Kapal BBM Indonesia di Selat Hormuz

Negosiasi Alot, Kapal BBM Indonesia di Selat Hormuz

- Redaksi

Senin, 30 Maret 2026 - 10:37 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapal BBM Tertahan di Selat Hormuz

Kapal BBM Tertahan di Selat Hormuz

BOMINDONESIA.COM, JAKARTA – Memperkuat koordinasi untuk memastikan keselamatan pelayaran dua kapal milik PT Pertamina (Persero), yakni Pertamina Pride dan Gamsunoro, yang saat ini berada di kawasan Teluk Persia.

Upaya diplomasi melalui koordinasi lintas kementerian dengan Iran tersebut mulai memberikan ‘angin segar’ dengan adanya respon persetujuan dari otoritas Iran agar kapal dapat melintasi Selat Hormuz dengan aman.

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri RI Vahd Nabyl A. Mulachela menjelaskan pihaknya bersama Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Tehran telah melakukan komunikasi dengan seluruh pihak terkait di Iran sejak awal situasi memanas.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Dalam perkembangannya, telah terdapat tanggapan positif dari pihak Iran. Saat ini, hal tersebut tengah ditindaklanjuti oleh pihak-pihak terkait pada aspek teknis dan operasional,” ujar Nabyl dalam keterangan resmi.

Baca Juga :  KPK Tegaskan Penetapan Tersangka Mantan Kajari HSU Sah dan Didukung Bukti Kuat

Sejalan dengan itu, Juru Bicara Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Dwi Anggia menegaskan bahwa koordinasi erat dengan Kementerian Luar Negeri terus dilakukan untuk menjaga ketahanan pasokan energi nasional.

Ia memastikan bahwa langkah ini diambil tidak hanya untuk mengamankan muatan energi, tetapi juga memprioritaskan keselamatan para kru di lapangan.

“Kementerian ESDM terus berkomunikasi dan berkoordinasi secara intensif dengan Kementerian Luar Negeri untuk memastikan proses pelintasan kapal Indonesia di Selat Hormuz dapat berjalan aman dan lancar. Dalam proses tersebut, tidak hanya soal muatan, tapi keselamatan awak kapal menjadi prioritas utama pemerintah,” tegas Anggia dalam keterangan resmi.

Baca Juga :  Dorong Implementasi Teknologi Produksi

Sebagai langkah mitigasi untuk menjaga ketahanan pasokan BBM di dalam negeri, pemerintah mulai mendiversifikasi sumber impor minyak mentah dan BBM dari kawasan di luar Timur Tengah. Hal ini sesuai dengan arahan langsung Presiden Prabowo Subianto kepada Menteri ESDM Bahlil Lahadalia.

Berdasarkan catatan pemerintah, sepanjang tahun 2025 Pertamina mengimpor 135,33 juta barel minyak mentah. Dari volume tersebut, porsi dari Arab Saudi sekitar 19% atau 25,36 juta barel.

Sisa pasokan lainnya berhasil diamankan dari berbagai negara seperti kawasan Afrika, Amerika Latin, Amerika Serikat, hingga Malaysia. Selain itu, Indonesia juga telah memiliki kerja sama jangka panjang dengan Singapura dan Malaysia khusus untuk pasokan produk BBM.

bomindonesia

Follow WhatsApp Channel bomindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

200 Ribu Anak Terpapar Judi Online, Masyarakat Harus Jadi Benteng Utama Pencegahan
Pekuat Kompetensi Prahum dan Organisasi Kehumasan
Media “Homeless” vs Verifikasi Dewan Pers, SMSI Dorong Regulasi Pers Lebih Adaptif di Era Digital
Video Perwira Polisi Viral Merokok Sambil Mengemudi, Polda Kalsel Sampaikan Permintaan Maaf
Arya Setiawan Mulai Dampingi Perkara di Mabes Polri, Ikuti Jejak Fauzan Ramon
Empat Pelaku Pembunuhan Lansia di Pekanbaru Ditangkap, Aksi Terekam CCTV
Demo May Day di Bandung Berujung Ricuh, Massa Berbaju Hitam Rusak Fasilitas Umum
Ngamuk di Sidang, Terdakwa Pembunuhan Sekeluarga di Indramayu Klaim Dipaksa Mengaku dan Kakinya Dipatahkan

Berita Terkait

Minggu, 17 Mei 2026 - 09:36 WITA

200 Ribu Anak Terpapar Judi Online, Masyarakat Harus Jadi Benteng Utama Pencegahan

Rabu, 13 Mei 2026 - 10:47 WITA

Pekuat Kompetensi Prahum dan Organisasi Kehumasan

Senin, 11 Mei 2026 - 07:17 WITA

Media “Homeless” vs Verifikasi Dewan Pers, SMSI Dorong Regulasi Pers Lebih Adaptif di Era Digital

Rabu, 6 Mei 2026 - 00:42 WITA

Video Perwira Polisi Viral Merokok Sambil Mengemudi, Polda Kalsel Sampaikan Permintaan Maaf

Selasa, 5 Mei 2026 - 22:40 WITA

Arya Setiawan Mulai Dampingi Perkara di Mabes Polri, Ikuti Jejak Fauzan Ramon

Berita Terbaru

Cermin

Api Perang Narasi “Pesta Babi”

Senin, 25 Mei 2026 - 05:26 WITA

Verified by MonsterInsights