Innalillahi wa innailaihi rojiun, Titiek Puspa Meninggal Dunia: Indonesia Kehilangan Legenda Penyanyi dan Pencipta Lagu Abadi

Innalillahi wa innailaihi rojiun, Titiek Puspa Meninggal Dunia: Indonesia Kehilangan Legenda Penyanyi dan Pencipta Lagu Abadi

- Redaksi

Kamis, 10 April 2025 - 19:55 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Titiek Puspa (Foto Istimewa)

Titiek Puspa (Foto Istimewa)

BOMINDONESIA.COM, JAKARTA – Innalillahi wa innailaihi rojiun. Indonesia kehilangan sosok yang lebih dari sekadar penyanyi.

Ia adalah penyair kehidupan, pencipta lagu-lagu abadi, aktris penuh pesona, dan guru spiritual dalam bentuk seorang seniman: Titiek Puspa.

Dalam usia 87 tahun, perempuan bernama lahir Sudarwati ini menutup usia dengan meninggalkan jejak yang dalam di hati jutaan orang.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Titiek Puspa mengembuskan napas terakhirnya di Rumah Sakit Medistra, Gatot Subroto, Jakarta Selelatan pada Kamis (10/4/2024), pukul 16.25 WIB.

Kabar duka tersebut dikonfirmasi oleh Mia, manajer sang penyanyi melalui sambungan telepon. “Iya, Eyang Titiek baru saja meninggal. Sekitar 15 menit lalu,” katanya.

Sebelum mengembuskan napas terakhirnya, Titiek Puspa dilarikan ke Rumah Sakit Medistra, Gatot Subroto , pada 26 Maret 2025.

Sang penyanyi dilarikan ke rumah sakit usai pingsan saat syuting di salah satu program televisi swasta.  Putri pertama Titiek Puspa, Pety Tunjungsari, membenarkan kabar duka meninggalnya ibunda tercinta.

Innalilahi wa inna ilaihi rojiun, telah wafat ibu kami, eyang buyut, mertua, eyang buyut, ibu titiek puspa, hj, titiek puspa usia 87 tahun hari ini 10 april 2025, pukul 16.25, di Rumah Sakit medistra dengan tenang dengan damai,” ujar Pety Tunjungsari di Rumah Sakit Medistra.

Terima kasih atas doa doa dari handay taulan sobat sejawat eyang yang dirahmati Allah SWT, se-Indonesia,” sambung Pety Tunjungsari

Mewakili keluarga, Pety memohon maaf andai semasa hidupnya almarhumah mempunyai kesalahan perkataan dan perbuatan, baik disengaja atau tidak. Ia memohon doa untuk almarhumah agar diterima di sisi Tuhan Yang Maha Esa.

Baca Juga :  Race 2 di WorldSBK Inggris, Ini Dihadapi Jonathan Rea

Mohon maaf apabila ada kesalahan dari eyang Titiek Puspa selama 67 tahun beliau berkarier di negeri tercinta ini indonesia. Mohon maaf kalau ada salah kata salah laku, tolong doakan ibu saya agar supaya perjalanannya lancar,” ucapnya

Pety mengungkapkan bahwa jenazah Titiek Puspa akan disemayamkan di rumah duka di Kawasan Pancoran Timur Raya, Jakarta Selatan. “Mengenai rumah duka insya Allah akan disemayamkan di Wisma Puspa, Pancoran Timur Raya,” imbuhnya

Adapun terkait prosesi pemakaman, Pety belum dapat mengungkapnya lebih lanjut. Ia mengaku akan kembali menginformasikan hal itu nantinya. “Nanti dikabarkan lagi,” pungkas Pety Tunjungsari.

Kepergian Titiek Puspa menyisakan duka mendalam di dunia seni dan hiburan Tanah Air. Kabar duka itu datang seperti nada sendu yang mengalun pelan—menyentuh, menyayat, namun tetap indah dikenang.

Bunda Titiek, begitu banyak artis muda menyapanya, telah pergi, namun warisan karya dan keteladanannya tak akan pernah ikut mati.

Perjalanan Panjang Seorang Legenda

Lahir di Tanjung, Kalimantan Selatan, pada 1 November 1937, Titiek Puspa tumbuh dari keluarga sederhana yang memupuk nilai-nilai kerja keras dan kesederhanaan.

