Karhutla Terus Mengganas, Pemprov Kalteng Perkuat Penanganan di Dua Wilayah Rawan – bomindonesia.com

Karhutla Terus Mengganas, Pemprov Kalteng Perkuat Penanganan di Dua Wilayah Rawan

- Redaksi

Jumat, 31 Juli 2026 - 21:04 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PEMADAMAN KARHUTLA – Petugas gabungan berupaya memadamkan kobaran api menggunakan semprotan saat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di salah satu titik rawan di Kalimantan Tengah. Hingga akhir Juli 2026, luas lahan yang terbakar di Kalteng mencapai 3.096,52 hektare. (foto: Mercy  )

PEMADAMAN KARHUTLA – Petugas gabungan berupaya memadamkan kobaran api menggunakan semprotan saat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di salah satu titik rawan di Kalimantan Tengah. Hingga akhir Juli 2026, luas lahan yang terbakar di Kalteng mencapai 3.096,52 hektare. (foto: Mercy )

BOMINDONESIA.COM,PALANGKARAYA – Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kalimantan Tengah terus menjadi perhatian. Hingga akhir Juli 2026, luas lahan yang terbakar telah mencapai 3.096,52 hektare. Kabupaten Pulang Pisau dan Kota Palangka Raya kini menjadi fokus penanganan melalui operasi gabungan darat, sungai, dan udara.

Seperti dilansir Beritasampit.com, Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran menyampaikan hal tersebut saat Rapat Koordinasi Penanganan Karhutla bersama Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) di Aula Jayang Tingang, Kantor Gubernur Kalteng, Kamis (30/7/2026).

Menurut Agustiar, operasi gabungan terus dilakukan di sejumlah titik rawan, di antaranya di Desa Tumbang Nusa, Kabupaten Pulang Pisau, serta Kelurahan Kameloh Baru, Kota Palangka Raya. Penanganan dilakukan melalui jalur darat, sungai, hingga udara untuk menekan meluasnya kebakaran.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kita perkuat strategi penanggulangan Karhutla melalui sinergi dan kolaborasi bersama, dengan dukungan TNI dan Polri,” ujarnya.

Ia menjelaskan, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah juga telah melakukan berbagai langkah antisipasi, mulai dari diseminasi informasi, supervisi ke kabupaten dan kota rawan Karhutla, hingga menerbitkan surat kepada seluruh bupati dan wali kota agar meningkatkan upaya mitigasi serta menetapkan status darurat sesuai kebutuhan.

Agustiar menambahkan, Pemprov Kalteng telah menetapkan Status Siaga Darurat Bencana Karhutla yang berlaku sejak 26 Mei hingga 31 Oktober 2026. Dengan status tersebut, Kalimantan Tengah memperoleh dukungan dari BNPB berupa Operasi Modifikasi Cuaca (OMC), patroli udara, dan water bombing untuk memperkuat pengendalian kebakaran.

“Kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada BNPB atas dukungan dalam upaya pengendalian Karhutla di Kalimantan Tengah,” katanya.

Berdasarkan data yang dipaparkan, luas Karhutla di Kalimantan Tengah hingga akhir Juli 2026 mencapai 3.096,52 hektare, terdiri dari 673,92 hektare di areal penggunaan lain (APL) dan 2.395,6 hektare di kawasan hutan.

Pemerintah berharap sinergi antara pemerintah daerah, BNPB, TNI, Polri, serta seluruh pemangku kepentingan dapat menekan laju kebakaran, mengurangi dampak kabut asap, dan mencegah meluasnya Karhutla di musim kemarau.

Pantauan wartawan bomindonesia.com hingga Jumat (31/7/2026) sore, petugas gabungan dari  Dinas Kehutanan, TNI / Polri  lengkap dengan armada mobil memenuhi pinggir jalan di tiap titik api dari  Tumbang Nusa hingga Kelampangan , Palangka Raya

*/ Editor Mercurius

Follow WhatsApp Channel bomindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DPRD Murung Raya Setujui Raperda Terhadap Perubahan Ketiga Pembentukan Susunan Perangkat Daerah
Kantor PLN Palangka Raya Disegel Massa, Bangkai Ayam Ditebar sebagai Simbol Kerugian
Ketua DPC FKPWK Kapuas Dr. Junaidi Tutup Usia, Keluarga Besar FKPWK Berduka
Paripurna DPRD Mura Bahas KUA-PPAS 2027 dan Serap Aspirasi Hasil Reses
Tuti Marheni: DPRD Komitmen Dukung Pengembangan Perguruan Tinggi Kesehatan di Murung Raya
Dina Maulidah Dorong Setiap Desa di Murung Raya Miliki Produk Unggulan
PKB Kapuas Perkuat Sinergi dengan PCNU, Tommy Saputra: PKB Lahir dari Rahim NU
Sungai Katingan Kembalikan Korban Terakhir, Tragedi Tumbang Kalemei Renggut Tiga Polisi

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 21:04 WITA

Karhutla Terus Mengganas, Pemprov Kalteng Perkuat Penanganan di Dua Wilayah Rawan

Jumat, 31 Juli 2026 - 08:45 WITA

DPRD Murung Raya Setujui Raperda Terhadap Perubahan Ketiga Pembentukan Susunan Perangkat Daerah

Kamis, 30 Juli 2026 - 12:27 WITA

Kantor PLN Palangka Raya Disegel Massa, Bangkai Ayam Ditebar sebagai Simbol Kerugian

Minggu, 19 Juli 2026 - 14:33 WITA

Ketua DPC FKPWK Kapuas Dr. Junaidi Tutup Usia, Keluarga Besar FKPWK Berduka

Selasa, 14 Juli 2026 - 11:05 WITA

Paripurna DPRD Mura Bahas KUA-PPAS 2027 dan Serap Aspirasi Hasil Reses

Berita Terbaru

Verified by MonsterInsights