkan masyarakat.

Kenaikan tarif hingga maksimal 250 persen itu sempat memicu kericuhan antara warga dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) pada Selasa, 5 Agustus 2025 lalu.

Meski berjanji akan mengkaji kebijakan serta meminta maaf atas pernyataannya sebelumnya terkait jumlah massa aksi mencapai 5.000 hingga 50.000 orang karena dianggap menantang warga, namun aksi tetap jalan.

*/ Editor : Mercurius

bomindonesia

Follow WhatsApp Channel bomindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Lepas Kendali, Tongkang milik PT MBP Tabrak Kapal Kayu Muatan Pupuk hingga Tenggelam
Promosi ke Babel, Kombes Pol Adam Erwindi Tinggalkan Jejak Positif, Dikenal Komunikatif dan Responsif oleh Insan Pers Kalsel
Polri Hadir hingga Pelosok, Polda Kalsel Sebar 2.244 Paket Sembako untuk Warga Membutuhkan
Api Mengamuk Gegerkan Warga KS Tubun Gang 2 Damai
Api Mengamuk di Gang Family, Pemilik Rumah tak Sempat Selamatkan Barang
Viral Cosplay Tuyul di Banjarmasin Tengah Malam, Sekelompok Remaja Langsung Ditegur Polisi
BRI Banjarmasin Samudera Apresiasi Tuntutan Kasus Korupsi Kredit Fiktif di Unit Kuin Alalak
Mobil Terbakar di Jembatan Alalak, Pasutri Diduga Mabuk

Berita Terkait

Jumat, 3 Juli 2026 - 15:50 WITA

Lepas Kendali, Tongkang milik PT MBP Tabrak Kapal Kayu Muatan Pupuk hingga Tenggelam

Kamis, 2 Juli 2026 - 23:24 WITA

Promosi ke Babel, Kombes Pol Adam Erwindi Tinggalkan Jejak Positif, Dikenal Komunikatif dan Responsif oleh Insan Pers Kalsel

Kamis, 25 Juni 2026 - 12:41 WITA

Polri Hadir hingga Pelosok, Polda Kalsel Sebar 2.244 Paket Sembako untuk Warga Membutuhkan

Jumat, 12 Juni 2026 - 19:33 WITA

Api Mengamuk Gegerkan Warga KS Tubun Gang 2 Damai

Jumat, 12 Juni 2026 - 10:48 WITA

Api Mengamuk di Gang Family, Pemilik Rumah tak Sempat Selamatkan Barang

Berita Terbaru

Banjarmasin Bungas

Pemadaman Listrik Akibat Kendala Teknis, Yamin Berharap Pemulihan Dipercepat

Selasa, 7 Jul 2026 - 19:55 WITA

Verified by MonsterInsights