Membangun Kota Pusaka Dengan Menjaga dan Melestarikan Sungai

Membangun Kota Pusaka Dengan Menjaga dan Melestarikan Sungai

- Redaksi

Kamis, 19 September 2024 - 20:01 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOMINDONESIA.COM, BANJARMASIN – Kota Banjarmasin bukan hanya soal budaya sungainya yang dikenal, namun bagaimana bisa menjaga, melestarikan, dan mengoptimalkan warisan budaya dalam membangun kota pusaka yang berkelanjutan.

Hal itu menjadi pembahasan dalam Seminar Internasional Jaringan Kota Pusaka Indonesia (JKPI), yang diselenggarakan di Callamus Ballroom Hotel Rattan Inn, Kamis 19/9/2024.

Pemerintah Kota Banjarmasin melalui Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disbudporapar) selaku tuan rumah sukses menggelar Kongres VI, Rakernas, dan
Acara bergengsi ini tak hanya dihadiri oleh Wali Kota Banjarmasin Ibnu Sina, dan Wakil Walikota Arifin Noor, namun juga diikuti oleh seluruh pimpinan SKPD, anggota JKPI dari berbagai kota, serta perwakilan seni budaya dari seluruh Indonesia.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kongres kali ini memiliki arti khusus bagi Kota Banjarmasin yang akan memperingati ulang tahun ke-498 pada 24 September mendatang.

Wali Kota Banjarmasin Ibnu Sina menekankan pentingnya menjaga kelestarian warisan budaya, terutama bagi kota-kota tua seperti Banjarmasin yang menyimpan sejarah panjang.

“Kota kita ini akan berusia hampir lima abad, 498 tahun pada 24 September nanti. Sebagai kota tua yang penuh sejarah, kita punya tanggung jawab besar untuk menjaga dan melestarikan cagar budaya yang ada,” ucapnya.

Baca Juga :  Wali Kota Yamin Sebut Retreat Kegiatan yang Positif dan Mengesankan

Ia juga berharap agar kegiatan ini dapat berjalan lancar, serta mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung kegiatan tersebut.

Lebih lanjut, ujarnya ajang ini dapat menjadi refleksi bagi para anggota JKPI untuk memperkuat sinergi antara pelestarian budaya dengan pembangunan berkelanjutan di kota masing-masing. “JKPI bertujuan menjaga kelestarian cagar budaya, baik pusaka alam maupun pusaka budaya, sebagai modal dasar dalam membangun daerah di masa depan,” terangnya.

Oleh karena itu, ia menilai bahwa warisan budaya tak sekadar menjadi simbol sejarah, tetapi juga bagian integral dari kehidupan sehari-hari masyarakat. “Kota yang makin tua, makin eksotik,” ujarnya sambil tersenyum.

Terlebih, katanya lagi kegiatan malam sebelumnya yakni kemeriahan Festival Tanglong itu menjadi salah satu ciri khas Banjarmasin. Sungai Martapura yang membelah kota menjadi latar epik bagi berbagai atraksi seni yang ditampilkan.

“Sungai-sungai yang membelah Banjarmasin bukan hanya urat nadi bagi kehidupan warga, tapi juga saksi sejarah berbagai peristiwa di kota ini. Sungai-sungai ini membawa cerita dari masa ke masa.” tekan Ibnu.

Baca Juga :  Kick-Off Harjad Ke-498 Kota Banjarmasin, Puluhan Kegiatan Siap Hibur Masyarakat

Selain itu, Ibnu Sina juga menyoroti pentingnya keterlibatan kota-kota baru dalam JKPI. “Terima kasih kepada perwakilan dari Kota Kediri dan Bandung. Semoga dalam kesempatan ini kita bisa menyetujui keanggotaan baru mereka di JKPI,” tambahnya.

Melalui kongres sekaligus Rakernas ini, Ibnu mengajak seluruh peserta untuk merumuskan strategi pelestarian budaya yang mampu mengikuti perkembangan zaman tanpa kehilangan nilai-nilai esensialnya. “Mari kita jaga dan rawat kebudayaan ini agar tetap dinamis dan relevan dengan perkembangan zaman,” serunya kepada peserta kongres.

Dirinya pun berharap melalui keputusan strategis yang dihasilkan dalam Rakernas kali ini, JKPI akan semakin kuat sebagai organisasi yang mampu memperkuat identitas budaya kabupaten-kota di Indonesia di kancah internasional. “Semoga langkah kita dalam menjaga warisan budaya selalu direstui oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala,” tutupnya.

Pertemuan ini menjadi momentum penting bagi kota-kota di Indonesia untuk bersama-sama menjaga dan mempromosikan kekayaan budaya mereka, di tengah dinamika pembangunan modern yang terus berkembang.

bomindonesia

Editor : Hamdani

Follow WhatsApp Channel bomindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Febrie Adriansyah Mundur dari Jabatan Jampidsus, Kejagung Pastikan Penanganan Perkara Tetap Berjalan
Ribuan Bangkai Ikan Penuhi Sungai di Astambul, Pemkab Banjar dan Relawan Bergerak Cepat
Penggeledahan Kasus Korupsi Memanas, Polda Metro Dijaga Ketat, TNI Amankan Rumah Jampidsus
Demo di Jakarta, Warga Rantau Bakula Menuntut Keadilan Di Tengah Pertambangan PT MMI
Pasar Murah Disperdagin Bantu Warga Rusunawa Ganda Maghfirah
Banyak Orang Tua Memilih ke Sekolah Swasta​
Pemadaman Listrik Akibat Kendala Teknis, Yamin Berharap Pemulihan Dipercepat
Wali Kota Yamin Prihatin Pemadaman Listrik Bergilir Rugikan Pelaku Usaha Kecil

Berita Terkait

Sabtu, 11 Juli 2026 - 17:56 WITA

Febrie Adriansyah Mundur dari Jabatan Jampidsus, Kejagung Pastikan Penanganan Perkara Tetap Berjalan

Sabtu, 11 Juli 2026 - 17:48 WITA

Ribuan Bangkai Ikan Penuhi Sungai di Astambul, Pemkab Banjar dan Relawan Bergerak Cepat

Kamis, 9 Juli 2026 - 21:31 WITA

Penggeledahan Kasus Korupsi Memanas, Polda Metro Dijaga Ketat, TNI Amankan Rumah Jampidsus

Kamis, 9 Juli 2026 - 20:09 WITA

Demo di Jakarta, Warga Rantau Bakula Menuntut Keadilan Di Tengah Pertambangan PT MMI

Kamis, 9 Juli 2026 - 15:29 WITA

Pasar Murah Disperdagin Bantu Warga Rusunawa Ganda Maghfirah

Berita Terbaru

Verified by MonsterInsights