Kebijakan Arab Saudi Tentukan Haji 2026

Konflik Iran-AS dan Israel, Kebijakan Arab Saudi Tentukan Haji 2026

- Redaksi

Minggu, 15 Maret 2026 - 17:25 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pelayanan Haji Indonesia Terus Meningkat

Pelayanan Haji Indonesia Terus Meningkat

BOMINDONESIA.COM, JAKARTA – Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI menghadapi ujian berat menjelang pemberangkatan kelompok terbang (kloter) gelombang perdana penyelenggaraan ibadah haji 2026 M/ 1447 H (dua bulan lagi).

Mengingat situasi kawasan Timur Tengah tengah berkecamuk perang antara Iran melawan Amerika Serikat (AS) dan Israel yang berpotensi meluas dan memburuk.

Keamanan dan ruang udara untuk penerbangan menjadi faktor sangat krusial. Pasalnya misi haji Indonesia merupakan rombongan terbesar dengan kuota 221 ribu jamaah.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketua Komnas Haji, Mustolih Siradj mengatakan, penyelenggaraan ibadah haji tahun ini yang menandai awal transisi dari Kemenag ke Kemenhaj berada di persimpangan dan dilema. Di satu sisi ada ancaman keselamatan jamaah yang mutlak menjadi prioritas utama, namun jika membatalkan pengiriman jamaah secara sepihak akan memicu efek domino yang masif menimbulkan menumpuknya antrean (waiting list) ibadah haji.

Baca Juga :  Meutya Hafid Ajak Mahasiswa Gabung AI Talent Factory

“Bukan itu saja, uang triliunan biaya haji yang sudah dibayarkan sebagai komitmen membiayai pelbagai kebutuhan penyelenggaraan ibadah haji mulai dari penerbangan, hotel, konsumsi, transportasi, hingga biaya Masyair menjadi rumit jika dilakukan pembatalan, terlebih kontrak-kontrak tersebut dilakukan dengan pihak swasta (syarikah),” ucap Mustolih.

Baca Juga :  Polda Kalsel Gagalkan Peredaran 43,8 Kg Sabu, Pelajar Jaksel Diduga Terseret Jaringan Fredy Pratama

Menurutnya, Kemenhaj harus ekstra hati-hati dalam mengambil keputusan, apakah akan memberangkatkan misi haji 2026 M/ 1447 H, tidak mengirimkan atau mengirimkan dengan merubah skema perjalanan yang sudah dirancang.

Perlu dilakukan kajian komprehensif dan intensif dengan DPR, Kementerian Luar Negeri, Badan Intelijen TNI, kedutaan dan melihat bagaimana sikap negara-negara mayoritas muslim pengirim jamaah seperti Malaysia, Yaman, Pakistan, Turki dan negara kawasan Asia lainnya.

bomindonesia

Follow WhatsApp Channel bomindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Penggeledahan Kasus Korupsi Memanas, Polda Metro Dijaga Ketat, TNI Amankan Rumah Jampidsus
Demo di Jakarta, Warga Rantau Bakula Menuntut Keadilan Di Tengah Pertambangan PT MMI
Ramai Ditangkap KPK, Jangan Salahkan Biaya Pilkada
Dewan Pertimbangan SMSI Taufiequrachman Ruki Terima Bintang Kehormatan dari Presiden Prabowo di Hari Bhayangkara ke-80
Wali Kota Yamin Dianugerahi Sahabat Pers SMSI di Gedung Dewan Pers
Dulu Mengejar Narasumber, Ditanya Wartawan Soal Motor Listrik Nanik S Deyang Malah Ngacir
Dinamika Politik Kian Sentral, SMSI Pusat Firdaus Minta Media Siber Daerah Jaga Independensi
Pertamax Green Melonjak 31 Persen, Benarkah Bioetanol Solusi Ketahanan Energi?

Berita Terkait

Kamis, 9 Juli 2026 - 21:31 WITA

Penggeledahan Kasus Korupsi Memanas, Polda Metro Dijaga Ketat, TNI Amankan Rumah Jampidsus

Kamis, 9 Juli 2026 - 20:09 WITA

Demo di Jakarta, Warga Rantau Bakula Menuntut Keadilan Di Tengah Pertambangan PT MMI

Senin, 6 Juli 2026 - 10:12 WITA

Ramai Ditangkap KPK, Jangan Salahkan Biaya Pilkada

Rabu, 1 Juli 2026 - 21:00 WITA

Dewan Pertimbangan SMSI Taufiequrachman Ruki Terima Bintang Kehormatan dari Presiden Prabowo di Hari Bhayangkara ke-80

Kamis, 18 Juni 2026 - 21:58 WITA

Wali Kota Yamin Dianugerahi Sahabat Pers SMSI di Gedung Dewan Pers

Berita Terbaru

Screenshot

Banjarmasin Bungas

Pasar Murah Disperdagin Bantu Warga Rusunawa Ganda Maghfirah

Kamis, 9 Jul 2026 - 15:29 WITA

KORBAN PERKELAHIAN – Perkelahian berdarah mengakibatkan seorang pria tewas di kawasan Jalan Kelayan B, Banjarmasin, Senin (6/7/2026) pagi. Polisi masih menyelidiki motif dan kronologi kejadian. (foto: ilustrasi)

Peristiwa & Hukum

Perkelahian Maut di Kelayan B, Satu Tewas, Pelaku Masih Dirawat

Kamis, 9 Jul 2026 - 14:33 WITA

Verified by MonsterInsights