Bakat seninya mulai bersinar saat ia mengikuti lomba menyanyi yang diselenggarakan oleh RRI. Dari panggung kecil itulah, Indonesia mulai mengenal suara emas yang kelak menjadi tembang kenangan di banyak hati.

Namun suara indah bukan satu-satunya keajaiban Titiek. Ia juga seorang pencipta lagu ulung. Karya-karyanya, seperti Kupu-Kupu Malam, Bing, Apanya Dong, hingga Marilah Kemari, bukan hanya populer—mereka hidup.

Baca Juga :  Setelah SP3 KPK, Kejagung Geledah Kemenhut dalam Kasus Korupsi IUP Nikel Konawe Utara

Lagu-lagu itu bicara tentang kehidupan, cinta, duka, perjuangan, dan keberanian perempuan dengan cara yang elegan dan menggugah.

Tak hanya bermusik, Titiek juga merambah dunia seni peran. Film-film yang dibintanginya menampilkan sosok wanita kuat, anggun, dan autentik—persis seperti dirinya di dunia nyata.

Melampaui Sakit, Menyala Lebih Terang

Tahun-tahun terakhir hidupnya tidak selalu mudah. Ia pernah berjuang melawan kanker, dan dalam usia senja, kembali menjalani perawatan intensif akibat kondisi kesehatannya yang menurun.

Namun justru dari titik-titik rapuh itu, semangat hidupnya tetap menyala. Ia masih aktif di berbagai acara dan media sosial, menularkan energi positif kepada generasi muda.

“Jangan pernah takut menjadi tua. Yang penting, tetap punya semangat muda,” ucapnya dalam salah satu unggahan Instagram, yang kini menjadi semacam wasiat kehidupan.

Ia adalah lambang keteguhan dalam berkarya, bahkan ketika tubuh renta tak lagi sekuat dulu. Baginya, hidup adalah panggung dan panggung adalah tempat suci untuk menebar kebaikan.

Kepergian Seorang Ibu Bangsa

Titiek Puspa bukan hanya milik dunia hiburan. Ia adalah wajah Indonesia yang lembut namun kuat, perempuan yang merangkul generasi dengan lagu, nasihat, dan kehangatan. Presiden, menteri, penyanyi muda, dan rakyat biasa—semua merasa kehilangan yang sama.

Titiek Puspa telah pergi, namun tidak benar-benar hilang. Ia hidup dalam setiap nada, dalam setiap bait lagu, dalam kenangan panggung, dan dalam hati para pecinta seni.

Selamat jalan, Bunda Titiek. Cahaya yang kau nyalakan akan terus menyala, selamanya.

bomindonesia

Penulis : Mercurius

Editor : Mercurius

Sumber Berita: Dirangkum berbagai sumber

Follow WhatsApp Channel bomindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Yuk Tonton di Bioskop Kesayangan, Ini Film Terbaru
Video Orangutan Hadang Ekskavator Kembali Viral, jadi Simbol Perlawanan Satwa Liar
Revisi UU Polri, Aspek Ini yang Dibahas
Doa Ketika Wukuf di Padang Arafah
Ketika Pekerjaan Tak Lagi Pasti : Ancaman Job Insecurity di Dunia Kerja Modern
200 Ribu Anak Terpapar Judi Online, Masyarakat Harus Jadi Benteng Utama Pencegahan
Cek Kalender Bulan Juni 2026, Kapan Libur?
Di Tengah Gempuran Teknologi, Mainan Kayu Desa Panggung Tetap jadi Buruan Pelintas

Berita Terkait

Selasa, 26 Mei 2026 - 12:30 WITA

Yuk Tonton di Bioskop Kesayangan, Ini Film Terbaru

Senin, 25 Mei 2026 - 23:12 WITA

Video Orangutan Hadang Ekskavator Kembali Viral, jadi Simbol Perlawanan Satwa Liar

Senin, 25 Mei 2026 - 21:48 WITA

Revisi UU Polri, Aspek Ini yang Dibahas

Senin, 25 Mei 2026 - 20:31 WITA

Doa Ketika Wukuf di Padang Arafah

Minggu, 24 Mei 2026 - 19:28 WITA

Ketika Pekerjaan Tak Lagi Pasti : Ancaman Job Insecurity di Dunia Kerja Modern

Berita Terbaru

Film Terbaru Disclosure Day

Lifestyle

Yuk Tonton di Bioskop Kesayangan, Ini Film Terbaru

Selasa, 26 Mei 2026 - 12:30 WITA

Verified by MonsterInsights