BOMINDONESIA.COM, BANJARMASIN – Satu-persatu persoalan genangan air di Kota Banjarmasin diatasi dengan pembuatan drainase. Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kota Banjarmasin sudah memulai proses pengerjaan drainase di berbagai titik.
Kepala Bidang Drainase, Herwita Oktania menyampaikan, titik genangan air di kota ini terus dilakukan inventarisir dan tindakan nyata.
Tahun ini ada beberapa titik lokasi usulan masyarakat dan pokir yang akan digarap, diantarnya pembuatan drainase di wilayah Jalan KS-Tubun, Saka Permai, Wildan III, Jl. Ratu Zaleha Gg Pandan Sari dan Jl Cemara Ujung Depan ponpes Alfurqon serta drainase lingkungan lainnya.

“Sekarang masih tahap proses pengadaan barang/jasa dan kita target semua selesai di bulan Mei ini. Setelah itu segera dikerjakan dan semuanya bisa selesai tepat waktu sebelum musim hujan atau sekitar di bulan Oktober,” ujarnya.
Harwita melanjutkan, bahwa nilai pekerjaan drainase keseluruhan dibidangnya ada sekitar kurang lebih Rp 7 miliar. Dan proyek paling besar pengerjaan di wilayah KS Tubun – Kelayan B, Banjarmasin Selatan.
Ditanya soal kondisi drainase dititik jalan Provinsi dan nasional, contohnya Jalan Brigjen Hasan Basri, S Parman (Nasional) kemudian Jalan Sultan Adam dan Pangeran Hidayatullah (Provinsi).
Kondisi drainase di empat titik tersebut tidak berfungsi dengan baik, dan menyebabkan genangan yang dikeluhkan warga juga mengganggu lalu lintas.
Menanggapi itu, PUPR Kota Banjarmasin tidak memiliki wewenang, namun tetap dikoordinasikan dan diusulkan ke Pemerintah Pusat dan Pemerintah Provinsi mengenai kondisi tersebut.
Meskipun itu, pihaknya hanya bisa membantu sebatas pemeliharaan membersihkan drainase, misal karena sampah dan lumpur sedimentasi. Selebihnya soal perbaikan/rekonstruksi struktur, itu wewenang provinsi maupun nasional.
“Drainase di jalan provinsi dan nasional, kita tidak memiliki wewenang itu. Namun upaya peningkatan drainase di sejumlah kawasan sebenarnya bisa dilakukan asalkan mendapat ijin sesuai wewenang status jalan dan melihat kondisi anggaran yang dimiliki Pemerintah Kota Banjarmasin. Kita terus mengupayakan Banjarmasin memiliki saluran air yang memadai dan membuat nyaman masyarakat,” tutupnya.
Penulis : Hamdani














