KLHK Target 306 TPA Open Dumping di Indonesia Ditutup

KLHK Target 306 TPA Open Dumping di Indonesia Ditutup

- Redaksi

Jumat, 31 Januari 2025 - 06:25 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kunjungan Menteri KLHK, Hanif Nurofiq di TPA Basirih Banjarmasin, 28/11/2024.

Kunjungan Menteri KLHK, Hanif Nurofiq di TPA Basirih Banjarmasin, 28/11/2024.

BOMINDONESIA.COM, BANJARMASIN – Sejumlah 306 Tempat Pembuangan Akhir (TPA) di seluruh Indonesia menjadi target penutupan permanen oleh Kementerian Lingkungan Hidup (KLH).

TPA yang disasar adalah yang menerapkan sistem open dumping atau terbuka. Hal itu dilakukan karena TPA terbuka dinilai berbahaya bagi lingkungan, apalagi jika berdekatan dengan pemukiman.

Seperti yang dilansir Antara, IDN Times, 5 Januari 2025. Menteri Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq, menyebutkan alasan penutupan tersebut karena TPA seluas 32,46 hektare itu masih beroperasi secara open dumping atau tempat pengelolaan sampah di cekungan tanah terbuka, tanpa ditutup atau dilapisi tanah.

Katanya, pembuangan sampah seperti itu tidak perkenankan berdasarkan Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2008, tentang Pengelolaan Sampah.

Ada pun Pasal 44 pada UU No 18 Tahun 2008 menyebutkan pemerintah daerah harus menutup TPA sampah dengan sistem pembuangan terbuka, maksimal lima tahun sejak diundangkan pada 2008 atau seharusnya pada 2013.

Kementerian LH Saat ini sedang menyusun, termasuk opsi pengelolaan sampah menjadi energi listrik berbasis teknologi ramah lingkungan.

“Ini sedang dibangun,” ucap Hanif.

Sebelumnya, Hanif juga sudah melakukan sidak ke TPA Basirih di Banjarmasin, 28 Nopember 2024 lalu.

Baca Juga :  Banjarmasin Buka 444 Formasi CPNS dan PPPK, Guru Paling Banyak Dicari

Disela kunjungan ke TPA Basirih, Hanif mengarahkan agar Kota Banjarmasin segera membangun Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) dan tidak boleh open dumping.

Alasannya karena dengan kondisi lahan basah, tanah gambut seperti di Banjarmasin ini pengelolaan sampah dengan sanitary landfill tidak memungkinkan. Sehingga efektif jika dibangunkan TPST.

“Kita harapkan bisa dibangun TPST, ini lahan basah dan nanti soal teknisnya akan kita arahkan,” ujarnya kemudian tak lama itu meninggalkan lokasi.

bomindonesia

Editor : Hamdani

Sumber Berita: Antara, Idn Times

Follow WhatsApp Channel bomindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Febrie Adriansyah Mundur dari Jabatan Jampidsus, Kejagung Pastikan Penanganan Perkara Tetap Berjalan
Ribuan Bangkai Ikan Penuhi Sungai di Astambul, Pemkab Banjar dan Relawan Bergerak Cepat
Penggeledahan Kasus Korupsi Memanas, Polda Metro Dijaga Ketat, TNI Amankan Rumah Jampidsus
Demo di Jakarta, Warga Rantau Bakula Menuntut Keadilan Di Tengah Pertambangan PT MMI
Pasar Murah Disperdagin Bantu Warga Rusunawa Ganda Maghfirah
Banyak Orang Tua Memilih ke Sekolah Swasta​
Pemadaman Listrik Akibat Kendala Teknis, Yamin Berharap Pemulihan Dipercepat
Wali Kota Yamin Prihatin Pemadaman Listrik Bergilir Rugikan Pelaku Usaha Kecil

Berita Terkait

Sabtu, 11 Juli 2026 - 17:56 WITA

Febrie Adriansyah Mundur dari Jabatan Jampidsus, Kejagung Pastikan Penanganan Perkara Tetap Berjalan

Sabtu, 11 Juli 2026 - 17:48 WITA

Ribuan Bangkai Ikan Penuhi Sungai di Astambul, Pemkab Banjar dan Relawan Bergerak Cepat

Kamis, 9 Juli 2026 - 21:31 WITA

Penggeledahan Kasus Korupsi Memanas, Polda Metro Dijaga Ketat, TNI Amankan Rumah Jampidsus

Kamis, 9 Juli 2026 - 20:09 WITA

Demo di Jakarta, Warga Rantau Bakula Menuntut Keadilan Di Tengah Pertambangan PT MMI

Kamis, 9 Juli 2026 - 15:29 WITA

Pasar Murah Disperdagin Bantu Warga Rusunawa Ganda Maghfirah

Berita Terbaru

Verified by MonsterInsights