Kasus Tewasnya Buruh di Pekapuran Raya

Kasus Tewasnya Buruh di Pekapuran Raya, Polisi Amankan Dua Terduga Pelaku

- Redaksi

Selasa, 17 Maret 2026 - 17:18 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KORBAN PERKELAHIAN - Warga Pekapuran Raya berdatangan ke Gang Seroja, Banjarmasin Timur ke TKP korban tewas bersimbah darah berinisial MG (23) Senin (16/3/2026) malam (foto:istimewa)

KORBAN PERKELAHIAN - Warga Pekapuran Raya berdatangan ke Gang Seroja, Banjarmasin Timur ke TKP korban tewas bersimbah darah berinisial MG (23) Senin (16/3/2026) malam (foto:istimewa)

BOMINDONESIA.COM, BANJARMASIN – Kasus tewasnya seorang buruh berinisial MG (33) yang ditemukan bersimbah darah di Pekapuran Raya Gang Seroja, Banjarmasin Timur, Senin (17/3/2026) dini hari, kini memasuki tahap penyelidikan lebih lanjut oleh pihak kepolisian.

Korban yang diketahui merupakan warga Jalan Pekapuran Raya Gang Binjai itu sebelumnya ditemukan warga dalam kondisi mengalami luka parah di bagian kepala dan tubuh.

Korban kemudian dievakuasi ke RSUD Ulin Banjarmasin untuk mendapatkan penanganan medis.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Meski sempat mendapatkan perawatan dari tim medis, nyawa korban tidak dapat diselamatkan akibat luka yang cukup parah hingga akhirnya menghembuskan napas terakhirnya.

Kapolsek Banjarmasin Timur AKP Morris Widhi Harto mengatakan, pihaknya telah mengamankan dua orang yakni HA (32) dan AZ (21) untuk dimintai keterangan terkait peristiwa berdarah tersebut.

“Benar, telah terjadi perkelahian yang mengakibatkan korban MG meninggal dunia.
Saat ini kami masih melakukan penyelidikan terkait motif kejadian tersebut,” ujar Morris.

Ia menambahkan, kedua warga Pekapuran tersebut saat ini masih menjalani pemeriksaan guna mengetahui peran masing-masing dalam peristiwa tersebut.

Baca Juga :  Buka Puasa Bersama, IKADIN Banjarmasin Perkuat Solidaritas Antar Advokat

“Untuk sementara ada dua orang yang kami amankan guna menjalani pemeriksaan lebih lanjut,” jelasnya.

Selain itu, polisi juga telah mengamankan barang bukti berupa senjata tajam (sajam) yang diduga digunakan dalam perkelahian tersebut.

Dari hasil penyelidikan sementara, peristiwa tersebut bermula saat terjadi perkelahian satu lawan satu antara korban dan pelaku di tempat kejadian perkara (TKP).

Saat kejadian, saksi bernama Iriani (36) sempat meninggalkan lokasi karena merasa takut.

Menurut keterangan terduga pelaku HA, saat itu korban diduga datang ke rumah mertuanya dan menggedor pintu rumah.

HA yang mengetahui hal tersebut kemudian mendatangi lokasi dan melihat korban berada di sekitar rumah mertuanya.

Pelaku kemudian membacok korban menggunakan parang hingga mengenai tubuh korban.

Korban sempat berlari sebelum akhirnya terjatuh dan terkapar akibat luka yang dideritanya.

Setelah korban terkapar, terduga pelaku lainnya AZ bersama beberapa rekannya datang dan kembali memukul korban menggunakan balok kayu.

Baca Juga :  Viral, Mobil Unit Majta Peninggalan Almarhum Guru Zuhdi Dicuri, Berujung Laka Tunggal

Usai kejadian tersebut, korban kemudian dibawa ke RSUD Ulin Banjarmasin.

Namun setelah mendapatkan penanganan medis, korban dinyatakan meninggal dunia di rumah sakit tersebut.

Dari hasil pemeriksaan, korban mengalami luka robek di sejumlah bagian tubuh, di antaranya di bagian ubun-ubun kepala, telinga kiri tembus kepala, dahi sebelah kanan, ulu hati, punggung kiri dan kanan, siku tangan kiri, pergelangan tangan kiri, siku tangan kanan, betis kiri, pergelangan kaki kiri, paha kanan, tulang kering kaki kanan, telapak kaki kanan hingga bagian pantat kanan.

Secara keseluruhan korban mengalami sebanyak 17 luka robek di tubuhnya.

Untuk sementara terduga dua pelaku beserta barang bukti telah diamankan di Polsek Banjarmasin Timur guna proses penyelidikan lebih lanjut.
“Kejadian tersebut bermula karena sebelumnya korban diduga beberapa kali melakukan pencurian di tempat jaga malam milik pelaku AZ.

Selain itu korban juga datang ke rumah mertua pelaku dan menggedor pintu rumah,” pungkas Morris.

 

bomindonesia

Follow WhatsApp Channel bomindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Korban Gugur Bertambah, Bripda Nopandri Ditemukan Mengapung di Sungai Katingan
Aliran Dana Perkara KPU HSU Terkuak di Sidang, Kadis PUTR Akui Beri Rp35 Juta
Penggerebekan Bandar Narkoba di Katingan Berujung Maut, Satu Polisi Gugur dan Dua Personel Masih Hilang
Kapolda Kalsel Jadikan Hari Bhayangkara ke-80 Momentum Perkuat Kepercayaan Publik
Hari Bhayangkara ke-80, Subdit 3 Ditresnarkoba Polda Kalsel Raih Penghargaan Kapolda atas Pengungkapan 379 Kg Sabu
BREAKING NEWS !Duel Berdarah di Soetoyo S Berujung Maut, Video Viral Beredar Luas
Ditreskrimum Polda Kalsel Ringkus 211 Tersangka, Seluruh Kasus Pembunuhan Januari – Juni Terungkap
Empat Pejabat PDAM Batola Dijebloskan ke Penjara, Dugaan Korupsi Rugikan Negara Rp15 Miliar

Berita Terkait

Sabtu, 4 Juli 2026 - 22:31 WITA

Korban Gugur Bertambah, Bripda Nopandri Ditemukan Mengapung di Sungai Katingan

Kamis, 2 Juli 2026 - 23:30 WITA

Aliran Dana Perkara KPU HSU Terkuak di Sidang, Kadis PUTR Akui Beri Rp35 Juta

Kamis, 2 Juli 2026 - 14:35 WITA

Penggerebekan Bandar Narkoba di Katingan Berujung Maut, Satu Polisi Gugur dan Dua Personel Masih Hilang

Rabu, 1 Juli 2026 - 13:52 WITA

Kapolda Kalsel Jadikan Hari Bhayangkara ke-80 Momentum Perkuat Kepercayaan Publik

Rabu, 1 Juli 2026 - 13:35 WITA

Hari Bhayangkara ke-80, Subdit 3 Ditresnarkoba Polda Kalsel Raih Penghargaan Kapolda atas Pengungkapan 379 Kg Sabu

Berita Terbaru

Verified by MonsterInsights