Polda Kalsel Gagalkan Peredaran 43,8 Kg Sabu, Pelajar Jaksel Diduga Terseret Jaringan Fredy Pratama

Polda Kalsel Gagalkan Peredaran 43,8 Kg Sabu, Pelajar Jaksel Diduga Terseret Jaringan Fredy Pratama

- Redaksi

Senin, 13 April 2026 - 14:43 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolda Kalsel saat konferensi pers pengungkapan kasus sabu 43,8 kilogram oleh Ditresnarkoba Polda Kalsel di Banjarmasin (Foto Istimewa)

Kapolda Kalsel saat konferensi pers pengungkapan kasus sabu 43,8 kilogram oleh Ditresnarkoba Polda Kalsel di Banjarmasin (Foto Istimewa)

BOMINDONESIA.COM, BANJARMASIN– Direktorat Reserse Narkoba Polda Kalimantan Selatan (Kalsel) berhasil menggagalkan peredaran narkotika jenis sabu dalam jumlah besar, yakni 43,8 kilogram, dari tangan dua tersangka berinisial AS dan RH.

Pengungkapan ini menjadi sorotan karena salah satu tersangka, AS, diketahui masih berstatus pelajar asal Jakarta Selatan.

Sementara rekannya, RH, merupakan warga Lampung yang bekerja sebagai wiraswasta.

Keduanya diduga merupakan bagian dari jaringan gembong narkotika internasional Fredy Pratama.

Kapolda Kalsel Irjen Pol Dr. Rosyanto Yudha Hermawan mengungkapkan, kedua tersangka diamankan oleh Subdit III Ditresnarkoba yang dipimpin AKBP Ade Harri di halaman Hotel Wisata, Banjarmasin Utara, pada 8 April 2026.

“Masing-masing tersangka membawa dua koper hitam berisi sabu dengan total berat 43.831,22 gram atau sekitar 43,8 kilogram,” ujarnya dalam konferensi pers, Senin (13/4/2026).

Baca Juga :  Polda Kalsel Raih Prestasi Gemilang di Kapolri Cup 2024

Dari hasil penyelidikan, keduanya merupakan bagian dari jaringan antarprovinsi yang meliputi Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, hingga Kalimantan Selatan.

Jaringan tersebut terafiliasi dengan sindikat narkotika internasional yang dikendalikan Fredy Pratama.

“Hal ini terlihat dari karakteristik kemasan sabu yang mereka bawa, yang identik dengan jaringan tersebut,” tambah Kapolda, didampingi Direktur Resnarkoba Kombes Pol Baktiar Joko Mujiono.

Atas perbuatannya, kedua tersangka dijerat dengan Pasal 114 ayat (2) juncto Pasal 132 ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman maksimal pidana mati atau penjara seumur hidup.

Selain itu, keduanya juga dikenakan Pasal 609 ayat (2) huruf a Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP junto Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana.

Baca Juga :  Subdit II Ditresnarkoba Polda Kalsel Berhasil Lumpuhkan Pemasok Narkoba Jaringan Aceh

Dalam kesempatan yang sama, Ditresnarkoba Polda Kalsel juga melakukan pemusnahan barang bukti narkotika hasil penindakan selama periode 23 Januari hingga 8 April 2026.

Selama kurun waktu tersebut, polisi menangani 45 laporan dengan total 59 tersangka, terdiri dari 57 laki-laki dan dua perempuan.

“Barang bukti yang dimusnahkan meliputi sabu seberat 75,2 kilogram dan 15.742 butir ekstasi, dengan pengungkapan kasus tersebar di Banjarmasin, Banjarbaru, dan Kabupaten Banjar,” jelas Kombes Pol Baktiar.

Dari pengungkapan tersebut, Polda Kalsel mengklaim berhasil menyelamatkan sekitar 391.850 jiwa dari ancaman penyalahgunaan narkotika, serta menghemat potensi biaya rehabilitasi negara hingga Rp1,95 triliun.

*/Editor Mercurius

bomindonesia
Follow WhatsApp Channel bomindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kembali Muncul, Yandi Pratama Siap Ramaikan Lagi Industri Musik Nasional
Muhammadiyah Siapkan Pabrik Infus Skala Besar, Target Operasi 2028
Kasus Pembunuhan Bidan di Kelayan, Encek Divonis Seumur Hidup
Kapolda Kalsel Cek Kesiapan Karhutla dan Dalmas, 750 Personel Disiagakan
Story Emosional Bikin Geger, Thomas Ramdhan Diduga akan Hengkang dari GIGI
Ketupat, Hujan, dan Cerita Lama di Halal Bihalal Gang Buntu Grogol Selatan
Suami Laporkan Dugaan Perselingkuhan Istri di Hotel ke Polresta Banjarmasin
Dirreskrimum Polda Kalsel Dalami Kasus Dugaan Penggelapan Rp 22 M Koperasi Kopbun Sawit Sejati

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 01:27 WITA

Kembali Muncul, Yandi Pratama Siap Ramaikan Lagi Industri Musik Nasional

Rabu, 15 April 2026 - 17:22 WITA

Muhammadiyah Siapkan Pabrik Infus Skala Besar, Target Operasi 2028

Selasa, 14 April 2026 - 20:04 WITA

Kasus Pembunuhan Bidan di Kelayan, Encek Divonis Seumur Hidup

Selasa, 14 April 2026 - 16:03 WITA

Kapolda Kalsel Cek Kesiapan Karhutla dan Dalmas, 750 Personel Disiagakan

Senin, 13 April 2026 - 14:55 WITA

Story Emosional Bikin Geger, Thomas Ramdhan Diduga akan Hengkang dari GIGI

Berita Terbaru

Yandi Pratama bersama Ahmad Dhani dan istrinya Mulan Jameela (Foto Istimewa)

Halo Indonesia

Kembali Muncul, Yandi Pratama Siap Ramaikan Lagi Industri Musik Nasional

Kamis, 16 Apr 2026 - 01:27 WITA

Screenshot

Banjarmasin Bungas

Koperasi Kelurahan Merah Putih di Banjarmasin Terus Tingkatkan Kapasitas

Rabu, 15 Apr 2026 - 19:06 WITA

Verified by MonsterInsights