Gubernur Kalsel Muhidin Tinjau Infrastruktur Strategis Jalan dan Jembatan

Gubernur Kalsel Muhidin Tinjau Infrastruktur Strategis Jalan dan Jembatan

- Redaksi

Kamis, 2 Januari 2025 - 16:18 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tinjau Infrastruktur Strategis Jalan dan Jembatan (Foto Istimewa/Bomindonesia)

Tinjau Infrastruktur Strategis Jalan dan Jembatan (Foto Istimewa/Bomindonesia)

BOMINDONESIA.COM, BANJARBARUGubernur Kalimantan Selatan (Kalsel) H. Muhidin melakukan peninjauan infrastruktur strategis jalan dan jembatan di Kabupaten Tanah Bumbu. Adapun infrastruktur strategis yang ditinjau yaitu, pembangunan jembatan Pulau Kalimantan-Pulau Laut yang menghubungkan dua daerah kabupaten Batulicin dan Kotabaru.

Dalam peninjauan ini turut hadiri, Menteri Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq, Sekreraris Daerah Roy Rizali Anwar, Plt Asisten Perekonomian dan Pembangunan Isharwamto, Kadishub Kalsel, Fitri Hernadi, Kepala Bapenda, Subhan Nor Yaumil, Kadisbunnak Kalsel, Suparmi, Kadis Kehutanan, Fatimatuzzahra, Kadis Lingkungan Hidup Hanifah Dwi Nirwana dan Plt Kadis PUPR Kalsel, M Yasin Toyib.“Jadi kami bersama Menteri Lingkungan Hidup dan jajaran Kepala SKPD melakukan peninjauan dan mengontrol progres proyek strategis pembangunan jembatan Pulau Kalimantan-Pulau Laut,” kata Gubernur Kalsel H. Muhidin di Tanah Bumbu, Rabu (1/1/2025).

Ia berharap agar pengerjaan proyek ini dapat dipercepat dan lebih optimal di tahun depan. Saat ini, progres yang telah dicapai adalah tahap pertama sepanjang 350 meter dan tahap kedua sepanjang 400 meter, dengan total 750 meter yang sudah dikerjakan.

Baca Juga :  Pers Mengawal Ketahanan Pangan untuk Kemandirian Bangsa

“Diharapkan proyek ini dapat selesai dalam waktu tiga tahun. Karena dengan adanya jembatan ini maka arus transportasi barang atas daerah dapat berjalan lancar dan juga menggerakan perekonomian masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Plt Kadis PUPR Kalsel M Yasin Toyib menjelaskan tentang rencana pembiayaan proyek pembangunan jembatan pulau laut-pulau Kalimantan yang diharapkan akan sepenuhnya diambil alih oleh pemerintah pusat.

Total biaya yang diperlukan untuk penyelesaian jembatan ini diperkirakan mencapai sekitar 5,9 triliun. Namun pada tahap awal mencapai Rp1,2 triliun dengan rincian tahun 2024 sebesar 500 miliar kemudian tahun 2025 sebesar Rp750 miliar.“Meskipun target penyelesaian secara teknis bisa dalam dua tahun, faktor pendanaan menjadi tantangan, sehingga diharapkan proyek ini dapat selesai dalam waktu 3 hingga 4 tahun,” kata Yasin.

Baca Juga :  Setelah Hilang Semalaman, Bocah 8 Tahun Ditemukan Meninggal Dunia di Sungai Simpang Limau

Ia berharap dengan terbangunnya jembatan Pulau Laut-Pulau Kalimantan ini tidak hanya memperlancar arus transportasi barang tetapi juga menggerakkan perekonomian masyarakat setempat, termasuk pembangunan pelabuhan besar di Pulau Laut yang diharapkan dapat mengatasi masalah pasang surut dan sedimentasi yang sering mengganggu pelabuhan di Banjarmasin. “Dengan adanya jembatan dan pelabuhan baru, diharapkan kegiatan ekonomi akan lebih efisien dan efektif,” pungkasnya.

Untuk diketahui pada Selasa (31/12/2024) rombongan Gubernur Kalsel H. Muhidin juga melakukan peninjauan jalan lintas Banjarbaru-Batulicin.

Dalam peninjauan itu ia meminta agar geometri jalan dapat di perbaiki ulang dan ada fasilitas keselamatan seperti lampu merah, rambu-rambu jalan dan lampu penerangan.

bomindonesia

Penulis : Mercurius

Editor : Mercurius

Follow WhatsApp Channel bomindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ketua DPRD Mura Dorong Peningkatan Layanan Haji, Usulkan Pendamping Jamaah Tahun 2027
Sidang Lanjutan Dugaan Pengancaman di Area Tambang PT Asmin Bara Bronang, Kuasa Hukum Terdakwa Pertanyakan Alat Bukti JPU
Fauzan Ramon Apresiasi Pelayanan RS Ciputra, YLK Intan Banjar Siap Kawal Mutu Layanan Rumah Sakit di Kalsel
Pemkab Kotabaru Gelar Tabligh Akbar Dalam Rangka Harjad ke-76
DPRD Mura Mulai Bahas Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025, Soroti Dampak Nyata Bagi Masyarakat
Dukung Program ASRI Presiden Prabowo, Kapolda Kalsel Pimpin Aksi Bersih-Bersih Siring 0 Kilometer
Lemahnya Pengawasan Pelayanan Publik, YLK Intan Kalimantan Dorong Peran Lembaga Konsumen
Sengketa Lahan Cempaka Belum Tuntas, Warga Tagih Realisasi Putusan MA saat Wamen ATR/BPN Kunjungi Banjarbaru

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 15:31 WITA

Ketua DPRD Mura Dorong Peningkatan Layanan Haji, Usulkan Pendamping Jamaah Tahun 2027

Rabu, 10 Juni 2026 - 12:51 WITA

Sidang Lanjutan Dugaan Pengancaman di Area Tambang PT Asmin Bara Bronang, Kuasa Hukum Terdakwa Pertanyakan Alat Bukti JPU

Senin, 8 Juni 2026 - 14:53 WITA

Fauzan Ramon Apresiasi Pelayanan RS Ciputra, YLK Intan Banjar Siap Kawal Mutu Layanan Rumah Sakit di Kalsel

Sabtu, 6 Juni 2026 - 11:52 WITA

Pemkab Kotabaru Gelar Tabligh Akbar Dalam Rangka Harjad ke-76

Jumat, 5 Juni 2026 - 15:19 WITA

DPRD Mura Mulai Bahas Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025, Soroti Dampak Nyata Bagi Masyarakat

Berita Terbaru

Banjarmasin Bungas

Sekda Tezar Dorong IKM Segera Daftarkan Usaha ke SIINas

Rabu, 10 Jun 2026 - 19:11 WITA

Banjarmasin Bungas

Banjarmasin Raih Penghargaan Indeks Daya Saing Daerah dari BRIN

Rabu, 10 Jun 2026 - 07:51 WITA

Verified by MonsterInsights