Malam Terakhir 2025 Berujung Maut, Pria Ditemukan Tewas di Camp Sari Ambon Tanahlaut

Malam Terakhir 2025 Berujung Maut, Pria Ditemukan Tewas di Camp Sari Ambon Tanahlaut

- Redaksi

Kamis, 1 Januari 2026 - 05:00 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(Foto Ilustrasi)

(Foto Ilustrasi)

BOMINDONESIA.COM, PELAIHARI – Malam jelang pergantian tahun di Kabupaten Tanahlaut (Tala), Kalimantan Selatan (Kalsel), diwarnai peristiwa berdarah.

Seorang pria dewasa ditemukan tewas bersimbah darah di Camp Sari Ambon, Desa Bentokdarat, Kecamatan Batibati, Rabu (31/12/2025) malam.

Peristiwa tragis tersebut terjadi sekitar pukul 21.30 Wita, saat hujan deras mengguyur wilayah setempat.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Korban diketahui berinisial B (50), seorang karyawan swasta, ditemukan tak bernyawa di teras camp yang berada di Jalan Sari Ambon, RT 14/04, Dusun Imban.

Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Siallagan melalui Kapolsek Batibati Iptu Afianor menjelaskan, kejadian pertama kali diketahui oleh saksi berinisial Z, salah satu penghuni camp.

Baca Juga :  Menteri LHK Tinjau Persemaian Liang Anggang, Paman Birin Gelorakan Revolusi Hijau

“Saksi terbangun dari tidur karena mendengar suara gaduh dari arah teras camp,” ujar Iptu Afianor, seperti dilansir banjarmasinpost.co.id

Merasa curiga, saksi kemudian mengintip melalui jendela kaca dan melihat korban sudah tergeletak di teras dalam kondisi tidak bergerak dengan tubuh bersimbah darah.

Menyadari adanya kejadian serius, saksi segera meminta pertolongan dan melaporkan peristiwa tersebut kepada aparat Desa Bentokdarat.

Laporan kemudian diteruskan ke Polsek Batibati. Petugas kepolisian yang tiba di lokasi langsung mengamankan tempat kejadian perkara (TKP) serta mengumpulkan keterangan awal dari sejumlah saksi.

Baca Juga :  Sadis! Pembantaian di Perbatasan Kalteng–Kaltim , 5 Tewas, 1 Kritis

Jenazah korban selanjutnya dievakuasi menggunakan ambulans Desa Bentokdarat ke RSUD Hadji Boejasin Pelaihari untuk menjalani visum et repertum.

Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan guna mengungkap pelaku dan motif di balik insiden maut tersebut.

Pendalaman kronologi serta pengumpulan barang bukti terus dilakukan.

Peristiwa ini sempat menggegerkan warga sekitar, mengingat lokasi kejadian berada di lingkungan camp yang selama ini dikenal relatif tenang.

Insiden tersebut terjadi di tengah hujan lebat, hanya beberapa jam sebelum masyarakat menyambut pergantian Tahun Baru 2026.

*/ Editor : Mercurius

bomindonesia

Follow WhatsApp Channel bomindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Fakta Baru Tragedi Berdarah Katingan Terungkap, Korban Diduga Dianiaya Sebelum Tewas
Sidang APBMI Vs Dirjen Hubla, Ahli Nilai Surat Edaran Melampaui Kewenangan Regulasi
Kasus Batu Bara Richard Arief Muljadi Bergulir, Klaim Rugi Rp7,79 Miliar Korban Minta Keadilan
Kasus Penyerangan Polisi di Katingan, Robi Ditangkap, Aparat Kejar Pelaku Lain
Sungai Katingan Kembalikan Korban Terakhir, Tragedi Tumbang Kalemei Renggut Tiga Polisi
DPRD Kotabaru Sahkan Dua Buah Raperda dalam Rapat Paripurna Masa Persidangan III
Korban Gugur Bertambah, Bripda Nopandri Ditemukan Mengapung di Sungai Katingan
Aliran Dana Perkara KPU HSU Terkuak di Sidang, Kadis PUTR Akui Beri Rp35 Juta

Berita Terkait

Rabu, 8 Juli 2026 - 00:00 WITA

Fakta Baru Tragedi Berdarah Katingan Terungkap, Korban Diduga Dianiaya Sebelum Tewas

Selasa, 7 Juli 2026 - 19:33 WITA

Sidang APBMI Vs Dirjen Hubla, Ahli Nilai Surat Edaran Melampaui Kewenangan Regulasi

Selasa, 7 Juli 2026 - 15:56 WITA

Kasus Batu Bara Richard Arief Muljadi Bergulir, Klaim Rugi Rp7,79 Miliar Korban Minta Keadilan

Selasa, 7 Juli 2026 - 00:32 WITA

Kasus Penyerangan Polisi di Katingan, Robi Ditangkap, Aparat Kejar Pelaku Lain

Senin, 6 Juli 2026 - 00:46 WITA

Sungai Katingan Kembalikan Korban Terakhir, Tragedi Tumbang Kalemei Renggut Tiga Polisi

Berita Terbaru

Banjarmasin Bungas

Pemadaman Listrik Akibat Kendala Teknis, Yamin Berharap Pemulihan Dipercepat

Selasa, 7 Jul 2026 - 19:55 WITA

Verified by MonsterInsights